Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.813.000
Beli Rp2.675.000
IHSG 7.101,226
LQ45 684,142
Srikehati 332,003
JII 470,939
USD/IDR 17.319

Harga Emas dan Perak Dunia Melemah, Cooling Down Usai Akumulasi Naik

M Nurhadi | Suara.com

Kamis, 12 Februari 2026 | 12:36 WIB
Harga Emas dan Perak Dunia Melemah, Cooling Down Usai Akumulasi Naik
Ilustrasi perak dan emas [Unsplash/Zlaťáky.cz]
  • Harga emas, perak, platinum, dan paladium turun karena Dolar AS menguat setelah data ketenagakerjaan Januari melampaui ekspektasi.
  • Penguatan Dolar membuat logam mulia lebih mahal secara global, menahan harapan investor untuk pemotongan suku bunga The Fed segera.
  • Pasar menantikan rilis data inflasi dan klaim pengangguran mingguan untuk menentukan arah kebijakan suku bunga The Fed ke depan.

Suara.com - Harga emas dan perak dunia terpantau bergerak turun setelah mata uang Dolar Amerika Serikat (AS) menunjukkan keperkasaannya.

Penguatan greenback ini dipicu oleh rilis data ketenagakerjaan periode Januari yang melampaui ekspektasi pasar, sekaligus mendinginkan harapan investor akan pemangkasan suku bunga acuan dalam waktu dekat.

Berdasarkan data pasar terbaru, harga emas spot melemah 0,33% ke level US$ 5.068 per ons troi. Koreksi ini terjadi tepat sehari setelah sang logam kuning sempat menikmati lonjakan harga di atas 1%.

Di bursa berjangka AS, emas untuk kontrak pengiriman April juga terkikis 0,19% ke posisi US$ 5.087,89 per ons troi.

Nasib lebih kurang beruntung dialami oleh perak. Logam putih ini mencatatkan penurunan tajam hingga 1,1% ke level US$ 83,38 per ons troi, menghapus sebagian keuntungan besar setelah sebelumnya sempat terbang 4%.

Tak hanya emas dan perak, logam mulia lainnya seperti platinum dan paladium juga kompak memerah dengan penurunan masing-masing sebesar 0,16% dan 0,19%.

Mengutip laporan Reuters, reli indeks Dolar AS menjadi batu sandungan utama bagi komoditas logam mulia. Laporan ketenagakerjaan terbaru menunjukkan bahwa ekonomi Negeri Paman Sam masih berada dalam kondisi yang tangguh.

Secara tak terduga, penyerapan lapangan kerja meningkat pada Januari, sementara tingkat pengangguran berhasil turun ke level 4,3%.

Stabilitas di pasar tenaga kerja ini memberikan alasan kuat bagi Bank Sentral AS (The Fed) untuk tidak terburu-buru menurunkan suku bunga.

Dolar yang menguat secara otomatis membuat emas dan perak menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lain (seperti Rupiah), yang pada akhirnya menekan angka permintaan global.

Meski data Januari terlihat impresif, sejumlah pengamat ekonomi memberikan catatan kritis. Muncul dugaan bahwa data tersebut mungkin melebih-lebihkan kondisi riil di lapangan.

Fakta menunjukkan adanya revisi data tahun 2025 yang cukup drastis, di mana ekonomi AS sebenarnya hanya menambah 181.000 lapangan kerja, jauh dari perkiraan semula yang mencapai 584.000.

Analisis pasar memprediksi The Fed tetap akan menahan suku bunga tinggi hingga masa kepemimpinan Jerome Powell berakhir pada Mei mendatang.

Kebijakan pelonggaran atau pemangkasan bunga diproyeksikan baru akan dimulai pada Juni 2026. Namun, pelaku pasar juga mulai berspekulasi mengenai potensi kebijakan yang lebih longgar di bawah calon penggantinya, Kevin Warsh.

Saat ini, fokus dunia tertuju pada dua data krusial yang akan segera dirilis:

  • Klaim Pengangguran Mingguan: Dijadwalkan rilis Kamis waktu setempat.
  • Data Inflasi: Akan dirilis pada hari Jumat.

