Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.969,396
LQ45 677,179
Srikehati 334,465
JII 451,232
USD/IDR 17.370

Free Float BRIS Masih 10 Persen, Bos BSI Akui Jadi Sorotan

Mohammad Fadil Djailani | Rina Anggraeni | Suara.com

Jum'at, 06 Februari 2026 | 17:40 WIB
Free Float BRIS Masih 10 Persen, Bos BSI Akui Jadi Sorotan
Porsi saham publik atau free float PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) kini tengah menjadi sorotan pasar. Pasalnya, emiten bank syariah terbesar di Tanah Air ini baru memiliki porsi kepemilikan publik sekitar 10 persen, sementara regulator mulai memperketat aturan main. Foto ist.
  • BSI bakal naikkan free float ke 15% demi patuhi aturan baru OJK dan dongkrak likuiditas.
  • Laba bersih BRIS tahun 2025 melesat 8% menjadi Rp7,57 triliun disokong ekosistem syariah.
  • Penyaluran pembiayaan BSI tembus Rp318,84 triliun, tumbuh kuat 14,49% secara tahunan.

Suara.com - Porsi saham publik atau free float PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) kini tengah menjadi sorotan pasar. Pasalnya, emiten bank syariah terbesar di Tanah Air ini baru memiliki porsi kepemilikan publik sekitar 10 persen, sementara regulator mulai memperketat aturan main.

Direktur Finance & Strategy BSI, Ade Cahyo Nugroho, mengakui bahwa posisi free float perseroan memang menjadi perhatian investor. Namun, rencana Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang akan menaikkan batas minimum free float menjadi 15 persen dinilai sebagai momentum tepat untuk melakukan aksi korporasi.

"BSI salah satu bank yang memang free float-nya masih jadi sorotan karena baru sekitar 10 persen. Tentu dengan kebijakan yang akan dibawa ke 15 persen, ini bisa menjadi trigger upaya percepatan peningkatan free float BSI bisa segera dieksekusi," ujar Ade Cahyo dalam konferensi pers kinerja 2025 secara virtual, Jumat (6/2/2026).

Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan likuiditas saham BRIS di lantai bursa, mengingat semakin besar porsi saham yang beredar, semakin menarik pula bagi investor strategis.

Di tengah sorotan mengenai porsi saham, BSI justru pamer kinerja keuangan yang kinclong sepanjang tahun 2025. Perseroan tercatat membukukan laba bersih sebesar Rp7,57 triliun, tumbuh 8 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) dibandingkan tahun 2024 yang sebesar Rp7,01 triliun.

Direktur Utama BSI, Anggoro Eko Cahyo, menjelaskan bahwa pertumbuhan ini disokong oleh ekspansi bisnis emas, layanan digital, serta peningkatan aset dan Dana Pihak Ketiga (DPK).

"BSI menitikberatkan pada consumer banking berbasis Islamic ecosystem. Kami melengkapi segmen Himbara lainnya dengan fokus pada ekosistem syariah," kata Anggoro.

Tak hanya laba, fungsi intermediasi BSI juga menunjukkan performa impresif dimana sektor pembiayaan mencapai Rp318,84 triliun, tumbuh 14,49 persen dibanding periode tahun sebelumnya (Rp278,48 triliun).

Disisi lain Dana Pihak Ketiga (DPK) berhasil menghimpun Rp380,48 triliun, melonjak 16,20 persen dari posisi 2024 yang sebesar Rp327,45 triliun.

Ke depan, BSI menegaskan tetap konsisten pada jalur pembiayaan konsumer dan ritel. Strategi ini dilakukan dengan memanfaatkan hubungan wholesale korporasi sebagai pintu masuk ke ekosistem rantai pasok (supply chain).

"Strategi tersebut diharapkan memperkuat peran BSI dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional sekaligus memperluas penetrasi keuangan syariah di Indonesia," tandas Anggoro.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Emiten Komponen Otomotif RI Bidik Pasar Ekspor Timur Tengah

Emiten Komponen Otomotif RI Bidik Pasar Ekspor Timur Tengah

Bisnis | Jum'at, 06 Februari 2026 | 17:09 WIB

IHSG Ditutup Tersungkur 2,08 Persen, 673 Saham Merosot

IHSG Ditutup Tersungkur 2,08 Persen, 673 Saham Merosot

Bisnis | Jum'at, 06 Februari 2026 | 16:50 WIB

Tekanan Jual Masih Hantui IHSG di Sesi I, 702 Saham Kebakaran

Tekanan Jual Masih Hantui IHSG di Sesi I, 702 Saham Kebakaran

Bisnis | Jum'at, 06 Februari 2026 | 13:14 WIB

Terkini

Purbaya Terima Aduan 46 Ribu Masalah Ditjen Pajak dan Bea Cukai

Purbaya Terima Aduan 46 Ribu Masalah Ditjen Pajak dan Bea Cukai

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 19:31 WIB

Cerita Purbaya Ditekan Investor Asing Gegara Ragukan Kondisi Ekonomi RI

Cerita Purbaya Ditekan Investor Asing Gegara Ragukan Kondisi Ekonomi RI

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 19:14 WIB

Diproyeksi Masih Tertekan, Intip Ramalan Pergerakan IHSG Pekan Depan

Diproyeksi Masih Tertekan, Intip Ramalan Pergerakan IHSG Pekan Depan

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 18:58 WIB

Progres Pembangunan Pabrik Kimia Milik Chandra Asri Capai 66%

Progres Pembangunan Pabrik Kimia Milik Chandra Asri Capai 66%

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 18:48 WIB

Nilai Tukar Rupiah Bisa Terus Melorot ke Level Rp 17.500 di Pekan Depan

Nilai Tukar Rupiah Bisa Terus Melorot ke Level Rp 17.500 di Pekan Depan

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 18:36 WIB

UMKM Binaan Pertamina Raup Potensi Bisnis Rp10,6 Miliar di Inabuyer 2026

UMKM Binaan Pertamina Raup Potensi Bisnis Rp10,6 Miliar di Inabuyer 2026

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 17:31 WIB

Simulasi Pengajuan Cicilan KUR BRI Hingga Rp500 Juta untuk UMKM 2026

Simulasi Pengajuan Cicilan KUR BRI Hingga Rp500 Juta untuk UMKM 2026

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 17:26 WIB

BI Lapor Uang Primer Tumbuh Melambat 14,3% pada April 2026

BI Lapor Uang Primer Tumbuh Melambat 14,3% pada April 2026

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 17:19 WIB

ASDP Masih Raih Pendapatan Rp 4,96 triliun pada 2025 di Tengah Tantangan Bisnis

ASDP Masih Raih Pendapatan Rp 4,96 triliun pada 2025 di Tengah Tantangan Bisnis

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 17:14 WIB

OJK Restui Merger BPR Danaputra Sakti dengan BPR Harta Swadiri

OJK Restui Merger BPR Danaputra Sakti dengan BPR Harta Swadiri

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 17:04 WIB