Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.599.000
Beli Rp2.495.000
IHSG 5.744,556
LQ45 565,493
Srikehati 279,472
JII 338,217
USD/IDR 17.989

Menanti Hasil Negosiasi AS-Iran, Harga Minyak Dunia Bergerak Tipis

Mohammad Fadil Djailani, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Senin, 16 Februari 2026 | 11:39 WIB
Menanti Hasil Negosiasi AS-Iran, Harga Minyak Dunia Bergerak Tipis
Ilustrasi harga minyak dunia meningkat. (Shutterstock)
baca 10 detik
  • Brent di USD 67,72 & WTI USD 62,86 saat pasar menanti hasil perundingan AS-Iran.
  • Ketegangan militer menahan harga minyak agar tidak merosot lebih dalam
  • Produksi minyak akan dinaikkan pada April guna penuhi permintaan musim panas.

Suara.com - Harga minyak mentah dunia terpantau stabil pada perdagangan Senin (16/2/2026). Pelaku pasar cenderung wait and see menanti hasil negosiasi antara Amerika Serikat (AS) dan Iran, di tengah kekhawatiran gangguan pasokan akibat ketegangan geopolitik.

Mengutip laporan Reuters, harga minyak mentah Brent berjangka turun tipis 3 sen ke level USD 67,72 per barel pada pukul 08.56 WIB. Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS berada di angka USD 62,86 per barel, juga turun 3 sen. Sebagai catatan, tidak ada penyelesaian transaksi WTI hari ini karena libur pasar di AS.

Pelemahan tipis ini melanjutkan tren akhir pekan lalu, di mana Brent terkoreksi 0,5% dan WTI turun 1%. Sentimen negatif dipicu oleh pernyataan Presiden AS terkait potensi kesepakatan dengan Teheran dalam waktu dekat.

AS dan Iran dijadwalkan memulai putaran kedua pembicaraan nuklir di Jenewa pada Selasa besok. Pihak Iran menargetkan kesepakatan ekonomi yang menguntungkan, khususnya di sektor energi, pertambangan, dan pengadaan pesawat.

Namun, ketegangan militer tetap membayangi. AS dilaporkan telah mengerahkan kapal induk kedua sebagai langkah antisipasi. Di sisi lain, Garda Revolusi Iran mengancam akan membalas setiap serangan terhadap wilayah mereka dengan menyasar pangkalan militer AS.

Di tengah ketidakpastian ini, aliansi OPEC+ dikabarkan berencana meningkatkan kembali volume produksi pada April mendatang. Langkah ini diambil guna mengantisipasi lonjakan permintaan energi saat memasuki musim panas.

Analis pasar IG, Tony Sycamore, menilai harga saat ini masih tertahan oleh "premi risiko" geopolitik.

"Ekspektasi kesepakatan sebenarnya sangat rendah. Ini kemungkinan hanya ketenangan sebelum badai. Jika dukungan geopolitik itu tidak ada, harga WTI kemungkinan sudah di bawah USD 60 pagi ini," ujar Sycamore.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Minyak Stabil di Tengah Bayang-bayang Surplus Pasokan Venezuela

Harga Minyak Stabil di Tengah Bayang-bayang Surplus Pasokan Venezuela

Bisnis | Jum'at, 13 Februari 2026 | 14:06 WIB

Sentimen Geopolitik AS-Iran, Harga Minyak Dunia Merangkak Naik

Sentimen Geopolitik AS-Iran, Harga Minyak Dunia Merangkak Naik

Tekno | Kamis, 12 Februari 2026 | 11:04 WIB

Harga Minyak Stabil di Tengah Ketegangan Diplomatik AS - Iran

Harga Minyak Stabil di Tengah Ketegangan Diplomatik AS - Iran

Bisnis | Rabu, 11 Februari 2026 | 11:52 WIB

Terkini

Ada Risiko Downgrade IHSG Meski Tekanan Isu MSCI Mulai Reda

Ada Risiko Downgrade IHSG Meski Tekanan Isu MSCI Mulai Reda

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:12 WIB

Pertamina Tepat Belum Turunkan Harga Pertamax

Pertamina Tepat Belum Turunkan Harga Pertamax

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:04 WIB

Semester II-2026 Penuh Tekanan, Investor Saham Diminta Bersiap

Semester II-2026 Penuh Tekanan, Investor Saham Diminta Bersiap

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:35 WIB

Sinar Mas Land dan 2 Universitas Terkemuka Perluas Akses Pendidikan Global di BSD City

Sinar Mas Land dan 2 Universitas Terkemuka Perluas Akses Pendidikan Global di BSD City

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:27 WIB

Purbaya Akhirnya Turun Tangan soal Pajak JHT usai Diprotes Buruh

Purbaya Akhirnya Turun Tangan soal Pajak JHT usai Diprotes Buruh

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:20 WIB

Pasar Kripto RI Makin Dilirik, BTSE Indonesia Kini Jadi Pemain Baru

Pasar Kripto RI Makin Dilirik, BTSE Indonesia Kini Jadi Pemain Baru

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 21:05 WIB

Transformasi Industri Rendah Karbon Digenjot demi Target Net Zero Emission 2050

Transformasi Industri Rendah Karbon Digenjot demi Target Net Zero Emission 2050

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:51 WIB

Ratusan Santri Antusias Ikuti Beragam Aktivitas di Junior Miners Fun Fest 2026

Ratusan Santri Antusias Ikuti Beragam Aktivitas di Junior Miners Fun Fest 2026

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:29 WIB

Negara di Eropa Mendadak Jor-joran Belanja Militer, Ada Isu Perang Besar?

Negara di Eropa Mendadak Jor-joran Belanja Militer, Ada Isu Perang Besar?

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:17 WIB

Manajemen dan Komunitas Gim Digital di Indonesia Mulai Dilirik Investor

Manajemen dan Komunitas Gim Digital di Indonesia Mulai Dilirik Investor

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:15 WIB

×