Kementerian PU Bangun Huntara Modular untuk 202 KK di Aceh, Target Rampung Sebelum Ramadan

Dythia Novianty | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Senin, 09 Februari 2026 | 14:17 WIB
Kementerian PU Bangun Huntara Modular untuk 202 KK di Aceh, Target Rampung Sebelum Ramadan
Menteri PU Dody Hanggodo (kedua kiri) [Antara]
  • Kementerian PU membangun Huntara Modular di Bener Meriah, Aceh, menggunakan konstruksi baja prefabrikasi untuk 228 KK.
  • Menteri Dody Hanggodo menargetkan penyelesaian Huntara Modular rampung pada minggu pertama Ramadan 2026.
  • Fasilitas pendukung mencakup utilitas lengkap, area hijau, serta fasilitas sanitasi, termasuk untuk difabel.

Suara.com - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) membangun Hunian Sementara Modular (Huntara Modular) bagi masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Bener Meriah, Provinsi Aceh. 

Pembangunan hunian sementara ini ditargetkan rampung sebelum Ramadan agar segera dapat ditempati warga.

Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, telah meninjau ke lokasi untuk memastikan progres pekerjaan di lapangan berjalan sesuai rencana penanganan darurat pascabencana.

Pembangunan Huntara Modular tersebut dilaksanakan melalui Satuan Kerja Prasarana Strategis Aceh, Direktorat Jenderal Prasarana Strategis. 

Proyek ini menjadi bagian dari upaya pemerintah menyediakan hunian sementara yang layak dan aman bagi masyarakat terdampak.

Dody mengatakan, perkembangan pembangunan masih sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan sejak awal. Ia menyatakan target penyelesaian tetap mengacu pada rencana semula.

“Progresnya masih sesuai schedule. Insya Allah minggu pertama Ramadan ini bisa selesai total untuk 202 KK. Lokasi ini luasnya sekitar 3 hektare, dan sebagian besar akan kita manfaatkan sebagai ruang terbuka hijau, ada tempat bermain, tempat ibadah, dan fasilitas publik lainnya,” ujar Dody kepada wartawan, Senin (9/2/2026).

Foto udara rumah khusus (rusus) yang sedang dibersihkan di Lubuk Buaya, Padang, Sumatera Barat. [ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra/bar]
Foto udara rumah khusus (rusus) yang sedang dibersihkan di Lubuk Buaya, Padang, Sumatera Barat. [ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra/bar]

Huntara Modular di Kabupaten Bener Meriah dibangun menggunakan metode konstruksi modular baja prefabrikasi. Pembangunan dilakukan di atas lahan seluas 30.000 meter persegi atau sekitar 3 hektare.

Total luas bangunan Huntara Modular ini mencapai 4.855 meter persegi. Dari luasan tersebut, kawasan hunian terdiri dari 19 blok bangunan dengan luas modul mencapai 3.672 meter persegi yang mencakup 228 modul.

Selain bangunan hunian, pemerintah juga menyiapkan area non-hunian seluas 2.210 meter persegi. Area tersebut digunakan untuk fasilitas pendukung seperti toilet dan selasar guna menunjang aktivitas penghuni.

Hunian sementara ini dirancang untuk menampung 228 kepala keluarga. Fasilitas sanitasi yang disediakan meliputi 114 unit shower, 114 unit kloset, serta empat unit fasilitas ramah difabel.

Sistem pendukung hunian juga disiapkan secara lengkap. Penyediaan air bersih bersumber dari sumur bor, pengolahan air kotor menggunakan sistem biotank, sementara pasokan listrik disuplai dari jaringan PLN.

Dody menambahkan, kesiapan calon penghuni juga telah diperhitungkan seiring dengan percepatan pembangunan hunian sementara tersebut. Proses relokasi warga disebut sudah siap dilakukan.

“Calon penghuninya sudah siap. Harapannya di awal-awal Ramadan masyarakat yang terdampak sudah bisa langsung menghuni. Saat ini memang masih on progress, tapi kita akan kejar agar selesai tepat waktu,” ucapnya.

