Masih Ada Potensi Longsor, Kementerian PU Percepat Penanganan Reruntuhan Tebing di Aceh Tengah

Dythia Novianty, Fakhri Fuadi Muflih

Kamis, 12 Februari 2026 | 07:38 WIB
Masih Ada Potensi Longsor, Kementerian PU Percepat Penanganan Reruntuhan Tebing di Aceh Tengah
Menteri PU, Dody Hanggodo. [PU.go.id]
baca 10 detik
  • Kementerian PU mempercepat penanganan tebing longsor di Aceh Tengah karena potensi bahaya lanjutan berdasarkan peninjauan langsung.
  • Penanganan komprehensif mencakup grouting, penanganan sungai, dan penguatan area terdampak untuk menghentikan pergerakan air bawah tanah.
  • Pemerintah berupaya menjaga jalur detour pertama sepanjang 1,2 km agar tidak ikut longsor demi stabilitas ekonomi pertanian.

Suara.com - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mempercepat penanganan runtuhan tebing di Kecamatan Ketol, Kabupaten Aceh Tengah, Provinsi Aceh. Hal ini dilakukan menyusul masih adanya potensi longsor di kawasan tersebut.

Menteri PU, Dody Hanggodo, menyatakan penanganan dilakukan secara komprehensif, tidak hanya pada titik longsoran, tetapi juga pada faktor pemicu di sekitarnya.

“Ada beberapa item yang akan kita kerjakan, mulai dari grouting, penanganan sungai, sampai penguatan di beberapa titik. Mesti kita lakukan penanganan cepat,” ujar Dody dalam keterangannya, Rabu (11/2/2026).

Berdasarkan hasil peninjauan lapangan, kawasan tersebut belum sepenuhnya stabil. Getaran masih terasa saat dilakukan pengecekan di lokasi, yang mengindikasikan adanya pergerakan air di bawah permukaan tanah.

“Saya minta pekerjaan fisiknya segera dilakukan, karena tadi saat kita meninjau, terasa ada getaran. Artinya area ini memang belum 100 persen secure. Di bawah ini masih ada pergerakan air dan itu harus kita hentikan,” ucapnya.

Kementerian PU mencatat terdapat dua jalur alternatif atau detour di sekitar lokasi terdampak. Jalur detour pertama memiliki panjang sekitar 1,2 kilometer, sementara detour kedua mencapai 5,2 kilometer.

Pemerintah berupaya mempertahankan jalur pertama agar tidak terdampak longsoran lanjutan.

“Kita punya detour kedua yang lebih panjang, tapi saya harapkan detour pertama ini tidak runtuh. Tinggal sekitar 80 meter lagi yang harus kita selamatkan, makanya saya arahkan agar pekerjaan bisa langsung dilakukan dengan cepat,” ungkapnya.

Secara teknis, penanganan dilakukan oleh Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh di bawah Direktorat Jenderal Bina Marga.

baca juga

Langkah yang ditempuh meliputi pengendalian aliran sungai agar tidak melimpas ke area longsoran, penanganan Sungai Pasangan, serta penutupan dan penguatan gua yang diduga menjadi jalur masuk air ke bawah jalan detour.

“Dari kajian bersama Kementerian PU dan Universitas Syiah Kuala, terindikasi ada sisipan air sungai yang masuk ke sini. Di dekat sungai kita akan tutup alirannya, lalu di antara gua dan jalan detour kita lakukan grouting supaya air tidak masuk dan tidak memperparah kondisi,” jelasnya.

Selain itu, penguatan lereng di sekitar lokasi juga dilakukan untuk mencegah runtuhan meluas. Kawasan tersebut berada di sekitar area perkebunan cabai berskala besar sehingga berpotensi menimbulkan dampak ekonomi jika longsor terus melebar.

“Kalau ini sampai melebar lagi, akan muncul masalah baru, termasuk gangguan produksi pertanian dan potensi inflasi. Makanya saya minta ini dikerjakan cepat supaya runtuhan tidak semakin melebar,” katanya.

Dody menegaskan percepatan penanganan tetap harus dibarengi dengan kualitas pekerjaan yang terjaga agar solusi yang diterapkan dapat bertahan dalam jangka panjang.

