Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Bos Unilever (UNVR) Indonesia Lapor, Laba Tembus Rp7,6 Triliun di 2025

Mohammad Fadil Djailani

Kamis, 12 Februari 2026 | 10:09 WIB
Bos Unilever (UNVR) Indonesia Lapor, Laba Tembus Rp7,6 Triliun di 2025
Presiden Direktur Unilever Indonesia, Benjie Yap melaporkan laba bersih Unilever Indonesia (UNVR) mencapai Rp7,6 Triliun di 2025. Tangkapan Layar
baca 10 detik
  • Laba bersih UNVR 2025 capai Rp7,6 triliun berkat transformasi dan divestasi.
  • 16 Power Brands (Rinso, Bango, dll) tumbuh 9,1% dan kuasai 75% penjualan.
  • Arus kas naik 1,7x lipat menjadi Rp4,9 triliun dengan kondisi utang nol.

Suara.com - PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) membukukan kinerja keuangan yang solid sepanjang tahun buku 2025. Emiten raksasa konsumer ini berhasil mencatatkan laba bersih total sebesar Rp7,6 triliun, didorong oleh langkah transformasi strategis dan divestasi bisnis yang tepat sasaran.

Dalam laporan keuangan yang telah diaudit, Perseroan mengantongi penjualan bersih dari operasi yang masih berjalan (continuing operations) sebesar Rp31,9 triliun. Angka ini mencerminkan pertumbuhan sebesar 4,3% secara tahunan (yoy).

Presiden Direktur Unilever Indonesia, Benjie Yap mengungkapkan, capaian ini merupakan hasil dari momentum pemulihan yang terus menguat berkat perubahan struktural yang disiplin.

"Hasil kinerja kami menunjukkan bahwa langkah-langkah tegas yang kami terapkan telah memberikan dampak berkelanjutan, tercermin dari pertumbuhan dan peningkatan profitabilitas," ujar Benjie dalam konfrensi persnya secara virtual, Kamis (12/2/2026).

Jika menilik lebih dalam, laba bersih dari operasi yang masih berjalan mencapai Rp3,5 triliun, atau melesat 21,8% dibandingkan tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini semakin impresif jika biaya transformasi dikesampingkan, di mana laba bersih inti sejatinya berada di angka Rp4,1 triliun.

Kesehatan finansial UNVR juga terlihat dari arus kas bebas (free cash flow) yang mencapai Rp4,9 triliun, naik 1,7 kali lipat dibandingkan tahun lalu, dengan posisi utang nol.

Lonjakan laba total hingga Rp7,6 triliun sendiri turut dipengaruhi oleh keuntungan dari operasi yang dihentikan, termasuk hasil dari divestasi strategis bisnis Es Krim dan Teh Sariwangi.

Sepanjang 2025, Unilever menjalankan strategi "buang beban" dengan melepas kategori yang pertumbuhannya melambat. Fokus dialihkan pada 16 merek utama (Power Brands) seperti Pepsodent, Bango, Royco, Sunlight, dan Rinso.

Hasilnya nyata: ke-16 merek tersebut berkontribusi sebesar 75% dari total penjualan dengan angka pertumbuhan mencapai 9,1%. Selain itu, segmen dengan pertumbuhan tinggi kini menyumbang 9,8% terhadap portofolio perusahaan, naik dari sebelumnya 8,0%.

baca juga

Menatap tahun 2026, Benjie Yap tetap optimis meski mengakui adanya tantangan musiman. Penjualan pada kuartal I-2026 diprediksi sedikit melambat karena pergeseran waktu perayaan Idul Fitri yang lebih awal.

"Kami memulai 2026 dengan keyakinan pada fondasi yang telah dibangun. Prioritas kami tetap pada pertumbuhan yang didorong oleh kualitas dan volume, melampaui tren pasar," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sequis Life Perkuat Ekspansi dengan Catat RBC 572% dan Aset Rp23,43 Triliun

Sequis Life Perkuat Ekspansi dengan Catat RBC 572% dan Aset Rp23,43 Triliun

Bisnis | Senin, 09 Februari 2026 | 12:15 WIB

PANI Tutup 2025 dengan Pra Penjualan Rp4,3 Triliun, Capai Target 100%

PANI Tutup 2025 dengan Pra Penjualan Rp4,3 Triliun, Capai Target 100%

Bisnis | Sabtu, 07 Februari 2026 | 14:51 WIB

Bank Mandiri Raup Laba Rp56,3 Triliun di 2025, Ini Pendorongnya

Bank Mandiri Raup Laba Rp56,3 Triliun di 2025, Ini Pendorongnya

Bisnis | Kamis, 05 Februari 2026 | 16:41 WIB

Terkini

Berlaku Besok, IESR Ungkap Bahayanya Penerapan B50

Berlaku Besok, IESR Ungkap Bahayanya Penerapan B50

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:43 WIB

J Trust Bank (BCIC) Rombak Jajaran Direksi

J Trust Bank (BCIC) Rombak Jajaran Direksi

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:38 WIB

Insentif Mobil Listrik Tak Kunjung Jelas, Kemenperin Khawatir Penjualan Tertahan

Insentif Mobil Listrik Tak Kunjung Jelas, Kemenperin Khawatir Penjualan Tertahan

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:33 WIB

Target Swasembada Garam 2027 Dinilai Sulit Tercapai Tanpa Reformasi Impor

Target Swasembada Garam 2027 Dinilai Sulit Tercapai Tanpa Reformasi Impor

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:28 WIB

BUMN Logistik Baru Mulai Terbentuk, Merger dari 7 Perusahan

BUMN Logistik Baru Mulai Terbentuk, Merger dari 7 Perusahan

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:22 WIB

Vonis Nadiem Makarim Jadi Sorotan Media Internasional: Investor Asing Semakin Tak Percaya

Vonis Nadiem Makarim Jadi Sorotan Media Internasional: Investor Asing Semakin Tak Percaya

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 20:46 WIB

Tujuh BUMN Logistik Resmi Melebur di bawah PT Multi Terminal Indonesia

Tujuh BUMN Logistik Resmi Melebur di bawah PT Multi Terminal Indonesia

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 20:21 WIB

Dilema B50 vs Ekspor CPO, Kebijakan Ini Bisa Jadi Pedang Bermata Dua?

Dilema B50 vs Ekspor CPO, Kebijakan Ini Bisa Jadi Pedang Bermata Dua?

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 20:11 WIB

Pemadaman Listrik Hambat Industri Manufaktur di Juni 2026

Pemadaman Listrik Hambat Industri Manufaktur di Juni 2026

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 20:06 WIB

Brantas Abipraya Percepat Penyelesaian Sekolah Rakyat Kabupaten Bogor, Dukung Pemerataan Pendidikan

Brantas Abipraya Percepat Penyelesaian Sekolah Rakyat Kabupaten Bogor, Dukung Pemerataan Pendidikan

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 20:04 WIB

×