Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.665.000
Beli Rp2.535.000
IHSG 6.101,333
LQ45 598,429
Srikehati 292,525
JII 363,372
USD/IDR 17.863

IHSG Ditutup Tersungkur 2,08 Persen, 673 Saham Merosot

Achmad Fauzi

Jum'at, 06 Februari 2026 | 16:50 WIB
IHSG Ditutup Tersungkur 2,08 Persen, 673 Saham Merosot
OJK menyambut rencana Danantara untuk menjadi salah satu pemegang saham PT BEI. IHSG anjlok parah pada 28 dan 29 Januari setelah MSCI mengumumkan menerapkan perlakuan sementara terhadap pasar modal Indonesia dengan membekukan sejumlah perubahan dalam evaluasi indeks. [Antara]
baca 10 detik
  • IHSG ditutup melemah 2,08 persen ke level 7.935 pada 6 Februari 2026 akibat respons negatif pasar terhadap outlook utang Indonesia oleh Moody's.
  • Rupiah juga melemah di pasar spot menjadi Rp 16.876 per dolar AS, sementara cadangan devisa Januari 2026 turun menjadi USD 154,6 miliar.
  • Pertumbuhan indeks harga properti Indonesia pada Q4 2025 melambat menjadi 0,83 persen secara tahunan, menandai laju paling lambat sejak 2023.

Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir turun 2,08 persen ke level 7.935 pada perdagangan Jumat, 6 Februari 2026. Koreksi ini, seiring respons negatif pelaku pasar terhadap penurunan outlook peringkat utang Indonesia oleh Moody’s.

Phintraco Sekuritas dalam risetnya menyebutkan, pelemahan IHSG dipicu oleh keputusan Moody’s yang menurunkan outlook peringkat utang pemerintah Indonesia menjadi negatif, meskipun peringkat kredit tetap dipertahankan di level Baa2 atau masih berada dalam kategori investment grade.

Di sisi lain, S&P Global Ratings menyatakan volatilitas pasar saham belum mengubah pandangannya terhadap peringkat Indonesia yang masih ber-outlook stabil.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tersungkur dan mayoritas investor memilih untuk melakukan aksi jual pada Kamis (29/1/2026). Foto Rina-Suara.com
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tersungkur dan mayoritas investor memilih untuk melakukan aksi jual pada Kamis (29/1/2026). Foto Rina-Suara.com

Namun, S&P juga mengingatkan bahwa pelemahan fiskal berpotensi menambah tekanan penurunan peringkat apabila tidak diimbangi dengan perbaikan di sektor lainnya.

Tekanan di pasar keuangan juga tercermin pada pergerakan nilai tukar Rupiah. Pada perdagangan Jumat, Rupiah ditutup melemah di level Rp 16.876 per dolar AS di pasar spot.

Dari sisi makroekonomi, cadangan devisa Indonesia tercatat sebesar USD 154,6 miliar pada Januari 2026, turun dari USD 156,5 miliar pada Desember 2025 yang merupakan posisi tertinggi dalam sembilan bulan terakhir.

Phintraco Sekuritas menilai penurunan cadangan devisa ini dipengaruhi oleh pembayaran utang valuta asing pemerintah serta langkah stabilisasi nilai tukar Rupiah oleh Bank Indonesia.

Sementara itu, indeks harga properti di Indonesia tumbuh 0,83 persen secara tahunan (YoY) pada kuartal IV 2025, relatif stabil dibandingkan pertumbuhan 0,84 persen YoY pada kuartal III 2025, dan menjadi laju pertumbuhan paling lambat sejak 2023.

Untuk perdagangan ke depan, pelaku pasar akan mencermati rilis sejumlah data domestik pada pekan depan, antara lain consumer confidence, penjualan ritel, serta data penjualan sepeda motor dan mobil, yang berpotensi memengaruhi arah pergerakan pasar saham.

baca juga

Secara teknikal, Phintraco Sekuritas mencatat IHSG ditutup di bawah level moving average (MA) 5, namun masih bertahan di atas MA200.

Selama IHSG masih bergerak di bawah level 8.000, indeks berpotensi kembali menguji level MA200 di kisaran 7.824. Jika level tersebut ditembus, IHSG diperkirakan berpotensi menguji area support 7.700–7.800.

