Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

PANI Tutup 2025 dengan Pra Penjualan Rp4,3 Triliun, Capai Target 100%

Mohammad Fadil Djailani

Sabtu, 07 Februari 2026 | 14:51 WIB
PANI Tutup 2025 dengan Pra Penjualan Rp4,3 Triliun, Capai Target 100%
Presiden Direktur PANI, Sugianto Kusuma, menyatakan bahwa tahun 2025 merupakan periode konsolidasi yang sehat bagi perseroan. Foto ist.
baca 10 detik
  • PANI raih pra penjualan Rp4,3 triliun pada 2025, capai target 100% secara presisi.
  • Diversifikasi seimbang: Residensial (47%), Kaveling (28%), dan Komersial (25%).
  • Fokus pada strategi prudent dan penguatan ekosistem terintegrasi di kawasan PIK2.

Suara.com - PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) menunjukkan resiliensi di tengah dinamika ekonomi global dengan berhasil menutup tahun buku 2025 lewat pencapaian target pra penjualan (marketing sales) sebesar 100 persen. 

Strategi pengembangan yang berhati-hati dan fokus pada kualitas kawasan menjadi kunci utama keberhasilan emiten pengembang properti ini.

Sepanjang tahun 2025, PANI membukukan angka pra penjualan sebesar Rp4,3 triliun. Performa ini dianggap sebagai cerminan fundamental perusahaan yang kokoh dalam membaca arah permintaan pasar, meskipun siklus industri properti nasional sedang mengalami penyesuaian.

Keberhasilan PANI tidak bertumpu pada satu segmen saja, melainkan melalui komposisi produk yang terdiversifikasi dengan baik dimana segmen residensial berkontribusi sebesar Rp2,0 triliun (47%), kaveling tanah komersial menyumbang Rp1,2 triliun (28%) dan produk komersial: mencatatkan nilai Rp1,07 triliun (25%).

Presiden Direktur PANI, Sugianto Kusuma, menyatakan bahwa tahun 2025 merupakan periode konsolidasi yang sehat bagi perseroan. Ia menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara pertumbuhan bisnis dan kehati-hatian terhadap daya beli masyarakat.

"Pencapaian 100% target pra penjualan menunjukkan bahwa strategi pengembangan kawasan PIK2 yang terintegrasi dan relevan dengan kebutuhan pasar tetap mendapatkan kepercayaan penuh dari konsumen maupun investor," ujar Aguan panggilan akrabnya dikutip Sabtu (7/2/2026).

Menatap masa depan, PANI berkomitmen untuk terus menerapkan strategi pengembangan yang prudent. Fokus utama perseroan tetap pada penciptaan nilai jangka panjang melalui penguatan ekosistem di kawasan PIK2 serta optimasi portofolio produk. Dengan disiplin pengelolaan tersebut, PANI optimistis dapat memperkuat posisinya sebagai pemain utama di pasar properti nasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Purbaya Rotasi Pegawai Pajak usai OTT KPK, Kali Ketiga dalam Sebulan

Purbaya Rotasi Pegawai Pajak usai OTT KPK, Kali Ketiga dalam Sebulan

Bisnis | Jum'at, 06 Februari 2026 | 18:53 WIB

Free Float BRIS Masih 10 Persen, Bos BSI Akui Jadi Sorotan

Free Float BRIS Masih 10 Persen, Bos BSI Akui Jadi Sorotan

Bisnis | Jum'at, 06 Februari 2026 | 17:40 WIB

Emiten Komponen Otomotif RI Bidik Pasar Ekspor Timur Tengah

Emiten Komponen Otomotif RI Bidik Pasar Ekspor Timur Tengah

Bisnis | Jum'at, 06 Februari 2026 | 17:09 WIB

Terkini

BRI Apresiasi Penempatan Dana SAL Pemerintah, Fokus Pembiayaan Produktif untuk Akselerasi Ekonomi

BRI Apresiasi Penempatan Dana SAL Pemerintah, Fokus Pembiayaan Produktif untuk Akselerasi Ekonomi

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 23:05 WIB

Dolar AS Diproyeksi Perkasa Ditopang Wall Street, Rupiah Bisa Anjlok Lagi?

Dolar AS Diproyeksi Perkasa Ditopang Wall Street, Rupiah Bisa Anjlok Lagi?

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 22:31 WIB

Trump Mau Pecat Gubernur The Fed, Malah Kena 'Tampar' Mahkamah Agung!

Trump Mau Pecat Gubernur The Fed, Malah Kena 'Tampar' Mahkamah Agung!

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 22:04 WIB

Kilang Terbesar Arab Kembali Dibuka, Harga Minyak Dunia Mulai Stabil

Kilang Terbesar Arab Kembali Dibuka, Harga Minyak Dunia Mulai Stabil

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 21:34 WIB

Harga LNG Dipangkas, Mampukah Bendung PHK?

Harga LNG Dipangkas, Mampukah Bendung PHK?

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 20:07 WIB

Harga Gas untuk Industri Turun, Dasco: Kabar Gembira untuk Buruh

Harga Gas untuk Industri Turun, Dasco: Kabar Gembira untuk Buruh

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 19:36 WIB

Pendaftaran Beasiswa LPDP Tahap II 2026 Resmi Dibuka, Cek Jadwal dan Rinciannya

Pendaftaran Beasiswa LPDP Tahap II 2026 Resmi Dibuka, Cek Jadwal dan Rinciannya

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 18:45 WIB

Pasokan Gas Murah Seret, Kemenperin Minta AGIT Dicabut demi Tak Ada PHK

Pasokan Gas Murah Seret, Kemenperin Minta AGIT Dicabut demi Tak Ada PHK

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 18:32 WIB

DEN: Rupiah Melemah saat Kepercayaan pada Pemerintah Tergerus

DEN: Rupiah Melemah saat Kepercayaan pada Pemerintah Tergerus

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 18:29 WIB

Investor Ritel Kini Bisa Punya Analis Saham Berbasis AI

Investor Ritel Kini Bisa Punya Analis Saham Berbasis AI

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 18:28 WIB

×