Janji Percepat Bangun Huntara, Menteri PU: Tak Ada Warga Aceh Tinggal di Tenda Saat Ramadan

Bangun Santoso, Fakhri Fuadi Muflih

Minggu, 25 Januari 2026 | 20:10 WIB
Janji Percepat Bangun Huntara, Menteri PU: Tak Ada Warga Aceh Tinggal di Tenda Saat Ramadan
Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo. (Suara.com/Bagaskara)
baca 10 detik
  • Kementerian PU mempercepat pembangunan 114 modul hunian sementara di Aceh Tamiang untuk 84 KK terdampak bencana.
  • Progres pembangunan huntara telah mencapai 98,75 persen dan ditargetkan selesai sebelum bulan Ramadan 2026.
  • Huntara dilengkapi fasilitas sanitasi, air bersih, listrik, serta area komunal untuk kenyamanan warga pascabencana.

Suara.com - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mendorong percepatan pembangunan hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak bencana di Provinsi Aceh.

Kementerian PU menargetkan tidak ada lagi masyarakat yang tinggal di tenda saat memasuki bulan suci Ramadan.

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan, progres pembangunan huntara tersebut telah mencapai 98,75 persen dan ditargetkan segera dapat dimanfaatkan warga.

"Kita dorong secepat-cepatnya agar segera selesai. Kita semua bekerja keras supaya saat Ramadan, kalau bisa nol warga yang tinggal di tenda. Kami ingin masyarakat bisa menjalankan ibadah Ramadan dengan lebih tenang dan maksimal,” kata Dody dalam keterangannya, Minggu (25/1/2026).

Kementerian PU membangun Huntara Aceh Tamiang dengan metode konstruksi modular. Pemerintah menggunakan sistem Modular Lite (MOLI) tanpa alat berat untuk mempercepat proses pembangunan di tengah kondisi pascabencana.

Pembangunan huntara itu menjadi bagian dari paket Penanganan Keadaan Darurat Pascabencana Aceh 1. Kementerian PU menyiapkan hunian sementara agar kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi selama masa transisi.

Huntara 1 di Aceh Tamiang berdiri di atas lahan seluas 5.427 meter persegi. Kementerian PU membangun total luas bangunan 2.052 meter persegi yang terdiri dari tujuh blok hunian dan mushola.

Kementerian PU membangun sebanyak 114 modul untuk menampung 84 kepala keluarga atau sekitar 336 jiwa. Pemerintah melengkapi kawasan huntara dengan 42 unit MCK untuk mendukung sanitasi warga.

Kementerian PU juga menyiapkan fasilitas penunjang di area huntara. Pemerintah membangun area komunal multifungsi, area jemur, mushola, genset, serta toren air untuk kebutuhan sehari-hari.

baca juga

Kementerian PU menyiapkan sistem pendukung air bersih yang berasal dari sumur bor dan tandon. Pemerintah mengolah air kotor menggunakan sistem biotek dan memasok listrik dari PLN.

Dody menegaskan penyelesaian huntara sebelum Ramadan menjadi bagian dari arahan Presiden Prabowo Subianto.

Dody menyebut penanganan pasca-bencana harus memperhatikan rasa aman dan kenyamanan warga dalam menjalankan ibadah.

“Itu sudah menjadi arah Bapak Presiden. Kita memberikan dukungan penuh kepada masyarakat, khususnya di Aceh dan Sumatera Barat yang mayoritas Muslim, agar saat Ramadan mereka bisa beribadah dengan lebih tenang, meskipun dalam kondisi pascabencana,” pungkas Dody.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Begini Spesifikasi Huntara di Aceh Tamiang untuk Korban Bencana

Begini Spesifikasi Huntara di Aceh Tamiang untuk Korban Bencana

Bisnis | Minggu, 25 Januari 2026 | 18:50 WIB

Tito Karnavian Resmikan Huntara Agam, Dorong Percepatan Bantuan dan Validasi Data Korban Bencana

Tito Karnavian Resmikan Huntara Agam, Dorong Percepatan Bantuan dan Validasi Data Korban Bencana

News | Minggu, 25 Januari 2026 | 10:27 WIB

Akses Terisolasi Jadi Tantangan Utama Pemulihan Pascabanjir Bandang Aceh Timur

Akses Terisolasi Jadi Tantangan Utama Pemulihan Pascabanjir Bandang Aceh Timur

News | Sabtu, 24 Januari 2026 | 14:22 WIB

Bersama TP PKK, Kasatgas Tito Karnavian Turun Langsung Bantu Warga Terdampak di Aceh Tamiang

Bersama TP PKK, Kasatgas Tito Karnavian Turun Langsung Bantu Warga Terdampak di Aceh Tamiang

News | Sabtu, 24 Januari 2026 | 10:44 WIB

Alhamdulillah, RSUD Aceh Tamiang Sudah Kembali Beroperasi

Alhamdulillah, RSUD Aceh Tamiang Sudah Kembali Beroperasi

Foto | Sabtu, 24 Januari 2026 | 08:00 WIB

Kasatgas Tito Dorong Pembukaan Akses dan Penataan Hunian Pascabencana di Aceh Timur

Kasatgas Tito Dorong Pembukaan Akses dan Penataan Hunian Pascabencana di Aceh Timur

News | Jum'at, 23 Januari 2026 | 20:53 WIB

Terkini

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:10 WIB

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:10 WIB

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:18 WIB

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:05 WIB

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:00 WIB

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:35 WIB

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:21 WIB

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:14 WIB

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:44 WIB

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:17 WIB

×