Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.409,654
LQ45 640,294
Srikehati 312,025
JII 387,404
USD/IDR 17.908

IHSG Rungkad, Saham Apa yang Masih Layak Dibidik?

Achmad Fauzi

Jum'at, 06 Februari 2026 | 12:48 WIB
IHSG Rungkad, Saham Apa yang Masih Layak Dibidik?
Beberapa saham dengan fundamental kuat bisa menjadi pilihan ketika IHSG ambruk akibat pembekuan indeks oleh MSCI Inc. [Antara]
baca 10 detik
  • Penundaan penilaian MSCI mengakibatkan pasar modal Indonesia tertekan, menyebabkan investor asing menarik dana dan IHSG anjlok.
  • Investor disarankan memilih saham fundamental kuat yang ditandai pertumbuhan laba serta arus kas sehat untuk investasi jangka panjang.
  • Kondisi pasar yang koreksi ini diperkirakan sementara, dengan potensi *rebound* saham setelah ada klarifikasi regulator, mirip India.

Suara.com - Pasar modal Indonesia tengah rungkad dihantam penundaan penilaian MSCI.Inc. Kabar tersebut membuat investor asing menjadi waswas dan membawa kabur dananya dari pasar saham Indonesia.

Kondisi ini membuat kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) jeblok. Alhasil, saham-saham emiten ikut menukik tajam. Situasi tersebut juga membuat investor domestik merana akibat turunnya nilai saham-saham unggulan. Terutama saham-saham emiten milik konglomerat, seperti Prajogo Pangestu, Grup Bakrie, dan Grup Salim, yang kompak merah massal.

Atas kondisi ini, investor perlu lebih berhati-hati dalam membidik saham untuk investasi. Jangan sampai salah strategi, yang harapannya cuan justru berujung zonk dan membuat kantong menipis.

Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman, dalam risetnya mengemukakan bahwa dalam kondisi seperti ini, saham-saham dengan fundamental kinerja yang kuat menjadi pilihan utama.

"Based on fundamental, lebih ke arah long term," ujar Fanny seperti dikutip dalam Morning Investview, Kamis (5/2/2026).

Apa Itu Saham dengan Fundamental Kuat?

Saham dengan fundamental kuat dapat dilihat dari kinerja keuangan emiten itu sendiri, mulai dari pendapatan hingga laba bersih yang terus meningkat.

Dalam kondisi pasar yang gonjang-ganjing seperti saat ini, jika kinerja keuangan tetap tumbuh, maka dapat dikatakan fundamental emiten tersebut sangat kuat.

Selain itu, fundamental yang solid juga tercermin dari arus kas. Jika emiten mampu membiayai kegiatan operasionalnya sendiri tanpa harus menerbitkan obligasi atau menambah utang bank, hal ini menandakan fondasi keuangan yang sehat.

baca juga

Kesehatan keuangan juga dapat dilihat dari rasio utang yang terkendali, di mana emiten tetap mampu membayar bunga dan pokok utang meski pasar saham bergejolak.

Yang tak kalah penting, investor perlu memperhatikan valuasi atau kewajaran harga saham. Valuasi wajar dapat dihitung melalui rasio keuangan, seperti Price to Earnings Ratio (PER), yang membandingkan harga saham per lembar dengan laba bersih per saham.

Melalui PER, investor dapat menilai apakah suatu saham tergolong murah atau mahal, sekaligus memperkirakan ekspektasi pertumbuhan laba di masa depan.

Rekomendasi saham yang layak dilirik di tengah kondisi IHSG yang ambruk. [Suara.com/Rohmat]
Rekomendasi saham yang layak dilirik di tengah kondisi IHSG yang ambruk. [Suara.com/Rohmat]

Saham-saham Potensial

Fanny mengungkapkan kondisi IHSG saat ini mirip dengan indeks saham sejumlah negara lain yang sempat anjlok setelah kabar MSCI, seperti Yordania, Maroko, Argentina, Pakistan, dan India.

Namun demikian, ia menilai kondisi ini bersifat sementara dan berpotensi berbalik menguat setelah ada perbaikan dari sisi operator maupun regulator.

"Situasi Indonesia agak mirip dengan India, di mana saat MSCI memberikan penilaian, sahamnya sempat turun karena ada delay. Tapi penurunannya hanya beberapa bulan, kemudian naik lagi dan sudah recovery setelah adanya klarifikasi," ucapnya.

"Jadi mudah-mudahan dengan klarifikasi yang dilakukan regulator kemarin, tidak membutuhkan waktu panjang untuk kembali rebound. Seperti di Argentina, Maroko, dan Pakistan yang sebelumnya terkoreksi, dalam beberapa bulan bisa rebound lagi. Mungkin menjelang Lebaran mulai akan membaik," sambung Fanny.

Hal senada juga disampaikan Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Muhammad Nafan Aji. Ia menilai secara historis IHSG berpeluang bergerak positif pada periode Februari hingga Juli 2026.

