Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.799.000
Beli Rp2.670.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.492

PANI Tutup 2025 dengan Pra Penjualan Rp4,3 Triliun, Capai Target 100%

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Sabtu, 07 Februari 2026 | 14:51 WIB
PANI Tutup 2025 dengan Pra Penjualan Rp4,3 Triliun, Capai Target 100%
Presiden Direktur PANI, Sugianto Kusuma, menyatakan bahwa tahun 2025 merupakan periode konsolidasi yang sehat bagi perseroan. Foto ist.
  • PANI raih pra penjualan Rp4,3 triliun pada 2025, capai target 100% secara presisi.
  • Diversifikasi seimbang: Residensial (47%), Kaveling (28%), dan Komersial (25%).
  • Fokus pada strategi prudent dan penguatan ekosistem terintegrasi di kawasan PIK2.

Suara.com - PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) menunjukkan resiliensi di tengah dinamika ekonomi global dengan berhasil menutup tahun buku 2025 lewat pencapaian target pra penjualan (marketing sales) sebesar 100 persen. 

Strategi pengembangan yang berhati-hati dan fokus pada kualitas kawasan menjadi kunci utama keberhasilan emiten pengembang properti ini.

Sepanjang tahun 2025, PANI membukukan angka pra penjualan sebesar Rp4,3 triliun. Performa ini dianggap sebagai cerminan fundamental perusahaan yang kokoh dalam membaca arah permintaan pasar, meskipun siklus industri properti nasional sedang mengalami penyesuaian.

Keberhasilan PANI tidak bertumpu pada satu segmen saja, melainkan melalui komposisi produk yang terdiversifikasi dengan baik dimana segmen residensial berkontribusi sebesar Rp2,0 triliun (47%), kaveling tanah komersial menyumbang Rp1,2 triliun (28%) dan produk komersial: mencatatkan nilai Rp1,07 triliun (25%).

Presiden Direktur PANI, Sugianto Kusuma, menyatakan bahwa tahun 2025 merupakan periode konsolidasi yang sehat bagi perseroan. Ia menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara pertumbuhan bisnis dan kehati-hatian terhadap daya beli masyarakat.

"Pencapaian 100% target pra penjualan menunjukkan bahwa strategi pengembangan kawasan PIK2 yang terintegrasi dan relevan dengan kebutuhan pasar tetap mendapatkan kepercayaan penuh dari konsumen maupun investor," ujar Aguan panggilan akrabnya dikutip Sabtu (7/2/2026).

Menatap masa depan, PANI berkomitmen untuk terus menerapkan strategi pengembangan yang prudent. Fokus utama perseroan tetap pada penciptaan nilai jangka panjang melalui penguatan ekosistem di kawasan PIK2 serta optimasi portofolio produk. Dengan disiplin pengelolaan tersebut, PANI optimistis dapat memperkuat posisinya sebagai pemain utama di pasar properti nasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Purbaya Rotasi Pegawai Pajak usai OTT KPK, Kali Ketiga dalam Sebulan

Purbaya Rotasi Pegawai Pajak usai OTT KPK, Kali Ketiga dalam Sebulan

Bisnis | Jum'at, 06 Februari 2026 | 18:53 WIB

Free Float BRIS Masih 10 Persen, Bos BSI Akui Jadi Sorotan

Free Float BRIS Masih 10 Persen, Bos BSI Akui Jadi Sorotan

Bisnis | Jum'at, 06 Februari 2026 | 17:40 WIB

Emiten Komponen Otomotif RI Bidik Pasar Ekspor Timur Tengah

Emiten Komponen Otomotif RI Bidik Pasar Ekspor Timur Tengah

Bisnis | Jum'at, 06 Februari 2026 | 17:09 WIB

Terkini

Danantara Klaim Transformasi Pengelolaan Aset BUMN Mulai Berbuah Laba

Danantara Klaim Transformasi Pengelolaan Aset BUMN Mulai Berbuah Laba

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 10:33 WIB

Setelah Baja, Industri Rokok Juga Ikut Terancam Gulung Tikar

Setelah Baja, Industri Rokok Juga Ikut Terancam Gulung Tikar

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 10:23 WIB

Harga Emas Anjlok, Kemendag Pangkas Patokan Ekspor dan Referensi

Harga Emas Anjlok, Kemendag Pangkas Patokan Ekspor dan Referensi

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 10:15 WIB

Rupiah Terpuruk ke Rp17.500, Ekonom Warning Risiko Dolar AS Sentuh Rp18.000

Rupiah Terpuruk ke Rp17.500, Ekonom Warning Risiko Dolar AS Sentuh Rp18.000

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 10:02 WIB

Kontribusi PDB Tembus Rp 8.573 T, Kenapa Setoran Pajak UMKM Masih Kecil?

Kontribusi PDB Tembus Rp 8.573 T, Kenapa Setoran Pajak UMKM Masih Kecil?

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 09:10 WIB

Harga Emas Antam Anjlok Hari Ini, Dibanderol Rp 2.819.000/Gram

Harga Emas Antam Anjlok Hari Ini, Dibanderol Rp 2.819.000/Gram

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 09:09 WIB

Aktivitas Selat Hormuz Masih Seret, Harga Minyak Brent Tembus 106 Dolar AS

Aktivitas Selat Hormuz Masih Seret, Harga Minyak Brent Tembus 106 Dolar AS

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 09:05 WIB

Membaca Peluang di Tengah Ketidakpastian, Properti Tetap Jadi Instrumen Investasi Paling Relevan

Membaca Peluang di Tengah Ketidakpastian, Properti Tetap Jadi Instrumen Investasi Paling Relevan

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 09:00 WIB

Waspada, Ekonomi Indonesia Bakal Dihantam Tekanan Global

Waspada, Ekonomi Indonesia Bakal Dihantam Tekanan Global

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 08:44 WIB

Bank Indonesia Perkuat Pengendalian Inflasi Demi Jaga Harga Bahan Pokok Tidak Naik

Bank Indonesia Perkuat Pengendalian Inflasi Demi Jaga Harga Bahan Pokok Tidak Naik

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 08:13 WIB