Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Harga Minyak Stabil di Tengah Bayang-bayang Surplus Pasokan Venezuela

Dythia Novianty, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Jum'at, 13 Februari 2026 | 14:06 WIB
Harga Minyak Stabil di Tengah Bayang-bayang Surplus Pasokan Venezuela
Ilustrasi harga minyak dunia [Shutterstock]
baca 10 detik
  • Harga minyak stabil pada Jumat, 13 Februari 2026, dipicu meredanya tensi Iran dan proyeksi surplus pasokan global.
  • Sinyal diplomasi Presiden Trump meredam kekhawatiran gangguan pasokan yang sebelumnya menaikkan harga minyak mentah.
  • Faktor tekanan harga juga berasal dari proyeksi IEA surplus pasokan serta potensi tambahan minyak dari Venezuela.

Suara.com - Harga minyak stabil pada perdagangan Jumat 13 Februari 2026, setelah sempat terkoreksi di sesi sebelumnya.

Tren penurunan mingguan selama dua pekan berturut-turut ini, dipicu oleh mulai meredanya tensi geopolitik terkait Iran yang sebelumnya dikhawatirkan mengganggu jalur suplai. 

Selain itu, proyeksi pasar yang menunjukkan adanya surplus pasokan dibandingkan permintaan sepanjang tahun ini turut menekan pergerakan harga.

Mengutip dari Investing.com, harga minyak mentah Brent berjangka naik 3 sen, atau 0,04 persen, menjadi 67,55 dolar AS per barel pada pukul 02.05 GMT (09.05 WIB) setelah turun 2,7 persen pada sesi sebelumnya.

Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS naik 1 sen, atau 0,02 persen  menjadi 62,85 dolar AS setelah turun 2,8 persen. 

Harga minyak dunia menunjukkan tren melemah sepanjang minggu ini, dengan Brent diperkirakan turun 0,8 persen dan WTI terkoreksi 1,1 persen.

Meskipun sempat melonjak akibat isu serangan militer AS terhadap fasilitas nuklir Iran, sentimen pasar berbalik arah (reversal) setelah Presiden AS Donald Trump memberikan sinyal diplomasi.

Donald Trump. [Dok. Antara]
Donald Trump. [Dok. Antara]

Pernyataan Trump mengenai peluang kesepakatan dengan Iran dalam waktu dekat efektif meredam kekhawatiran gangguan pasokan dan menyeret harga minyak lebih rendah.

Analis IG, Tony Sycamore, menjelaskan bahwa harga minyak mengalami tekanan seiring adanya indikasi bahwa AS berupaya memperpanjang durasi negosiasi nuklir dengan Iran.

baca juga

Langkah diplomasi ini dinilai berhasil meredakan kekhawatiran pasar terhadap gangguan pasokan mendadak, sehingga "premi risiko" yang sebelumnya melambungkan harga kini mulai menyusut.

Selain faktor redanya ketegangan dengan Iran, laporan bulanan IEA turut memberikan tekanan pada harga minyak dengan memangkas proyeksi pertumbuhan permintaan global. IEA memperkirakan pasar akan mengalami surplus pasokan tahun ini. 

Menurut Sycamore, penurunan harga kian tajam menyusul laporan membengkaknya cadangan minyak mentah AS serta spekulasi pasar mengenai masuknya pasokan tambahan dari Venezuela dalam waktu dekat.

"Ada harapan bahwa pasokan minyak Venezuela akan kembali ke tingkat sebelum blokade dalam beberapa bulan mendatang," katanya. 

Sycamore menyebut peningkatan itu dari 880.000 barel per hari menjadi sekitar 1,2 juta barel per hari.

Pejabat energi Gedung Putih menyebut bahwa Departemen Keuangan AS berencana merilis tambahan pelonggaran sanksi terhadap sektor energi Venezuela pekan ini.

Langkah tersebut diharapkan dapat membuka jalan bagi lebih banyak pasokan minyak dari negara Amerika Selatan tersebut untuk masuk kembali ke pasar global.

Menteri Energi AS, Chris Wright, mengatakan pada hari Kamis bahwa penjualan minyak dari Venezuela yang dikendalikan oleh AS telah mencapai lebih dari 1 miliar dolar AS sejak penangkapan Presiden Nicolas Maduro pada bulan Januari dan dalam beberapa bulan mendatang akan menghasilkan tambahan 5 miliar dolar AS.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Minyak Stabil Pasca Kenaikan Ekstrem Imbas Krisis Iran, AS dan Venezuela

Harga Minyak Stabil Pasca Kenaikan Ekstrem Imbas Krisis Iran, AS dan Venezuela

Bisnis | Jum'at, 16 Januari 2026 | 10:33 WIB

Tensi Iran Mereda, Harga Minyak Dunia Anjlok Lebih dari 2 Persen di Pasar Asia

Tensi Iran Mereda, Harga Minyak Dunia Anjlok Lebih dari 2 Persen di Pasar Asia

Bisnis | Kamis, 15 Januari 2026 | 11:27 WIB

Ekspor Venezuela Meluncur, Tren Kenaikan Harga Minyak Terhenti

Ekspor Venezuela Meluncur, Tren Kenaikan Harga Minyak Terhenti

Bisnis | Rabu, 14 Januari 2026 | 10:53 WIB

Harga Minyak Dunia Terguncang: Geopolitik AS, Iran dan Venezuela Jadi Penentu

Harga Minyak Dunia Terguncang: Geopolitik AS, Iran dan Venezuela Jadi Penentu

Bisnis | Selasa, 13 Januari 2026 | 11:21 WIB

Ketegangan Iran Picu Kenaikan Harga Minyak, Brent Tembus 64 Dolar AS per Barel

Ketegangan Iran Picu Kenaikan Harga Minyak, Brent Tembus 64 Dolar AS per Barel

Bisnis | Selasa, 13 Januari 2026 | 11:15 WIB

Harga Minyak Melandai: Antara Krisis Iran dan Ekspor Baru Venezuela

Harga Minyak Melandai: Antara Krisis Iran dan Ekspor Baru Venezuela

Bisnis | Senin, 12 Januari 2026 | 11:07 WIB

Terkini

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:18 WIB

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Sport | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:54 WIB

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:28 WIB

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

Riau | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:17 WIB

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:10 WIB

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×