“Jadi karena banyak pekerjaan, pasti akan perlu waktu. Namun harapannya memang segera selesai secepat-cepatnya, tapi kualitas harus tetap kita jaga. Supaya apapun yang kita kerjakan hari ini, dapat bertahan lama hingga di masa mendatang,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BRI Peduli Salurkan Bantuan Tanggap Bencana bagi Korban Banjir dan Longsor di Cisarua Bandung Barat

BRI Peduli Salurkan Bantuan Tanggap Bencana bagi Korban Banjir dan Longsor di Cisarua Bandung Barat

Bisnis | Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:50 WIB

Kekeringan Landa Padang, Kementerian PU Respon Cepat Krisis Air di Padang

Kekeringan Landa Padang, Kementerian PU Respon Cepat Krisis Air di Padang

Bisnis | Senin, 26 Januari 2026 | 18:22 WIB

Tinjau Banjir Aek Garoga, Menteri PU Dorong Normalisasi Sungai hingga Sabo Dam

Tinjau Banjir Aek Garoga, Menteri PU Dorong Normalisasi Sungai hingga Sabo Dam

Bisnis | Senin, 26 Januari 2026 | 13:33 WIB

Gaspol Tangani Pascabencana Aceh, Menteri PU: Tak Boleh Ada Daerah Terisolir

Gaspol Tangani Pascabencana Aceh, Menteri PU: Tak Boleh Ada Daerah Terisolir

Bisnis | Senin, 26 Januari 2026 | 11:39 WIB

Janji Percepat Bangun Huntara, Menteri PU: Tak Ada Warga Aceh Tinggal di Tenda Saat Ramadan

Janji Percepat Bangun Huntara, Menteri PU: Tak Ada Warga Aceh Tinggal di Tenda Saat Ramadan

Bisnis | Minggu, 25 Januari 2026 | 20:10 WIB

Begini Spesifikasi Huntara di Aceh Tamiang untuk Korban Bencana

Begini Spesifikasi Huntara di Aceh Tamiang untuk Korban Bencana

Bisnis | Minggu, 25 Januari 2026 | 18:50 WIB

Terkini

Pungutan Liar kepada UMKM Bukan Tradisi yang Harus Dimaklumi

Pungutan Liar kepada UMKM Bukan Tradisi yang Harus Dimaklumi

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 14:10 WIB

Apakah Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober Libur Nasional? Ini Jawabannya

Apakah Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober Libur Nasional? Ini Jawabannya

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 14:10 WIB

Anggaran Habis, Program Mati: Ada yang Salah dengan Cara Pemerintah Bekerja

Anggaran Habis, Program Mati: Ada yang Salah dengan Cara Pemerintah Bekerja

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 14:10 WIB

Media Belanda Angkat Topi dengan Aksi Heroik Maarten Paes saat Lawan Malaysia

Media Belanda Angkat Topi dengan Aksi Heroik Maarten Paes saat Lawan Malaysia

Bola | Selasa, 29 September 2026 | 14:08 WIB

Bye Kusam dan Lelah di Siang Hari! 4 Spray Serum Vitamin C Bikin Glowing

Bye Kusam dan Lelah di Siang Hari! 4 Spray Serum Vitamin C Bikin Glowing

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 14:06 WIB

Digugat PPPSRS Kalibata City Rp1,03 Miliar, Wenwen Klaim Hanya Bantu Validasi Data Pemilih

Digugat PPPSRS Kalibata City Rp1,03 Miliar, Wenwen Klaim Hanya Bantu Validasi Data Pemilih

News | Selasa, 29 September 2026 | 14:06 WIB

8 Rekomendasi Moisturizer Lokal Minimarket, Bisa Mencerahkan Wajah hingga Cegah Penuaan

8 Rekomendasi Moisturizer Lokal Minimarket, Bisa Mencerahkan Wajah hingga Cegah Penuaan

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 14:03 WIB

Siak Kembali Diselimuti Kabut Asap, Kualitas Udara Level Tidak Sehat

Siak Kembali Diselimuti Kabut Asap, Kualitas Udara Level Tidak Sehat

Riau | Selasa, 29 September 2026 | 14:02 WIB

Kenapa Cuma Nama Ferdy Sambo? Rieke Diah Pitaloka Protes Pemaparan Ditjen PAS di DPR

Kenapa Cuma Nama Ferdy Sambo? Rieke Diah Pitaloka Protes Pemaparan Ditjen PAS di DPR

Video | Selasa, 29 September 2026 | 14:00 WIB

Review Film The Scout: Karakternya Menarik Kendati Emosinya Tertahan

Review Film The Scout: Karakternya Menarik Kendati Emosinya Tertahan

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 14:00 WIB

×