Emiten Komponen Otomotif RI Bidik Pasar Ekspor Timur Tengah

Mohammad Fadil Djailani

Jum'at, 06 Februari 2026 | 17:09 WIB
Emiten Komponen Otomotif RI Bidik Pasar Ekspor Timur Tengah
Ilustrasi. Suku cadang otomotif [Shutterstock].
baca 10 detik
  • INDS bidik ekspor ke Timur & Asia Tengah karena kemiripan spesifikasi truk Jepang.
  • Fokus lini produk Fastener (U-bolt) demi incar posisi 3 besar pasar otomotif RI.
  • Penjualan neto tembus Rp2,46 T di Q3-2025, didukung tren naik pasar otomotif 2026.

Suara.com - Emiten produsen komponen otomotif, PT Indospring Tbk (INDS), tancap gas memperluas pangsa pasar internasional. Kali ini, Perseroan membidik kawasan Timur Tengah sebagai destinasi ekspor baru guna memperkuat pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.

Direktur PT Indospring Tbk, Bob Budiono mengungkapkan bahwa pasar Timur Tengah memiliki potensi besar yang selaras dengan portofolio produk Perseroan. Salah satu alasannya adalah kemiripan karakteristik kendaraan di wilayah tersebut dengan pasar Indonesia.

"Kami melihat pasar Timur Tengah memiliki karakteristik yang serupa dengan Indonesia, khususnya pada dominasi truk merek Jepang yang memiliki spesifikasi dan model identik," ujar Bob dalam keterangannya, dikutip Jumat (6/2/2026).

Selain Timur Tengah, INDS juga melirik peluang di Asia Tengah. Langkah ini menjadi bagian dari diversifikasi pasar Perseroan yang selama ini bertumpu pada tiga pilar utama pasar OEM, pasar aftermarket dan pasar ekspor.

"Strategi Perseroan tahun ini akan berfokus pada ekspansi ekspor ke wilayah Timur Tengah dan Asia Tengah guna memperkuat pertumbuhan bisnis secara berkelanjutan," tambahnya.

Di pasar dalam negeri, Indospring tidak tinggal diam. Perseroan tengah memfokuskan lini produk Fastener (U-bolt) untuk pasar aftermarket. Tak hanya otomotif, INDS juga membuka peluang investasi untuk memproduksi fastener non-otomotif.

Bob menegaskan, target Perseroan sangat jelas: menembus jajaran tiga besar di pasar domestik. Produk ini diharapkan menjadi motor pertumbuhan utama di masa depan.

Optimisme INDS didukung oleh performa keuangan yang impresif. Hingga kuartal III-2025, Perseroan sukses membukukan penjualan neto sebesar Rp2,46 triliun.

Angka ini diprediksi akan terus menanjak seiring proyeksi positif dari Gaikindo. Penjualan mobil nasional pada 2026 diperkirakan mencapai 850.000 unit, naik 5,4% dibandingkan realisasi tahun 2025 yang sebesar 803.687 unit.

baca juga

Dengan perpaduan ekspansi global dan penguatan domestik, Indospring optimistis mampu memperkokoh posisinya sebagai pemain utama industri komponen otomotif global.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Rungkad, Saham Apa yang Masih Layak Dibidik?

IHSG Rungkad, Saham Apa yang Masih Layak Dibidik?

Bisnis | Jum'at, 06 Februari 2026 | 12:48 WIB

BEI Naikkan Batas Free Float Jadi 15%, 267 Emiten Terancam Delisting Jika Tak Patuh

BEI Naikkan Batas Free Float Jadi 15%, 267 Emiten Terancam Delisting Jika Tak Patuh

Bisnis | Rabu, 04 Februari 2026 | 15:24 WIB

Asosiasi Emiten Minta Kewajiban Free Float 15 Persen Diterapkan Bertahap

Asosiasi Emiten Minta Kewajiban Free Float 15 Persen Diterapkan Bertahap

Bisnis | Rabu, 04 Februari 2026 | 14:35 WIB

Terkini

Peran AI di Dunia Kepenulisan: Ancaman atau Partner Kerja bagi Penulis?

Peran AI di Dunia Kepenulisan: Ancaman atau Partner Kerja bagi Penulis?

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 15:30 WIB

Drakor Makin Pendek, Benarkah Efek Samping TikTok Bikin Penonton Susah Fokus?

Drakor Makin Pendek, Benarkah Efek Samping TikTok Bikin Penonton Susah Fokus?

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 15:29 WIB

AGRA Tak Percaya UU Reforma Agraria Bisa Atasi Monopoli Tanah

AGRA Tak Percaya UU Reforma Agraria Bisa Atasi Monopoli Tanah

News | Kamis, 24 September 2026 | 15:28 WIB

Transaksi BRI Ini Bisa Kasih Kamu Voucher Tokopedia Rp100 Ribu

Transaksi BRI Ini Bisa Kasih Kamu Voucher Tokopedia Rp100 Ribu

Bri | Kamis, 24 September 2026 | 15:27 WIB

Rambut Rontok dan Ketombe? Ini 4 Rekomendasi Hair Tonic Ampuh Beserta Reviewnya!

Rambut Rontok dan Ketombe? Ini 4 Rekomendasi Hair Tonic Ampuh Beserta Reviewnya!

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 15:27 WIB

Delhi Diteror Geng Pemerkosa India, Korbannya Cewek 17 Tahun

Delhi Diteror Geng Pemerkosa India, Korbannya Cewek 17 Tahun

News | Kamis, 24 September 2026 | 15:26 WIB

Gepeng di Pekanbaru Banyak Pendatang, Dinsos: Bukan Cari Nafkah Tapi untuk Kaya

Gepeng di Pekanbaru Banyak Pendatang, Dinsos: Bukan Cari Nafkah Tapi untuk Kaya

Riau | Kamis, 24 September 2026 | 15:23 WIB

Perjuangan PMI di Taiwan Kini Lebih Tenang Berkat Inovasi Finansial BRI

Perjuangan PMI di Taiwan Kini Lebih Tenang Berkat Inovasi Finansial BRI

Bri | Kamis, 24 September 2026 | 15:22 WIB

UMKM Perempuan Mulai Berbenah, Buka Toko Online hingga Siapkan Strategi Pemasaran Digital

UMKM Perempuan Mulai Berbenah, Buka Toko Online hingga Siapkan Strategi Pemasaran Digital

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 15:22 WIB

Korban Dugaan Keracunan MBG di Batang Tembus 300 Orang, RS Sampai Penuh

Korban Dugaan Keracunan MBG di Batang Tembus 300 Orang, RS Sampai Penuh

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 15:20 WIB

×