Sentimen Geopolitik AS-Iran, Harga Minyak Dunia Merangkak Naik

Dythia Novianty, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Kamis, 12 Februari 2026 | 11:04 WIB
Sentimen Geopolitik AS-Iran, Harga Minyak Dunia Merangkak Naik
Ilustrasi harga minyak dunia meningkat. (Shutterstock)
baca 10 detik
  • Harga minyak Brent dan WTI naik tipis pada Kamis 12 Februari 2025 karena kekhawatiran ketegangan AS-Iran.
  • Presiden Trump mengindikasikan potensi ancaman militer ke Timur Tengah meskipun jalur diplomasi tetap terbuka.
  • Kekuatan ekonomi Amerika Serikat dan rendahnya inventaris global mendukung ekspektasi harga minyak akan terus menguat.

Suara.com - Harga minyak naik tipis pada Kamis 12 Februari 2025,  karena investor khawatir meningkatnya ketegangan antara AS dan Iran.

Mengutip dari Reuters, harga minyak mentah Brent berjangka naik 34 sen, atau 0,49 persen, menjadi 69,74 dolar AS per barel pada pukul 01.26 GMT (08.26 WIB). Minyak mentah West Texas Intermediate AS naik 37 sen, atau 0,57 persen, menjadi 65,00 dolar AS per barel. 

Kedua harga patokan minyak mentah kompak menguat pada penutupan perdagangan Rabu. Brent naik 0,87 persen sementara WTI mencatat kenaikan di atas 1,05 persen. 

Hal ini terjadi karena kecemasan pasar terhadap konflik AS-Iran memberikan dampak yang lebih kuat dibandingkan sentimen negatif dari peningkatan stok minyak domestik AS.

Pasca-pertemuan dengan PM Israel Benjamin Netanyahu pada Rabu, Presiden AS Donald Trump mengakui belum ada kesepakatan konkret mengenai langkah selanjutnya terhadap Iran. 

Kendati demikian, Trump memastikan jalur diplomasi tetap terbuka. Di sisi lain, ia juga memberikan sinyal ancaman militer dengan mempertimbangkan pengiriman kapal induk kedua ke Timur Tengah apabila negosiasi buntu. 

Donald Trump [Instagram/realDonaldTrump]
Donald Trump [Instagram/realDonaldTrump]

Meski kedua negara bersiap melanjutkan dialog setelah pertemuan tidak langsung di Oman pekan lalu, jadwal dan lokasi pertemuan berikutnya masih misteri.

Analis IG, Tony Sycamore, menilai bahwa harga minyak WTI memerlukan ketegangan yang lebih intens di Timur Tengah untuk bisa bertahan stabil di atas level 65 - 66 dolar AS per barel. Sebaliknya, jika situasi mereda, harga rentan merosot ke kisaran 60 - 61 dolar AS akibat aksi ambil untung (profit-taking). 

Di sisi lain, kekuatan ekonomi AS menjadi pilar pendukung permintaan, data terbaru menunjukkan pertumbuhan lapangan kerja yang melampaui prediksi serta penurunan tingkat pengangguran ke angka 4,3 persen. 

baca juga

Menurut Mingyu Gao dari China Futures, ketahanan ekonomi AS ini memberikan sentimen positif bagi prospek konsumsi energi global.

"Perekonomian AS yang tangguh juga mendukung ekspektasi permintaan minyak," kata Mingyu Gao, kepala peneliti bidang energi dan kimia di China Futures.

Meskipun stok minyak mentah AS membengkak secara mengejutkan hingga 428,8 juta barel, sentimen kenaikan harga masih mendominasi pasar. 

Gao menjelaskan bahwa akumulasi cadangan global yang masih di bawah target serta rendahnya posisi overweight pada instrumen berjangka memberikan ruang bagi harga untuk terus merangkak naik. 