Selain hunian, kawasan Huntara Modular turut dilengkapi dengan perencanaan penataan kawasan yang terintegrasi. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pulihkan Layanan Dasar, Kementerian PU Percepat Rehabilitasi Sanitasi Pascabencana di Aceh Tamiang

Pulihkan Layanan Dasar, Kementerian PU Percepat Rehabilitasi Sanitasi Pascabencana di Aceh Tamiang

Bisnis | Rabu, 21 Januari 2026 | 18:42 WIB

Kementerian PU Ingatkan Truk ODOL: Dilarang Lewat Jembatan Bailey di Lokasi Bencana Sumatera

Kementerian PU Ingatkan Truk ODOL: Dilarang Lewat Jembatan Bailey di Lokasi Bencana Sumatera

Bisnis | Rabu, 21 Januari 2026 | 12:20 WIB

Kementerian PU Rilis Portal Data Real Time Penanganan Bencana Sumatera

Kementerian PU Rilis Portal Data Real Time Penanganan Bencana Sumatera

Bisnis | Senin, 19 Januari 2026 | 19:16 WIB

Kementerian PU Targetkan Pengungsi Aceh Keluar Tenda Sebelum Ramadan

Kementerian PU Targetkan Pengungsi Aceh Keluar Tenda Sebelum Ramadan

Bisnis | Sabtu, 17 Januari 2026 | 14:03 WIB

Menteri PU Dody Hanggodo: Pemulihan Pascabencana Sumatera Paling Cepat 2 Tahun!

Menteri PU Dody Hanggodo: Pemulihan Pascabencana Sumatera Paling Cepat 2 Tahun!

Bisnis | Sabtu, 17 Januari 2026 | 09:13 WIB

Presiden Restui Pembangunan Tol Lembah Anai, Kementerian PU Siapkan Studi Kelayakan!

Presiden Restui Pembangunan Tol Lembah Anai, Kementerian PU Siapkan Studi Kelayakan!

Bisnis | Sabtu, 17 Januari 2026 | 08:00 WIB

Terkini

Malaysia Pangkas Kuota BBM Subsidi RON 95 Mulai April 2026, Ini Dampaknya bagi Konsumen dan Ekonomi

Malaysia Pangkas Kuota BBM Subsidi RON 95 Mulai April 2026, Ini Dampaknya bagi Konsumen dan Ekonomi

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 08:51 WIB

Sinyal Damai Tak Jelas, Wall Street Langsung Anjlok 2%

Sinyal Damai Tak Jelas, Wall Street Langsung Anjlok 2%

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 08:47 WIB

Ketegangan Perang Reda, Harga Minyak Dunia Turun Tipis

Ketegangan Perang Reda, Harga Minyak Dunia Turun Tipis

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 08:36 WIB

Ekonomi Syariah RI Melesat, Aset Permata Bank Tembus Rp10.257 Triliun

Ekonomi Syariah RI Melesat, Aset Permata Bank Tembus Rp10.257 Triliun

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 08:33 WIB

IESR: Elektrifikasi Jadi Tameng APBN dari Kenaikan Harga Minyak

IESR: Elektrifikasi Jadi Tameng APBN dari Kenaikan Harga Minyak

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 08:26 WIB

Beda Nasib Indonesia dan Malaysia di Selat Hormuz, Kenapa Pemerintah Tak Mampu Lobi Iran?

Beda Nasib Indonesia dan Malaysia di Selat Hormuz, Kenapa Pemerintah Tak Mampu Lobi Iran?

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 08:23 WIB

Bahlil Jamin Indonesia Belum Darurat Energi

Bahlil Jamin Indonesia Belum Darurat Energi

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 08:14 WIB

Bangkit di Akhir Tahun, Kinerja Emiten HGII Melonjak di Kuartal IV 2025

Bangkit di Akhir Tahun, Kinerja Emiten HGII Melonjak di Kuartal IV 2025

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 07:49 WIB

Bank Neo Commerce (BBYB) Kena Sanksi OJK, Dampaknya Tidak Main-main!

Bank Neo Commerce (BBYB) Kena Sanksi OJK, Dampaknya Tidak Main-main!

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 06:36 WIB

Divonis Praktikkan Kartel Bunga, Pinjol Adakami dan Asetku Didenda Ratusan Miliar

Divonis Praktikkan Kartel Bunga, Pinjol Adakami dan Asetku Didenda Ratusan Miliar

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 21:21 WIB