Harga Emas dan Perak Dunia Melemah, Cooling Down Usai Akumulasi Naik

M Nurhadi | Suara.com

Kamis, 12 Februari 2026 | 12:36 WIB
Harga Emas dan Perak Dunia Melemah, Cooling Down Usai Akumulasi Naik
Ilustrasi perak dan emas [Unsplash/Zlaťáky.cz]
  • Harga emas, perak, platinum, dan paladium turun karena Dolar AS menguat setelah data ketenagakerjaan Januari melampaui ekspektasi.
  • Penguatan Dolar membuat logam mulia lebih mahal secara global, menahan harapan investor untuk pemotongan suku bunga The Fed segera.
  • Pasar menantikan rilis data inflasi dan klaim pengangguran mingguan untuk menentukan arah kebijakan suku bunga The Fed ke depan.

Suara.com - Harga emas dan perak dunia terpantau bergerak turun setelah mata uang Dolar Amerika Serikat (AS) menunjukkan keperkasaannya.

Penguatan greenback ini dipicu oleh rilis data ketenagakerjaan periode Januari yang melampaui ekspektasi pasar, sekaligus mendinginkan harapan investor akan pemangkasan suku bunga acuan dalam waktu dekat.

Berdasarkan data pasar terbaru, harga emas spot melemah 0,33% ke level US$ 5.068 per ons troi. Koreksi ini terjadi tepat sehari setelah sang logam kuning sempat menikmati lonjakan harga di atas 1%.

Di bursa berjangka AS, emas untuk kontrak pengiriman April juga terkikis 0,19% ke posisi US$ 5.087,89 per ons troi.

Nasib lebih kurang beruntung dialami oleh perak. Logam putih ini mencatatkan penurunan tajam hingga 1,1% ke level US$ 83,38 per ons troi, menghapus sebagian keuntungan besar setelah sebelumnya sempat terbang 4%.

Tak hanya emas dan perak, logam mulia lainnya seperti platinum dan paladium juga kompak memerah dengan penurunan masing-masing sebesar 0,16% dan 0,19%.

Mengutip laporan Reuters, reli indeks Dolar AS menjadi batu sandungan utama bagi komoditas logam mulia. Laporan ketenagakerjaan terbaru menunjukkan bahwa ekonomi Negeri Paman Sam masih berada dalam kondisi yang tangguh.

Secara tak terduga, penyerapan lapangan kerja meningkat pada Januari, sementara tingkat pengangguran berhasil turun ke level 4,3%.

Stabilitas di pasar tenaga kerja ini memberikan alasan kuat bagi Bank Sentral AS (The Fed) untuk tidak terburu-buru menurunkan suku bunga.

Dolar yang menguat secara otomatis membuat emas dan perak menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lain (seperti Rupiah), yang pada akhirnya menekan angka permintaan global.

Meski data Januari terlihat impresif, sejumlah pengamat ekonomi memberikan catatan kritis. Muncul dugaan bahwa data tersebut mungkin melebih-lebihkan kondisi riil di lapangan.

Fakta menunjukkan adanya revisi data tahun 2025 yang cukup drastis, di mana ekonomi AS sebenarnya hanya menambah 181.000 lapangan kerja, jauh dari perkiraan semula yang mencapai 584.000.

Analisis pasar memprediksi The Fed tetap akan menahan suku bunga tinggi hingga masa kepemimpinan Jerome Powell berakhir pada Mei mendatang.

Kebijakan pelonggaran atau pemangkasan bunga diproyeksikan baru akan dimulai pada Juni 2026. Namun, pelaku pasar juga mulai berspekulasi mengenai potensi kebijakan yang lebih longgar di bawah calon penggantinya, Kevin Warsh.

Saat ini, fokus dunia tertuju pada dua data krusial yang akan segera dirilis:

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bahlil: Presiden Instruksikan Cek Ulang Izin Tambang Emas Martabe

Bahlil: Presiden Instruksikan Cek Ulang Izin Tambang Emas Martabe

Bisnis | Kamis, 12 Februari 2026 | 11:20 WIB

Harga Emas Antam Masih Dibanderol Rp 2.947.000/Gram

Harga Emas Antam Masih Dibanderol Rp 2.947.000/Gram

Bisnis | Kamis, 12 Februari 2026 | 09:36 WIB

Bayaran Darah Loreng Perak

Bayaran Darah Loreng Perak

Your Say | Kamis, 12 Februari 2026 | 11:05 WIB

Harga Emas Hari Ini Naik, 11 Februari 2026 UBS dan Galeri 24 Kompak Meroket

Harga Emas Hari Ini Naik, 11 Februari 2026 UBS dan Galeri 24 Kompak Meroket

Bisnis | Rabu, 11 Februari 2026 | 07:49 WIB

Kilau Emas Menggoda, Pembiayaan BCA Syariah Melesat 238 Persen

Kilau Emas Menggoda, Pembiayaan BCA Syariah Melesat 238 Persen

Bisnis | Selasa, 10 Februari 2026 | 19:40 WIB

Anak Muda Wajib Tahu! 5 Tips Investasi Emas Jaminan Masa Depan Berkelas

Anak Muda Wajib Tahu! 5 Tips Investasi Emas Jaminan Masa Depan Berkelas

Your Say | Selasa, 10 Februari 2026 | 18:30 WIB

Terkini

Pertamina Tegaskan Harga BBM Pertamax Cs Belum Naik pada 1 April

Pertamina Tegaskan Harga BBM Pertamax Cs Belum Naik pada 1 April

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:27 WIB

WFH ASN Daerah: Lokasi Ponsel Akan Dipantau, Wajib Respons Sebelum 5 Menit

WFH ASN Daerah: Lokasi Ponsel Akan Dipantau, Wajib Respons Sebelum 5 Menit

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:20 WIB

Konflik Timur Tengah Paksa Pemerintah Terapkan B50 di Juli Tahun Ini

Konflik Timur Tengah Paksa Pemerintah Terapkan B50 di Juli Tahun Ini

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:18 WIB

Rincian 8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global

Rincian 8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:16 WIB

Bahlil: RI Dapat Pasokan Minyak Baru Pengganti Timur Tengah

Bahlil: RI Dapat Pasokan Minyak Baru Pengganti Timur Tengah

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:55 WIB

Skema MBG Diatur Ulang untuk Menghemat Rp20 Triliun di Tengah Krisis Energi

Skema MBG Diatur Ulang untuk Menghemat Rp20 Triliun di Tengah Krisis Energi

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:48 WIB

Usai ASN, Menaker Segera Berlakukan WFH untuk Karyawan Swasta

Usai ASN, Menaker Segera Berlakukan WFH untuk Karyawan Swasta

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:38 WIB

ASN Wajib WFH Sehari Mulai 1 April Besok

ASN Wajib WFH Sehari Mulai 1 April Besok

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:37 WIB

Rupiah Terus Melemah Akibat Konflik Timur Tengah, Kemenperin: Gunakan Skema LCT

Rupiah Terus Melemah Akibat Konflik Timur Tengah, Kemenperin: Gunakan Skema LCT

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:31 WIB

Pemerintah Hemat Rp 260 Triliun dari Kebijakan WFH Hingga Pembatasan BBM

Pemerintah Hemat Rp 260 Triliun dari Kebijakan WFH Hingga Pembatasan BBM

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:28 WIB