Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.409,654
LQ45 640,294
Srikehati 312,025
JII 387,404
USD/IDR 17.908

Transaksi Digital Melesat, BCA Perketat Sistem Anti-Penipuan

Achmad Fauzi

Jum'at, 06 Februari 2026 | 18:11 WIB
Transaksi Digital Melesat, BCA Perketat Sistem Anti-Penipuan
Presiden Direktur BCA Hendra Lembong mengatakan pada Senin (20/10/2025) pihaknya belum berencana melakukan IPO BCA Digital atau Blu. [Dok BCA]
baca 10 detik
  • BCA memperkuat proteksi nasabah terhadap kejahatan digital karena lebih dari 98 persen transaksi kini dilakukan secara digital.
  • Peningkatan transaksi cepat memicu kelalaian nasabah dan memicu kerugian besar akibat modus penipuan seperti scamming dan phishing.
  • BCA meningkatkan respons cepat pelaporan fraud dan mengembangkan aplikasi untuk memblokir transaksi secara mandiri oleh nasabah.

Suara.com - PT Bank Central Asia Tbk. (BCA) memperkuat sistem perlindungan nasabah dari kejahatan digital. Hal ini seiring dengan meningkatnya transaksi digital.

EVP Contact Center & Digital Service BCA Adrianus Wagimin mengatakan, penetrasi transaksi digital yang masif ini mengubah perilaku transaksi masyarakat menjadi serba cepat, namun di sisi lain meningkatkan potensi risiko penipuan.

"Sekarang semuanya bergerak ke layar handphone. Nasabah ingin serba cepat, serba simpel, dan itu mengubah behavior transaksi secara fundamental," ujar Adrianus seperti dikutip, Jumat (6/2/2026).

Ilustrasi penipuan online. (Freepik/user2846165)
Ilustrasi penipuan online. (Freepik/user2846165)

Ia menyebut, lebih dari 98 persen transaksi nasabah BCA kini dilakukan secara digital. Namun, kecepatan transaksi kerap memicu kelalaian, seperti salah memasukkan nominal transfer atau terburu-buru membagikan data sensitif.

"Kasus orang bayar tagihan Rp 200 juta tapi transfer Rp2 miliar itu ada. Atau salah masukkan nominal karena buru-buru. Perilaku ‘ingin cepat’ ini membuka celah risiko kalau tidak hati-hati," katanya.

BCA juga menyoroti meningkatnya kasus kejahatan digital secara nasional. Mengacu data Indonesia Anti-Scam Center (IASC) OJK, terdapat lebih dari 411 ribu laporan penipuan digital dalam setahun terakhir dengan nilai kerugian mencapai Rp 9 triliun.

Menurut Adrianus, modus penipuan masih didominasi scamming dan phishing, dengan pola yang semakin beragam.

"Fraudster sekarang makin pintar. Mereka memanfaatkan momen emosional. Ada yang ditelepon bahwa anaknya kecelakaan, terdengar suara ambulans, lalu diminta transfer segera," bebernya.

Ia menegaskan, penipuan digital bisa menimpa siapa saja. Data internal BCA menunjukkan, 55 persen korban berada di usia 26–35 tahun, disusul 28 persen di rentang 36–50 tahun.

baca juga

"Ini membuktikan semua demografi rentan. Kuncinya adalah kewaspadaan," katanya.

Untuk menekan risiko, BCA mengandalkan respons cepat atas setiap laporan fraud, termasuk verifikasi, pengamanan rekening, serta koordinasi pelacakan dana antarbank.

"Begitu nasabah sadar ada penipuan, aliran dana biasanya sudah berpindah dari rekening A ke B hingga C. Karena itu kami langsung melakukan verifikasi, memproteksi rekening, dan mengoordinasikan tracking dana antarbank," jelasnya.

Selain itu, BCA mengembangkan Halo BCA App yang terintegrasi dengan myBCA untuk memudahkan nasabah melaporkan dan memblokir transaksi secara mandiri.

"Dengan aplikasi, nasabah bisa live chat, cek status laporan seperti tracking pengiriman makanan, memblokir kartu, mengatur limit, membuka blokir PIN, hingga melakukan pengkinian data. Semuanya serba cepat," pungkas Adrianus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BCA Minta Gen Z Tak Gegabah Beli Kendaraan Lewat Skema Cicilan

BCA Minta Gen Z Tak Gegabah Beli Kendaraan Lewat Skema Cicilan

Bisnis | Jum'at, 06 Februari 2026 | 12:31 WIB

Dorong Wisatawan Lokal, Desa Wisata Tebara Raup Rp1,4 Miliar

Dorong Wisatawan Lokal, Desa Wisata Tebara Raup Rp1,4 Miliar

Bisnis | Jum'at, 06 Februari 2026 | 08:03 WIB

BCA Wanti-wanti Gen Z: Hati-hati Beli Rumah Pakai KPR

BCA Wanti-wanti Gen Z: Hati-hati Beli Rumah Pakai KPR

Bisnis | Kamis, 05 Februari 2026 | 19:42 WIB

Terkini

Teks Dasa Darma dan Tri Satya Pramuka, Lengkap dengan Tips Mudah Menghafalnya

Teks Dasa Darma dan Tri Satya Pramuka, Lengkap dengan Tips Mudah Menghafalnya

Lifestyle | Senin, 10 Agustus 2026 | 06:30 WIB

Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal

Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?

Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:56 WIB

Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan

Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:38 WIB

Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim

Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:16 WIB

Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman

Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:06 WIB

Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus

Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah

Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:39 WIB

30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?

30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:11 WIB

Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027

Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027

Bola | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:05 WIB

×