BEI Temui MSCI Pekan Ini, Bahas Transparansi Pemegang Saham

M Nurhadi | Suara.com

Selasa, 10 Februari 2026 | 07:54 WIB
BEI Temui MSCI Pekan Ini, Bahas Transparansi Pemegang Saham
Ilustrasi [Suara.com/Ist/MSCI-Gemini]
  • BEI akan menjelaskan reformasi pasar modal kepada MSCI pada Rabu (11/2/2026) menyusul hilangnya kapitalisasi pasar signifikan.
  • Jakarta mengusulkan transparansi kepemilikan saham dan peningkatan ambang batas *free float* sebagai langkah perbaikan pasar.
  • OJK menindak tegas pelanggaran emiten dengan sanksi, sementara lima pejabat bursa dan OJK mengundurkan diri pasca gejolak pasar.

Suara.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) bergerak cepat untuk memulihkan kepercayaan investor global. Pekan ini, otoritas bursa dijadwalkan akan memberikan penjelasan mendalam kepada penyedia indeks global, MSCI, mengenai kemajuan reformasi pasar modal tanah air.

Langkah ini diambil setelah peringatan keras dari MSCI memicu kepanikan pasar hingga menghapus nilai kapitalisasi pasar sekitar US$120 miliar (setara Rp1.870 triliun lebih) sejak akhir bulan lalu.

Dilansir dari reuters, lanjutan tersebut direncanakan berlangsung pada Rabu (11/2/2026). Sentimen pasar sebelumnya sempat memburuk setelah lembaga pemeringkat Moody's juga menurunkan prospek peringkat utang Indonesia menjadi negatif, yang mempercepat arus modal keluar dari ekonomi terbesar di Asia Tenggara ini.

Dalam pertemuan awal yang dilakukan secara virtual pada 2 Februari lalu, pihak Jakarta telah mengusulkan sejumlah langkah konkret untuk menjawab kekhawatiran MSCI terkait struktur kepemilikan dan transparansi saham:

  • Bongkar Nama Pemegang Saham: BEI berencana memublikasikan daftar pemegang saham dengan kepemilikan minimal 1% melalui situs resmi bursa mulai bulan ini.
  • Klasifikasi Investor Lebih Rinci: Data profil investor yang lebih mendalam ditargetkan tersedia pada akhir Maret mendatang.
  • Kenaikan Ambang Batas Free Float: Pemerintah berencana melipatgandakan syarat minimal saham publik (free float) guna meningkatkan likuiditas pasar.

OJK Tindak Tegas Pelanggaran Emiten

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) juga menegaskan komitmennya dalam memperketat pengawasan. OJK mengaku telah melakukan diskusi intensif dengan Bank Dunia terkait standar praktik terbaik global.

Sebagai bukti ketegasan, OJK telah menjatuhkan sanksi kepada beberapa perusahaan, termasuk pembekuan izin penjamin emisi (underwriting) milik UOB Kay Hian Sekuritas selama satu tahun.

Sanksi ini diberikan akibat kelalaian dalam proses uji tuntas (due diligence) klien pada saat IPO tahun 2019 silam.

Gejolak pasar ini juga membawa dampak internal yang signifikan, di mana lima pejabat senior dari jajaran bursa dan OJK dilaporkan telah mengundurkan diri pasca-aksi jual masif di lantai bursa.

Peringatan dari MSCI dan penurunan prospek dari Moody's muncul di tengah kekhawatiran investor terhadap independensi Bank Indonesia serta kesehatan fiskal negara.

Hal ini berkaitan dengan ambisi Presiden Prabowo Subianto untuk menggenjot pertumbuhan ekonomi dari 5% menjadi 8%.

Nilai tukar Rupiah bahkan sempat menyentuh rekor terendah di level Rp16.985 per dolar AS bulan lalu. Sentimen pasar semakin dinamis setelah Thomas Djiwandono resmi dilantik sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia pada Senin kemarin, setelah sebelumnya menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan.

Pemerintah berharap melalui pertemuan dengan MSCI ini, ketidakpastian pasar dapat mereda dan arus modal asing kembali masuk ke bursa domestik guna mendukung target pertumbuhan nasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kapan Demutualisasi Bursa Efek Indonesia Dilaksanakan?

Kapan Demutualisasi Bursa Efek Indonesia Dilaksanakan?

