Bitcoin Kembali ke Level USD 70.000: Akumulasi Nyata atau Jebakan Bull Trap?

M Nurhadi

Senin, 09 Februari 2026 | 15:05 WIB
Bitcoin Kembali ke Level USD 70.000: Akumulasi Nyata atau Jebakan Bull Trap?
Ilustrasi bitcoin, salah satu mata uang kripto. (Pixabay)
baca 10 detik
  • Harga Bitcoin (BTC) pada Senin (9/2/2026) naik menjadi USD 70.612, namun indikator Klinger Oscillator menunjukkan institusi tidak mendukung kenaikan tersebut.
  • Secara teknikal, pemulihan harga membentuk pola Bear Flag, mengindikasikan potensi jebakan bagi pembeli sebelum tren turun lebih dalam.
  • Peningkatan signifikan pemegang jangka pendek menunjukkan pasar rentan terhadap aksi jual panik, mengancam stabilitas harga saat ini.

Suara.com - Setelah sempat terpuruk hingga mendekati level USD 60.000 pada 6 Februari lalu, harga Bitcoin (BTC) kini berhasil bangkit hampir 20%. Per hari ini, Senin (9/2/2026), sang raja kripto terpantau diperdagangkan di kisaran USD 70.612, kembali menembus zona psikologis USD 70.000.

Kenaikan ini memicu euforia "buy the dip" di kalangan trader ritel yang meyakini bahwa titik terendah lokal telah tercapai.

Namun, di balik angka-angka hijau tersebut, sejumlah data on-chain dan indikator volume justru memberikan peringatan keras bahwa tren naik ini mungkin sangat rapuh.

Analisis mendalam terhadap Klinger Oscillator—indikator volume yang melacak aktivitas "uang besar" atau institusi—menunjukkan adanya divergensi yang mencurigakan.

Indikator ini dirancang untuk mendeteksi apakah para pemain besar sedang membangun posisi jangka panjang atau hanya melakukan aksi "pompa dan buang" (pump and dump).

Data menunjukkan pola yang mirip dengan kejadian periode Oktober 2025 hingga Januari 2026:

  • Divergensi Bearish: Saat harga Bitcoin tampak berusaha bangkit, arus uang masuk dari institusi justru tidak sekuat kenaikan harganya.
  • Aksi Ambil Untung: Kenaikan Klinger Oscillator yang terjadi bersamaan dengan penurunan harga tajam sebelumnya (Januari ke Februari) mengindikasikan bahwa whale mungkin hanya memanfaatkan pantulan harga untuk melikuidasi aset mereka, bukan untuk investasi permanen.

Dilansir via Beincrypto, secara teknikal, pemulihan harga saat ini membentuk pola yang dikenal sebagai Bear Flag. Pola ini sering kali menjadi jebakan bagi para pembeli (bull trap) karena biasanya diikuti oleh kelanjutan tren turun yang lebih dalam.

Jika garis pendukung (support) bawah pada pola ini gagal dipertahankan, Bitcoin berisiko mengalami koreksi lanjutan yang cukup ekstrem.

Target penurunan secara teoritis bahkan diproyeksikan bisa menyentuh zona USD 43.470, yang berarti terjadi penyusutan nilai sekitar 35% dari harga saat ini.

baca juga

Meskipun Coinbase Premium Index—indikator minat institusi Amerika Serikat—mulai merangkak naik ke level -0,07 dari titik terendahnya di -0,22, sejarah mencatat bahwa pemulihan indeks ini sering kali bersifat menipu.

Pada siklus sebelumnya di tahun 2024 dan akhir 2025, perbaikan minat dari AS justru sering muncul tepat sebelum harga mencapai titik terendah yang sebenarnya.

Dengan kata lain, permintaan yang membaik saat ini bisa jadi hanya fase "napas pendek" sebelum koreksi yang lebih dalam terjadi.

Data HODL Waves mengungkap fakta menarik: pemegang Bitcoin jangka pendek (durasi 1 hari hingga 1 minggu) melonjak lebih dari 60% sejak 5 Februari. Kelompok ini dikenal sangat reaktif dan mudah panik (panic selling) ketika harga sedikit goyang.