Proyeksi tren bullish ini kian diperkuat oleh panasnya hubungan AS-Iran dan pembatasan ekspor minyak Rusia akibat sanksi yang semakin ketat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Minyak Dunia Terguncang: Geopolitik AS, Iran dan Venezuela Jadi Penentu

Harga Minyak Dunia Terguncang: Geopolitik AS, Iran dan Venezuela Jadi Penentu

Bisnis | Selasa, 13 Januari 2026 | 11:21 WIB

Ketegangan Iran Picu Kenaikan Harga Minyak, Brent Tembus 64 Dolar AS per Barel

Ketegangan Iran Picu Kenaikan Harga Minyak, Brent Tembus 64 Dolar AS per Barel

Bisnis | Selasa, 13 Januari 2026 | 11:15 WIB

Harga Minyak Melandai: Antara Krisis Iran dan Ekspor Baru Venezuela

Harga Minyak Melandai: Antara Krisis Iran dan Ekspor Baru Venezuela

Bisnis | Senin, 12 Januari 2026 | 11:07 WIB

Minyak Dunia Naik Lagi, Brent Menguat 2,7 Persen dalam Sepekan

Minyak Dunia Naik Lagi, Brent Menguat 2,7 Persen dalam Sepekan

Bisnis | Jum'at, 09 Januari 2026 | 12:54 WIB

Harga Minyak Dunia Naik Tipis: Stok AS Merosot di Tengah Ambisi Trump Kuasai Minyak Venezuela

Harga Minyak Dunia Naik Tipis: Stok AS Merosot di Tengah Ambisi Trump Kuasai Minyak Venezuela

Bisnis | Kamis, 08 Januari 2026 | 10:30 WIB

Harga Minyak Anjlok! Pernyataan Trump Soal Minyak Venezuela Picu Kekhawatiran Surplus Global

Harga Minyak Anjlok! Pernyataan Trump Soal Minyak Venezuela Picu Kekhawatiran Surplus Global

Bisnis | Rabu, 07 Januari 2026 | 11:09 WIB

Terkini

Bocoran Xiaomi 18 Versi Standar Baru, Siap Meluncur Desember Nanti!

Bocoran Xiaomi 18 Versi Standar Baru, Siap Meluncur Desember Nanti!

Tekno | Selasa, 18 Agustus 2026 | 08:21 WIB

Kado Merdeka di Balik Jeruji: 718 Napi Lapas Bandar Lampung Dapat Remisi, Satu Orang Langsung Pulang

Kado Merdeka di Balik Jeruji: 718 Napi Lapas Bandar Lampung Dapat Remisi, Satu Orang Langsung Pulang

Lampung | Selasa, 18 Agustus 2026 | 08:18 WIB

6 Cara Membaca Birth Chart Astrologi untuk Pemula, Mulai dari Big Three

6 Cara Membaca Birth Chart Astrologi untuk Pemula, Mulai dari Big Three

Lifestyle | Selasa, 18 Agustus 2026 | 08:17 WIB

Tiru Sukses India, Gerindra Beberkan Alasan Prabowo Perjuangkan Kewarganegaraan Ganda bagi Diaspora

Tiru Sukses India, Gerindra Beberkan Alasan Prabowo Perjuangkan Kewarganegaraan Ganda bagi Diaspora

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 08:13 WIB

BBRI Diborong Saat IHSG Melemah, Analis Ungkap Proyeksi Pasar Saham Hari Ini

BBRI Diborong Saat IHSG Melemah, Analis Ungkap Proyeksi Pasar Saham Hari Ini

Bisnis | Selasa, 18 Agustus 2026 | 08:13 WIB

Wall Street Melemah, IHSG Diproyeksi Sideways Cenderung Menguat Hari Ini

Wall Street Melemah, IHSG Diproyeksi Sideways Cenderung Menguat Hari Ini

Bisnis | Selasa, 18 Agustus 2026 | 08:10 WIB

5 Cara Touch Up Bedak Padat di Atas Makeup yang Mulai Luntur agar Wajah Kembali Flawless

5 Cara Touch Up Bedak Padat di Atas Makeup yang Mulai Luntur agar Wajah Kembali Flawless

Lifestyle | Selasa, 18 Agustus 2026 | 08:10 WIB

Apes! Peras Pemain Judol, Dua Polisi di Gresik Malah Dikepung Massa

Apes! Peras Pemain Judol, Dua Polisi di Gresik Malah Dikepung Massa

Jatim | Selasa, 18 Agustus 2026 | 08:09 WIB

Kantor dan Sekolah Boleh WFH atau PJJ 18 Agustus, Ini Skema dari Pemerintah

Kantor dan Sekolah Boleh WFH atau PJJ 18 Agustus, Ini Skema dari Pemerintah

Bisnis | Selasa, 18 Agustus 2026 | 08:06 WIB

Menteri Pigai Persilakan Masyarakat Papua Lawan Ketidakadilan: Jangan Pernah Takut!

Menteri Pigai Persilakan Masyarakat Papua Lawan Ketidakadilan: Jangan Pernah Takut!

Sulsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 08:00 WIB

×