Trafik Perdagangan

Pada perdagangan pada hari ini, sebanyak 33,13 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 19,65 triliun, serta frekuensi sebanyak 2,20 juta kali.

Dalam perdagangan hari ini, sebanyak 118 saham bergerak naik, sedangkan 673 saham mengalami penurunan, dan 167 saham tidak mengalami pergerakan.

Adapun, beberapa saham yang menjadi Top Gainers pada Hari ini diantaranya, INAI, ELPI, KJEN, NZIA, LION, GRPM, ARTA, FITT, SOHO, PLAN, MGLV.

Sedangkan, saham yang masuk dalam Top Loser diantaranya, PADI, PIPA, ARKO, SSTM, COIN, FILM, SAFE, BMAS, CTTH, TRUE, TRON.

Disclaimer: Artikel ini merupakan pandangan dan analisis pasar yang ditujukan sebagai informasi umum, bukan saran atau rekomendasi investasi. Keputusan investasi tetap berada di tangan pembaca, dan setiap risiko investasi menjadi tanggung jawab pribadi. Investor disarankan untuk melakukan riset mendalam sebelum mengambil keputusan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tekanan Jual Masih Hantui IHSG di Sesi I, 702 Saham Kebakaran

Tekanan Jual Masih Hantui IHSG di Sesi I, 702 Saham Kebakaran

Bisnis | Jum'at, 06 Februari 2026 | 13:14 WIB

IHSG Rungkad, Saham Apa yang Masih Layak Dibidik?

IHSG Rungkad, Saham Apa yang Masih Layak Dibidik?

Bisnis | Jum'at, 06 Februari 2026 | 12:48 WIB

Bahlil Sedang Urus Tata Administrasi, Tambang Emas Martabe Mau di Nasionalisasi?

Bahlil Sedang Urus Tata Administrasi, Tambang Emas Martabe Mau di Nasionalisasi?

Bisnis | Jum'at, 06 Februari 2026 | 11:22 WIB

Terkini

Rute Lengkap KRL, TransJakarta dan Mikrotrans Menuju ke JIS

Rute Lengkap KRL, TransJakarta dan Mikrotrans Menuju ke JIS

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 13:49 WIB

Daftar Saham yang Meroket di Tengah Koreksi IHSG Sesi I

Daftar Saham yang Meroket di Tengah Koreksi IHSG Sesi I

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 13:32 WIB

Gas Mahal Picu PHK 55 Ribu Buruh, ESDM: Industri yang Mana Dulu!

Gas Mahal Picu PHK 55 Ribu Buruh, ESDM: Industri yang Mana Dulu!

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 13:08 WIB

IHSG Ambrol Nyaris ke Level 5.900, TPIA Jadi Beban

IHSG Ambrol Nyaris ke Level 5.900, TPIA Jadi Beban

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:37 WIB

Status TMS PPPK Bisa Jadi MS: Ini Cara Sanggah dan Contoh Kalimat Resminya

Status TMS PPPK Bisa Jadi MS: Ini Cara Sanggah dan Contoh Kalimat Resminya

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:36 WIB

Lolos Administrasi PPPK Kemensos? Ini Panduan Lengkap Persiapan Tes CAT

Lolos Administrasi PPPK Kemensos? Ini Panduan Lengkap Persiapan Tes CAT

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:15 WIB

DSI Berpotensi Gerus Laba Emiten, Bisnis AALI hingga ITMG Bisa Lesu

DSI Berpotensi Gerus Laba Emiten, Bisnis AALI hingga ITMG Bisa Lesu

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:02 WIB

Ungkap Alasan Gaji Guru 'Tidak Layak', Prabowo: Tidak Ada Uangnya

Ungkap Alasan Gaji Guru 'Tidak Layak', Prabowo: Tidak Ada Uangnya

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:47 WIB

Gaji di Bawah Rp8 Juta Kini Tergolong  Miskin Baru, Warga UMK Harus Bersaing untuk Rumah Subsidi

Gaji di Bawah Rp8 Juta Kini Tergolong Miskin Baru, Warga UMK Harus Bersaing untuk Rumah Subsidi

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:36 WIB

Purbaya Bantah Patriot Bond Mirip Tax Amnesty, Minta Investor Segera Beli

Purbaya Bantah Patriot Bond Mirip Tax Amnesty, Minta Investor Segera Beli

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:29 WIB