Kehadiran spekulan jangka pendek yang dominan membuat struktur pasar menjadi tidak stabil dan rentan terhadap aksi jual masif sewaktu-waktu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bitcoin Terperosok ke USD 60.000, Analis Indodax Ungkap Dampaknya ke Pasar Kripto

Bitcoin Terperosok ke USD 60.000, Analis Indodax Ungkap Dampaknya ke Pasar Kripto

Bisnis | Minggu, 08 Februari 2026 | 13:04 WIB

COIN Optimistis Pemangkasan Biaya Transaksi CFX Akan Picu Efek Berganda

COIN Optimistis Pemangkasan Biaya Transaksi CFX Akan Picu Efek Berganda

Bisnis | Kamis, 05 Februari 2026 | 15:42 WIB

Harga Bitcoin Anjlok Parah di USD 70.000, Analis Peringatkan Ancaman Tembus USD 50.000

Harga Bitcoin Anjlok Parah di USD 70.000, Analis Peringatkan Ancaman Tembus USD 50.000

Bisnis | Kamis, 05 Februari 2026 | 13:43 WIB

Withdrawal Binance Mendadak Error, Apa Penyebabnya?

Withdrawal Binance Mendadak Error, Apa Penyebabnya?

Bisnis | Rabu, 04 Februari 2026 | 06:52 WIB

Harga Bitcoin Sulit Bangkit dan Terkapar di Level USD 70.000, Efek Epstein Files?

Harga Bitcoin Sulit Bangkit dan Terkapar di Level USD 70.000, Efek Epstein Files?

Bisnis | Selasa, 03 Februari 2026 | 14:02 WIB

CFX Pangkas Biaya Transaksi Bursa Kripto Jadi 0,01 Persen

CFX Pangkas Biaya Transaksi Bursa Kripto Jadi 0,01 Persen

Bisnis | Selasa, 03 Februari 2026 | 07:54 WIB

Terkini

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:30 WIB

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 23:23 WIB

Hari Pertambangan dan Energi, PTBA Perkuat Pasokan dan Hilirisasi untuk Kemandirian Energi

Hari Pertambangan dan Energi, PTBA Perkuat Pasokan dan Hilirisasi untuk Kemandirian Energi

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 23:16 WIB

Kata-kata John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia Tanpa Gol di GBK

Kata-kata John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia Tanpa Gol di GBK

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:05 WIB

Timnas Indonesia Tak Mampu Kalahkan Malaysia, Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Timnas Indonesia Tak Mampu Kalahkan Malaysia, Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:05 WIB

Halloween di Singapura, Ada Rumah Hantu hingga Dunia Bawah Laut Penuh Cahaya

Halloween di Singapura, Ada Rumah Hantu hingga Dunia Bawah Laut Penuh Cahaya

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 23:04 WIB

Tan Cheng Hoe Angkat Tangan: Pertahanan 10 Pemain Timnas Indonesia Sangat Sulit Ditembus

Tan Cheng Hoe Angkat Tangan: Pertahanan 10 Pemain Timnas Indonesia Sangat Sulit Ditembus

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:01 WIB

Guruh Soekarnoputra Berpulang, Mengapa Kepergiannya Begitu Berarti bagi Indonesia?

Guruh Soekarnoputra Berpulang, Mengapa Kepergiannya Begitu Berarti bagi Indonesia?

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 22:57 WIB

Aneh Tapi Nyata, John Herdman Malah Senang Thom Haye Dapat Kartu Merah

Aneh Tapi Nyata, John Herdman Malah Senang Thom Haye Dapat Kartu Merah

Bola | Senin, 28 September 2026 | 22:46 WIB

Prabowo Audit Keuangan Haji, Ada Rp12,98 Triliun Nilai Manfaat Jemaah 2027

Prabowo Audit Keuangan Haji, Ada Rp12,98 Triliun Nilai Manfaat Jemaah 2027

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 22:44 WIB

×