Bisnis | Selasa, 10 Februari 2026 | 07:47 WIB

Aturan Baru Free Float Saham Saat IPO, Kapitalisasi Pasar Disorot

Aturan Baru Free Float Saham Saat IPO, Kapitalisasi Pasar Disorot

Bisnis | Selasa, 10 Februari 2026 | 06:00 WIB

Ubah Indentitas, Mayoritas Bisnis PIPA akan Lebih Condong ke Migas

Ubah Indentitas, Mayoritas Bisnis PIPA akan Lebih Condong ke Migas

Bisnis | Senin, 09 Februari 2026 | 19:36 WIB

IHSG Rebound ke Level 8.000 di Sesi I, 440 Saham Hijau

IHSG Rebound ke Level 8.000 di Sesi I, 440 Saham Hijau

Bisnis | Senin, 09 Februari 2026 | 12:54 WIB

OJK Bongkar Skandal Manipulasi Saham, PIPA dan REAL Dijatuhi Sanksi Berat

OJK Bongkar Skandal Manipulasi Saham, PIPA dan REAL Dijatuhi Sanksi Berat

Bisnis | Senin, 09 Februari 2026 | 12:32 WIB

Saham BUMI Melesat di Sesi I Setelah Aksi "Serok Bawah" Investor Asing

Saham BUMI Melesat di Sesi I Setelah Aksi "Serok Bawah" Investor Asing

Bisnis | Senin, 09 Februari 2026 | 11:49 WIB

Terkini

Alasan Pemerintah Gelar Pasar Murah di Monas

Alasan Pemerintah Gelar Pasar Murah di Monas

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 08:52 WIB

Kapitalisasi Pasar BEI Anjlok Jadi Rp 12.516 Triliun Selama Sepekan Kemarin

Kapitalisasi Pasar BEI Anjlok Jadi Rp 12.516 Triliun Selama Sepekan Kemarin

Bisnis | Minggu, 29 Maret 2026 | 08:40 WIB

Dari Kampung Halaman ke Jakarta, Pertamina Fasilitasi Arus Balik Lebaran

Dari Kampung Halaman ke Jakarta, Pertamina Fasilitasi Arus Balik Lebaran

Bisnis | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:40 WIB

Update Terbaru, Dua Kapal Tanker PIS Usai Iran Berikan Respons Positif

Update Terbaru, Dua Kapal Tanker PIS Usai Iran Berikan Respons Positif

Bisnis | Sabtu, 28 Maret 2026 | 17:42 WIB

Arus Balik Lebaran 2026 Memuncak, Bandara Soekarno-Hatta Layani 187 Ribu Penumpang dalam Sehari

Arus Balik Lebaran 2026 Memuncak, Bandara Soekarno-Hatta Layani 187 Ribu Penumpang dalam Sehari

Bisnis | Sabtu, 28 Maret 2026 | 17:03 WIB

Pertamina Perkuat Budaya Hemat Energi, dari Kantor hingga Program untuk Masyarakat

Pertamina Perkuat Budaya Hemat Energi, dari Kantor hingga Program untuk Masyarakat

Bisnis | Sabtu, 28 Maret 2026 | 15:10 WIB

Iran Respons Positif, Dua Kapal Pertamina Bakal Keluar Selat Hormuz?

Iran Respons Positif, Dua Kapal Pertamina Bakal Keluar Selat Hormuz?

Bisnis | Sabtu, 28 Maret 2026 | 14:28 WIB

Pasca - Lebaran, Ini Status Stok Pangan Nasional!

Pasca - Lebaran, Ini Status Stok Pangan Nasional!

Bisnis | Sabtu, 28 Maret 2026 | 12:59 WIB

Bulog Bantah Isu Dirut Ahmad Rizal Ramdhani Rangkap Jabatan KABAIS TNI

Bulog Bantah Isu Dirut Ahmad Rizal Ramdhani Rangkap Jabatan KABAIS TNI

Bisnis | Sabtu, 28 Maret 2026 | 11:30 WIB

Arus Balik Lebaran 2026: ASDP Prioritaskan Mobil Pribadi dan Bus di Ketapang  Gilimanuk

Arus Balik Lebaran 2026: ASDP Prioritaskan Mobil Pribadi dan Bus di Ketapang Gilimanuk

Bisnis | Sabtu, 28 Maret 2026 | 10:14 WIB