"Bila mengacu pada optimisme, performa positif IHSG diperkirakan terjadi mulai Februari hingga Juli 2026 berdasarkan rata-rata 25 tahun terakhir, dengan memanfaatkan momentum Imlek, Ramadan, maupun Lebaran," katanya.

Adapun berikut daftar saham potensial yang dapat menjadi top picks di tengah kondisi pasar yang masih galau:

BBCA, TLKM, ASII, HMSP, SILO, UNVR, JPFA, INTP, AADI, UNTR, ANTM, BBNI, BBRI, BBTN, BMRI, BRMS, EMAS, INCO, INDF, MDKA, SILO, TLKM, dan ULTJ.

Disclaimer: Perlu diingat, artikel ini dibuat semata-mata sebagai bahan edukasi dan bukan merupakan ajakan untuk berinvestasi. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing investor.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Langsung Ambruk di Bawah 8.000 Setelah Moody's Turunkan Outlook Rating

IHSG Langsung Ambruk di Bawah 8.000 Setelah Moody's Turunkan Outlook Rating

Bisnis | Jum'at, 06 Februari 2026 | 09:14 WIB

BEI Naikkan Batas Minimum Free Float Jadi 15 Persen Mulai Maret 2026

BEI Naikkan Batas Minimum Free Float Jadi 15 Persen Mulai Maret 2026

Bisnis | Jum'at, 06 Februari 2026 | 08:52 WIB

Moody's Turunkan Outlook Peringkat Indonesia ke Negatif

Moody's Turunkan Outlook Peringkat Indonesia ke Negatif

Bisnis | Kamis, 05 Februari 2026 | 21:05 WIB

BEI Wajibkan Free Float hingga 25 Persen untuk Perusahaan yang Hendak IPO

BEI Wajibkan Free Float hingga 25 Persen untuk Perusahaan yang Hendak IPO

Bisnis | Kamis, 05 Februari 2026 | 16:59 WIB

Aturan Turunan Belum Terbit, Demutualisasi BEI Masih Menggantung

Aturan Turunan Belum Terbit, Demutualisasi BEI Masih Menggantung

Bisnis | Kamis, 05 Februari 2026 | 14:08 WIB

Terkini

Gubsu Bobby Nasution Siapkan Rumah Produksi Kelapa di Nias Utara

Gubsu Bobby Nasution Siapkan Rumah Produksi Kelapa di Nias Utara

News | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 15:07 WIB

IHSG Melonjak 2,78% Sepekan, Transaksi Saham Tembus 39,95 Miliar Lembar

IHSG Melonjak 2,78% Sepekan, Transaksi Saham Tembus 39,95 Miliar Lembar

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 15:05 WIB

Ketok Palu Perubahan KUA-PPAS Rp7,99 Triliun: Menilik Peta Jalan Lampung Sejahtera di 2026

Ketok Palu Perubahan KUA-PPAS Rp7,99 Triliun: Menilik Peta Jalan Lampung Sejahtera di 2026

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 15:03 WIB

Soroti Era SBY dan Jokowi, Purbaya Sebut Mesin Ekonomi Indonesia Pincang Selama 20 Tahun

Soroti Era SBY dan Jokowi, Purbaya Sebut Mesin Ekonomi Indonesia Pincang Selama 20 Tahun

Video | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 15:00 WIB

Diduga Korsleting Listrik, Rumah Semi-Permanen di Ciamis Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp40 Juta

Diduga Korsleting Listrik, Rumah Semi-Permanen di Ciamis Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp40 Juta

Jabar | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 14:52 WIB

Gubernur Luthfi Minta Mahasiswa Jangan Cuma Demo: Kritik Harus Berbasis Data!

Gubernur Luthfi Minta Mahasiswa Jangan Cuma Demo: Kritik Harus Berbasis Data!

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 14:50 WIB

1.200 Personel Gabungan Dikerahkan Amankan Chelsea Vs AC Milan di GBK, Libatkan Tim Jibom hingga K-9

1.200 Personel Gabungan Dikerahkan Amankan Chelsea Vs AC Milan di GBK, Libatkan Tim Jibom hingga K-9

News | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 14:49 WIB

OPPO Reno16 Pro 5G Hadir dengan Dimensity 8550 SUPER, Seberapa Menarik?

OPPO Reno16 Pro 5G Hadir dengan Dimensity 8550 SUPER, Seberapa Menarik?

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 14:45 WIB

8 Aturan Lomba Makan Kerupuk 17 Agustus yang Aman dan Seru untuk Anak-anak

8 Aturan Lomba Makan Kerupuk 17 Agustus yang Aman dan Seru untuk Anak-anak

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 14:45 WIB

TPT Jembatan Cikalomeran Sukabumi Ambruk Saat Dikerjakan, Warga Kini Was-was

TPT Jembatan Cikalomeran Sukabumi Ambruk Saat Dikerjakan, Warga Kini Was-was

Jabar | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 14:41 WIB

×