Soal Pejabat Baru BEI-OJK, Luhut Ikut Cawe-cawe ke Prabowo: Nanti Sore Saya Sampaikan ke Presiden

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Jum'at, 13 Februari 2026 | 13:39 WIB
Soal Pejabat Baru BEI-OJK, Luhut Ikut Cawe-cawe ke Prabowo: Nanti Sore Saya Sampaikan ke Presiden
Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan rencananya untuk mengusulkan struktur calon pejabat baru Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI) langsung kepada Presiden Prabowo Subianto.[ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A].
  • Luhut usul pejabat muda OJK-BEI ke Prabowo demi kredibilitas pasar modal.
  • Reformasi pasar modal bidik target dana masuk 9 kali lipat seperti India.
  • DEN siapkan struktur pejabat baru yang transparan dan anti-intervensi.

Suara.com - Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan mulai bergerak melakukan "bersih-bersih" di sektor keuangan. Luhut mengungkapkan rencananya untuk mengusulkan struktur calon pejabat baru Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI) langsung kepada Presiden Prabowo Subianto.

Langkah ini diambil sebagai bagian dari strategi besar pemerintah dalam mereformasi pasar modal tanah air. Luhut menegaskan, sosok yang dibutuhkan untuk memimpin lembaga krusial tersebut bukan sekadar figur populer, melainkan anak muda yang memiliki integritas tinggi.

"Saya juga berpikir, usulan saya mungkin nanti saya akan lapor ke Bapak Presiden, cari saja anak muda. Kenapa musti orang-orang terkenal? Cari anak muda yang punya pengalaman, yang punya kredibilitas, untuk menjadi misalnya di OJK, pasar modal, yang tidak bisa diintervensi siapa-siapa," ujar Luhut saat ditemui di Kantor DEN, Jakarta, Jumat (13/2/2026).

Luhut menjelaskan bahwa dirinya telah melakukan kajian mendalam di berbagai tempat untuk menyusun formula struktur yang ideal. Ia meyakini, usulan ini akan selaras dengan visi Presiden Prabowo yang mengedepankan transparansi dan kepentingan nasional.

Menurutnya, Presiden Prabowo sangat berkomitmen pada reformasi pasar modal. Ia pun merujuk pada keberhasilan India yang mampu menarik arus modal masuk (inflow) hingga sembilan kali lipat lebih besar dibanding modal keluar (outflow) setelah melakukan reformasi serupa.

"Nanti kami sore ketemu Bapak Presiden, kami akan sampaikan. Karena pengalaman India, begitu mereka melakukan reformasi dengan baik, membangun kredibilitas bagus, uang yang masuk itu 9 kali lebih besar dari dana yang keluar. Kita juga berharap itu terjadi di Indonesia," tegasnya.

Luhut berharap, dengan menempatkan sosok yang "anti-intervensi" di OJK dan BEI, kepercayaan investor global terhadap pasar modal Indonesia akan meningkat drastis, sekaligus memperkuat fondasi ekonomi nasional di bawah kepemimpinan Prabowo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Lanjutkan Tren Negatif di Sesi Pertama, 387 Saham Anjlok

IHSG Lanjutkan Tren Negatif di Sesi Pertama, 387 Saham Anjlok

Bisnis | Jum'at, 13 Februari 2026 | 13:12 WIB

Heboh! Nagita Slavina Bidik Saham VISI, Bosnya Bilang Lagi Tahap Nego

Heboh! Nagita Slavina Bidik Saham VISI, Bosnya Bilang Lagi Tahap Nego

Bisnis | Jum'at, 13 Februari 2026 | 13:05 WIB

Purbaya Minta Publik Tak Banyak Protes MBG, Klaim Dibutuhkan Masyarakat

Purbaya Minta Publik Tak Banyak Protes MBG, Klaim Dibutuhkan Masyarakat

Bisnis | Jum'at, 13 Februari 2026 | 13:05 WIB

Terkini

Pemerintah Akan Larang Alih Fungsi Sawah, Sedang Siapkan Sanksi

Pemerintah Akan Larang Alih Fungsi Sawah, Sedang Siapkan Sanksi

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 21:11 WIB

Mentan Optimistis Stok Pangan Aman Hadapi Fenomena El Nino Godzilla

Mentan Optimistis Stok Pangan Aman Hadapi Fenomena El Nino Godzilla

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 21:07 WIB

Beredar Info Harga Pertamax Tembus Rp17.850 per Liter 1 April, Pertamina: Belum Pasti

Beredar Info Harga Pertamax Tembus Rp17.850 per Liter 1 April, Pertamina: Belum Pasti

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 20:28 WIB

Dari Limbah Jadi Energi, Biomassa Sawit RI Kuasai Pasar Jepang

Dari Limbah Jadi Energi, Biomassa Sawit RI Kuasai Pasar Jepang

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:29 WIB

Aset Kripto Jadi Pelarian Saat Saham Loyo, Tapi Tetap Berisiko

Aset Kripto Jadi Pelarian Saat Saham Loyo, Tapi Tetap Berisiko

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:20 WIB

Negara-negara Asing Mulai Antre Beli Pupuk dari Indonesia

Negara-negara Asing Mulai Antre Beli Pupuk dari Indonesia

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:16 WIB

Wacana Kemasan Polos Disorot, Rokok Ilegal Diprediksi Melonjak Tajam

Wacana Kemasan Polos Disorot, Rokok Ilegal Diprediksi Melonjak Tajam

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:09 WIB

RI Dapat Berkah dari Perang AS dan Iran, Bisa Jadi Raja Eksportir Pupuk Urea

RI Dapat Berkah dari Perang AS dan Iran, Bisa Jadi Raja Eksportir Pupuk Urea

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 19:04 WIB

Pegadaian Tembus Pasar Global, Ekspansi ke Timor Leste di Usia 125 Tahun

Pegadaian Tembus Pasar Global, Ekspansi ke Timor Leste di Usia 125 Tahun

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 18:59 WIB

Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina

Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 18:58 WIB