Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.620.000
Beli Rp2.480.000
IHSG 5.896,134
LQ45 583,722
Srikehati 289,560
JII 342,327
USD/IDR 17.905

Emas Global ke Level USD 5.100, Dipicu Pelemahan Dolar dan Isu Larangan China

M Nurhadi

Selasa, 10 Februari 2026 | 08:37 WIB
Emas Global ke Level USD 5.100, Dipicu Pelemahan Dolar dan Isu Larangan China
Emas (Pexels.com/Michael Steinberg)
baca 10 detik
  • Emas dan perak menguat signifikan didorong pelemahan Dolar AS dan kenaikan harga minyak mentah global.
  • Menteri Keuangan AS mengaitkan lonjakan harga emas dengan aktivitas spekulatif dan margin ketat trader di China.
  • Pasar menantikan data Ketenagakerjaan dan CPI AS, bersamaan dengan saran regulator China membatasi kepemilikan surat utang AS.

Suara.com - Emas dan perak kembali menjadi primadona investor yang mencari perlindungan (safe-haven) di tengah memanasnya berbagai isu global.

Pelemahan indeks Dolar AS yang cukup signifikan serta kenaikan harga minyak mentah menjadi katalis utama yang mendorong penguatan dua logam mulia tersebut.

Harga emas untuk kontrak pengiriman April terpantau melesat USD 120,00 hingga menyentuh level USD 5.100,00. Sementara itu, harga perak untuk kontrak Maret juga terbang tinggi dengan kenaikan USD 6,275 ke posisi USD 83,18.

Menteri Keuangan AS, Scott Bessent, dalam wawancara terbaru menyebutkan bahwa volatilitas ekstrem pada harga emas belakangan ini dipengaruhi oleh aktivitas trader di China.

"Pergerakan emas di China sudah agak tidak terkendali. Mereka terpaksa memperketat persyaratan margin. Bagi saya, emas terlihat seperti mengalami lonjakan spekulatif klasik," ujar Bessent kepada Fox News.

Pernyataan ini muncul merespons reli rekor logam mulia yang dipicu oleh pembelian spekulatif, gejolak geopolitik, dan kekhawatiran atas independensi Federal Reserve (The Fed).

Di sisi lain, data CFTC menunjukkan para manajer investasi sempat memangkas posisi beli (long) mereka hingga 23% pada pekan yang berakhir 3 Februari, menyusul penurunan harga emas terbesar dalam satu dekade terakhir pada akhir Januari lalu.

Dilansir via Kitco, Pasar kini tengah menanti dua data ekonomi penting dari Amerika Serikat yang jadwalnya berdekatan akibat sempat terjadinya penghentian operasional pemerintah (government shutdown):

Data Ketenagakerjaan (Rabu): Ekonom memprediksi penambahan 69.000 lapangan kerja pada Januari dengan tingkat pengangguran bertahan di angka 4,4% (level tertinggi dalam empat tahun).

Indeks Harga Konsumen/CPI (Jumat): Investor mencari bukti bahwa inflasi masih dalam tren menurun. Inflasi inti diprediksi akan tumbuh pada laju tahunan paling lambat sejak awal 2021.

Selain data ekonomi, sentimen pasar juga terguncang oleh laporan bahwa regulator China telah menyarankan lembaga keuangan domestiknya untuk membatasi kepemilikan surat utang AS (U.S. Treasuries).

Langkah ini diambil guna memitigasi risiko konsentrasi dan volatilitas pasar, meski diklaim tidak berkaitan dengan manuver geopolitik. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Emas Naik Semua di Pegadaian, Galeri 24 dan UBS Kompak Menguat

Harga Emas Naik Semua di Pegadaian, Galeri 24 dan UBS Kompak Menguat

Bisnis | Selasa, 10 Februari 2026 | 07:38 WIB

Pemerintah Cabut Izin 28 Perusahaan, Investor Asing Resah

Pemerintah Cabut Izin 28 Perusahaan, Investor Asing Resah

Bisnis | Senin, 09 Februari 2026 | 17:01 WIB

Nilai Tukar Rupiah Menguat Tipis di Senin Sore

Nilai Tukar Rupiah Menguat Tipis di Senin Sore

Bisnis | Senin, 09 Februari 2026 | 16:24 WIB

Harga Emas Stabil di Pegadaian, Pembeli Bisa Beli Tanpa Antre

Harga Emas Stabil di Pegadaian, Pembeli Bisa Beli Tanpa Antre

Bisnis | Senin, 09 Februari 2026 | 08:02 WIB

Emas ETF Global Diborong Investor Tembus 120 Ton, Efek Ancaman Perang Dunia?

Emas ETF Global Diborong Investor Tembus 120 Ton, Efek Ancaman Perang Dunia?

Bisnis | Minggu, 08 Februari 2026 | 13:13 WIB

Harga Emas Naik Pada Akhir Pekan, Galeri 24 dan UBS Kompak Meroket

Harga Emas Naik Pada Akhir Pekan, Galeri 24 dan UBS Kompak Meroket

Bisnis | Minggu, 08 Februari 2026 | 11:08 WIB

Terkini

Merdeka Gold Resources Ukir Sejarah, Saham EMAS Resmi Melantai di Bursa Hong Kong

Merdeka Gold Resources Ukir Sejarah, Saham EMAS Resmi Melantai di Bursa Hong Kong

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:18 WIB

IHSG Ambles 4,55% Sepekan, Kapitalisasi Pasar BEI Susut Rp486 Triliun

IHSG Ambles 4,55% Sepekan, Kapitalisasi Pasar BEI Susut Rp486 Triliun

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:31 WIB

60% Anak Muda Terkendala Modal Usaha

60% Anak Muda Terkendala Modal Usaha

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 08:01 WIB

Produk Tembakau Alternatif Ramai Digunakan, Edukasi Jadi Sorotan

Produk Tembakau Alternatif Ramai Digunakan, Edukasi Jadi Sorotan

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 07:51 WIB

Konsep Baru Transmigrasi, Mentrans Dorong Apartemen dan Rumah Susun untuk Pendatang

Konsep Baru Transmigrasi, Mentrans Dorong Apartemen dan Rumah Susun untuk Pendatang

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 07:18 WIB

Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal

Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 01:25 WIB

Perempuan Jadi Korban Jika Industri Tembakau Tertekan

Perempuan Jadi Korban Jika Industri Tembakau Tertekan

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:08 WIB

Pemadaman Bergilir Akibat Pemangkasan RKAB Batubara oleh Kementerian ESDM

Pemadaman Bergilir Akibat Pemangkasan RKAB Batubara oleh Kementerian ESDM

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:04 WIB

Hitung-hitungan Kerugian Negara dari Peredaran Rokok Ilegal

Hitung-hitungan Kerugian Negara dari Peredaran Rokok Ilegal

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:21 WIB

418 Ribu Penumpang Nikmati Diskon Kapal Feri, Kuota Masih Tersedia

418 Ribu Penumpang Nikmati Diskon Kapal Feri, Kuota Masih Tersedia

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:15 WIB

×