Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Temui MSCI 2 Jam, Luhut Paparkan Strategi Benahi Pasar Saham dan Sistem AI BEI

Achmad Fauzi | Suara.com

Jum'at, 13 Februari 2026 | 15:04 WIB
Temui MSCI 2 Jam, Luhut Paparkan Strategi Benahi Pasar Saham dan Sistem AI BEI
Luhut Binsar Pandjaitan. (Instagram @luhut.pandjaitan)
  • Ketua DEN, Luhut Binsar Pandjaitan, bertemu MSCI di Jakarta membahas penguatan pasar saham dan strategi pemerintah.
  • Pemerintah fokus mengembangkan teknologi, termasuk AI, pada sistem pemerintahan dan pasar modal Indonesia berdasarkan diskusi tersebut.
  • MSCI menekankan pentingnya independensi dan transparansi pasar modal Indonesia agar mudah memenuhi syarat investor.

Suara.com - Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Pandjaitan, mengumbar pertemuannya dengan Morgan Stanley Capital International (MSCI) di Kantornya. Salah satu yang dibahas, yaitu kondisi pasar saham Indonesia.

Pertemuan yang berlangsung hampir dua jam ini, Luhut memaparkan semua strategi yang dilakukan pemerintah untuk penguatan pasar keuangan.

"Jadi, MSCI datang ke kantor saya, kami diskusi hampir dua jam. Kami diskusi panjang," ujarnya di kantor DEN, Jakarta, Jumat (13/2/2026).

Ilustarsi [Suara.com/Ist/MSCI-Gemini]
Ilustarsi [Suara.com/Ist/MSCI-Gemini]

Selain itu, Luhut juga bilang ke MSCI bahwa pemerintah juga fokus pada pengembangan teknologi di sistem pemerintah. Hal ini sudah berjalan di pemerintah daerah Banyuwangi, Jawa Timur.

Tak hanya di pemerintahan, penggunaan teknologi juga akan menyasar ke pasar saham RI. Bahkan, Mantan Menko Maritim dan Investasi era Presiden Jokowi ini telah mengutus tim ke Bursa Efek Indonesia untuk rencana tersebut.

"Kemarin memang kami agak kecewa, karena saya kirim tim juga ke pasar modal untuk melihat dan berdiskusi mengenai AI. Mereka mengatakan sudah punya, tetapi menurut saya belum seperti yang kami bayangkan, karena masih banyak masalah," imbuhnya.

Luhut menambahkan, syarat-syarat yang diberikan MSCI, seharusnya telah bisa dipenuhi oleh pemangku kepentingan pasar modal. Apalagi, syarat itu justru bisa menguntungkan pasar saham Indonesia, jika dapat kepercayaan investor.

"Kami berharap hal itu juga terjadi di Indonesia. Morgan Stanley juga menyampaikan, jika pemerintah berkomitmen memperkuat independensi dan transparansi, saya kira hal itu tidak terlalu sulit untuk dicapai," imbuhnya.

Sebelumnya, Penyedia indeks global, MSCI (Morgan Stanley Capital International), akhirnya memberikan pernyataan resmi terkait dialog mereka dengan otoritas pasar modal Indonesia.

Pernyataan ini muncul hanya selang sehari setelah pertemuan krusial yang membahas kekhawatiran transparansi data investor yang sempat memicu guncangan hebat di lantai bursa tanah air.

Dalam keterangan resminya kepada Reuters pada Selasa (3/2/2026), MSCI memilih untuk menjaga kerahasiaan rincian dialog tersebut.

Sebagai bagian dari kerangka kerja tata kelola dan konsultasi indeks standar kami, MSCI secara teratur berinteraksi dengan pelaku pasar dan pemangku kepentingan terkait. Kami tidak berkomentar tentang diskusi individual," tulis keterangan MSCI yang dikutip via Reuters.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Luhut Ikut Buka Suara soal Tambang Emas Martabe: Tak Ada Tekanan dari Luar!

Luhut Ikut Buka Suara soal Tambang Emas Martabe: Tak Ada Tekanan dari Luar!

Bisnis | Jum'at, 13 Februari 2026 | 14:05 WIB

Soal Pejabat Baru BEI-OJK, Luhut Ikut Cawe-cawe ke Prabowo: Nanti Sore Saya Sampaikan ke Presiden

Soal Pejabat Baru BEI-OJK, Luhut Ikut Cawe-cawe ke Prabowo: Nanti Sore Saya Sampaikan ke Presiden

Bisnis | Jum'at, 13 Februari 2026 | 13:39 WIB

Luhut: Ekonomi Tumbuh 5% Bukan Prestasi, Target 8% Harga Mati!

Luhut: Ekonomi Tumbuh 5% Bukan Prestasi, Target 8% Harga Mati!

Bisnis | Jum'at, 13 Februari 2026 | 11:54 WIB

Terkini

BRI Consumer Expo 2026 Hadirkan Solusi Finansial Lengkap di Jakarta

BRI Consumer Expo 2026 Hadirkan Solusi Finansial Lengkap di Jakarta

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:34 WIB

Kadin China Protes Kenaikan Pajak RI, Purbaya: Kami Mementingkan Kepentingan Negara Kita

Kadin China Protes Kenaikan Pajak RI, Purbaya: Kami Mementingkan Kepentingan Negara Kita

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:24 WIB

Purbaya Siapkan Stimulus Baru di Q2 2026, Ada Insentif Mobil Listrik hingga Pendanaan Industri

Purbaya Siapkan Stimulus Baru di Q2 2026, Ada Insentif Mobil Listrik hingga Pendanaan Industri

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:30 WIB

Purbaya Pamer Satgas Debottlenecking Kantongi Investasi 30 Miliar USD

Purbaya Pamer Satgas Debottlenecking Kantongi Investasi 30 Miliar USD

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 17:09 WIB

Purbaya Ramal Perang AS vs Iran Berakhir September 2026

Purbaya Ramal Perang AS vs Iran Berakhir September 2026

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:58 WIB

Sempat Tolak, Ini Alasan Purbaya Akhirnya Kasih Insentif Mobil Listrik

Sempat Tolak, Ini Alasan Purbaya Akhirnya Kasih Insentif Mobil Listrik

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:48 WIB

Bank Indonesia dan Bank Negara Malaysia Perkuat Sektor Moneter dan Sistem Pembayaran

Bank Indonesia dan Bank Negara Malaysia Perkuat Sektor Moneter dan Sistem Pembayaran

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:47 WIB

Warga Jabodetabek Kabur Liburan, Kendaraan Padati Jalan Tol

Warga Jabodetabek Kabur Liburan, Kendaraan Padati Jalan Tol

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:31 WIB

Alasan Panas Bumi Jadi Pusat Pengembangan Energi terbarukan

Alasan Panas Bumi Jadi Pusat Pengembangan Energi terbarukan

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:22 WIB

Kemenhub Restui Maskapai Naikkan Fuel Surchage 50%, Tiket Pesawat Ikut Melonjak?

Kemenhub Restui Maskapai Naikkan Fuel Surchage 50%, Tiket Pesawat Ikut Melonjak?

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:17 WIB