Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.301,765
LQ45 627,165
Srikehati 306,330
JII 376,355
USD/IDR 17.877

PANI Tutup 2025 dengan Pra Penjualan Rp4,3 Triliun, Capai Target 100%

Mohammad Fadil Djailani

Sabtu, 07 Februari 2026 | 14:51 WIB
PANI Tutup 2025 dengan Pra Penjualan Rp4,3 Triliun, Capai Target 100%
Presiden Direktur PANI, Sugianto Kusuma, menyatakan bahwa tahun 2025 merupakan periode konsolidasi yang sehat bagi perseroan. Foto ist.
baca 10 detik
  • PANI raih pra penjualan Rp4,3 triliun pada 2025, capai target 100% secara presisi.
  • Diversifikasi seimbang: Residensial (47%), Kaveling (28%), dan Komersial (25%).
  • Fokus pada strategi prudent dan penguatan ekosistem terintegrasi di kawasan PIK2.

Suara.com - PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) menunjukkan resiliensi di tengah dinamika ekonomi global dengan berhasil menutup tahun buku 2025 lewat pencapaian target pra penjualan (marketing sales) sebesar 100 persen. 

Strategi pengembangan yang berhati-hati dan fokus pada kualitas kawasan menjadi kunci utama keberhasilan emiten pengembang properti ini.

Sepanjang tahun 2025, PANI membukukan angka pra penjualan sebesar Rp4,3 triliun. Performa ini dianggap sebagai cerminan fundamental perusahaan yang kokoh dalam membaca arah permintaan pasar, meskipun siklus industri properti nasional sedang mengalami penyesuaian.

Keberhasilan PANI tidak bertumpu pada satu segmen saja, melainkan melalui komposisi produk yang terdiversifikasi dengan baik dimana segmen residensial berkontribusi sebesar Rp2,0 triliun (47%), kaveling tanah komersial menyumbang Rp1,2 triliun (28%) dan produk komersial: mencatatkan nilai Rp1,07 triliun (25%).

Presiden Direktur PANI, Sugianto Kusuma, menyatakan bahwa tahun 2025 merupakan periode konsolidasi yang sehat bagi perseroan. Ia menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara pertumbuhan bisnis dan kehati-hatian terhadap daya beli masyarakat.

"Pencapaian 100% target pra penjualan menunjukkan bahwa strategi pengembangan kawasan PIK2 yang terintegrasi dan relevan dengan kebutuhan pasar tetap mendapatkan kepercayaan penuh dari konsumen maupun investor," ujar Aguan panggilan akrabnya dikutip Sabtu (7/2/2026).

Menatap masa depan, PANI berkomitmen untuk terus menerapkan strategi pengembangan yang prudent. Fokus utama perseroan tetap pada penciptaan nilai jangka panjang melalui penguatan ekosistem di kawasan PIK2 serta optimasi portofolio produk. Dengan disiplin pengelolaan tersebut, PANI optimistis dapat memperkuat posisinya sebagai pemain utama di pasar properti nasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Purbaya Rotasi Pegawai Pajak usai OTT KPK, Kali Ketiga dalam Sebulan

Purbaya Rotasi Pegawai Pajak usai OTT KPK, Kali Ketiga dalam Sebulan

Bisnis | Jum'at, 06 Februari 2026 | 18:53 WIB

Free Float BRIS Masih 10 Persen, Bos BSI Akui Jadi Sorotan

Free Float BRIS Masih 10 Persen, Bos BSI Akui Jadi Sorotan

Bisnis | Jum'at, 06 Februari 2026 | 17:40 WIB

Emiten Komponen Otomotif RI Bidik Pasar Ekspor Timur Tengah

Emiten Komponen Otomotif RI Bidik Pasar Ekspor Timur Tengah

Bisnis | Jum'at, 06 Februari 2026 | 17:09 WIB

Terkini

Paradoks AI, Ciptakan Pengangguran Massal Hingga Krisis Air di India

Paradoks AI, Ciptakan Pengangguran Massal Hingga Krisis Air di India

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 06:17 WIB

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×