Kedua indikator ini akan menjadi kompas bagi arah kebijakan moneter AS selanjutnya, yang secara langsung akan menentukan apakah emas bisa kembali ke tren bullish atau justru melanjutkan koreksinya.


DISCLAIMER: Ulasan ini merupakan rangkap informasi mengenai pergerakan komoditas logam mulia berdasarkan data global per 12 Februari 2026.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bahlil: Presiden Instruksikan Cek Ulang Izin Tambang Emas Martabe

Bahlil: Presiden Instruksikan Cek Ulang Izin Tambang Emas Martabe

Bisnis | Kamis, 12 Februari 2026 | 11:20 WIB

Harga Emas Antam Masih Dibanderol Rp 2.947.000/Gram

Harga Emas Antam Masih Dibanderol Rp 2.947.000/Gram

Bisnis | Kamis, 12 Februari 2026 | 09:36 WIB

Bayaran Darah Loreng Perak

Bayaran Darah Loreng Perak

Your Say | Kamis, 12 Februari 2026 | 11:05 WIB

Harga Emas Hari Ini Naik, 11 Februari 2026 UBS dan Galeri 24 Kompak Meroket

Harga Emas Hari Ini Naik, 11 Februari 2026 UBS dan Galeri 24 Kompak Meroket

Bisnis | Rabu, 11 Februari 2026 | 07:49 WIB

Kilau Emas Menggoda, Pembiayaan BCA Syariah Melesat 238 Persen

Kilau Emas Menggoda, Pembiayaan BCA Syariah Melesat 238 Persen

Bisnis | Selasa, 10 Februari 2026 | 19:40 WIB

Anak Muda Wajib Tahu! 5 Tips Investasi Emas Jaminan Masa Depan Berkelas

Anak Muda Wajib Tahu! 5 Tips Investasi Emas Jaminan Masa Depan Berkelas

Your Say | Selasa, 10 Februari 2026 | 18:30 WIB

Terkini

Harga Emas Anjlok! Saatnya Borong Antam, UBS, dan Galeri24 Hari Ini?

Harga Emas Anjlok! Saatnya Borong Antam, UBS, dan Galeri24 Hari Ini?

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 07:56 WIB

Wall Street Ditutup Bervariasi, Harga Minyak Dunia Masih Jadi Biang Kerok

Wall Street Ditutup Bervariasi, Harga Minyak Dunia Masih Jadi Biang Kerok

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 07:53 WIB

BKI Mulai Ekspansi Sertifikasi dan Inspeksi ke Pembangkit Listrik

BKI Mulai Ekspansi Sertifikasi dan Inspeksi ke Pembangkit Listrik

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 07:48 WIB

Bank Mandiri Tebar Dividen Rp44,47 Triliun, Cek Jadwalnya

Bank Mandiri Tebar Dividen Rp44,47 Triliun, Cek Jadwalnya

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 07:48 WIB

Kinerja Bank Mandiri: Dividen Rp 44,47 T Siap Dibagikan, Intip Detail Buyback Saham

Kinerja Bank Mandiri: Dividen Rp 44,47 T Siap Dibagikan, Intip Detail Buyback Saham

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 07:37 WIB

460 Ribu Rekening Penipu Diblokir, Dana Rp169 Miliar Korban Berhasil Dikembalikan

460 Ribu Rekening Penipu Diblokir, Dana Rp169 Miliar Korban Berhasil Dikembalikan

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 07:34 WIB

Laporan Kinerja ISAT Kuartal I 2026, Buy atau Sell?

Laporan Kinerja ISAT Kuartal I 2026, Buy atau Sell?

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 07:24 WIB

BBRI Jaga Margin di Tengah Gejolak Suku Bunga, Kinerja Kuartal I Lampaui Ekspektasi Pasar

BBRI Jaga Margin di Tengah Gejolak Suku Bunga, Kinerja Kuartal I Lampaui Ekspektasi Pasar

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 06:52 WIB

Suku Bunga Deposito BRI Tahun 2026

Suku Bunga Deposito BRI Tahun 2026

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 22:21 WIB

Belanja Suku Cadang Lokal SMGR Tembus Rp809 Miliar di 2025

Belanja Suku Cadang Lokal SMGR Tembus Rp809 Miliar di 2025

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 20:09 WIB