Dalih Purbaya Bikin Defisit APBN Nyaris 3 Persen: Kalau Tidak Kita Bisa Jatuh Seperti 1998

Dicky Prastya

Senin, 16 Februari 2026 | 17:05 WIB
Dalih Purbaya Bikin Defisit APBN Nyaris 3 Persen: Kalau Tidak Kita Bisa Jatuh Seperti 1998
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (Suara.com/Novian)
baca 10 detik
  • Menteri Keuangan Purbaya mengumumkan defisit APBN 2025 diproyeksikan 2,92% dari PDB atau Rp695,1 triliun.
  • Defisit tersebut diperlukan untuk memberikan stimulus ekonomi agar Indonesia terhindar dari krisis 1998.
  • Kebijakan ini diambil meskipun opsi menaikkan pajak akan memperlebar defisit anggaran.

Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa kembali buka-bukaan soal defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara pada 2025 yang menyentuh angka 2,92 persen atau Rp 695,1 triliun dari Produk Domestik Bruto (PDB).

Menkeu Purbaya beralasan kalau keputusan membuat APBN tekor nyaris 3 persen itu dibutuhkan untuk membuat ekonomi Indonesia yang tadinya runtuh menjadi berbalik arah.

"Untuk membalik arah, saya perlu modal. Saya kasih stimulus ke perekonomian. Bukan saya, Pak Prabowo ya, memberi stimulus ke perekonomian. Dampaknya apa? Ya defisit melebar sedikit," kata Purbaya di acara Sharia Ekonomi Forum 2026, dikutip Senin (16/2/2026).

Ia menyatakan, dirinya bisa saja menurunkan defisit APBN dengan kebijakan seperti menaikkan pajak untuk menambah penerimaan negara. Namun hal itu malah membuat ekonomi RI semakin jatuh.

Bahkan Purbaya memprediksi kalau Indonesia bisa kembali ke masa krisis 1998 jika tidak ada perbaikan lewat stimulus.

"Kalau ekonominya lagi jatuh, saya biarkan, saya naikkan pajak dan lain-lain, akan jatuh terus ke bawah. Kita bisa jatuh seperti 1997-1998 kalau kebijakannya tidak diubah. Itu ancaman yang real," imbuhnya.

Makanya ia lebih memilih memberikan stimulus dengan mengorbankan defisit APBN. Tapi dia memastikan batas defisit tidak melewati 3 persen sesuai amanat Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara.

"Saya korbankan defisit sedikit, tapi tidak melewati 3 persen. Jadi kita kasih stimulus ke perekonomian. Ekonominya mulai balik, tanpa mengorbankan kehati-hatian fiskal. Itu jago banget," kelakar Purbaya.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ribut Utang Whoosh Rp120 Triliun Dibayar APBN, Bos Danantara: Saya Juga Bingung!

Ribut Utang Whoosh Rp120 Triliun Dibayar APBN, Bos Danantara: Saya Juga Bingung!

Bisnis | Senin, 16 Februari 2026 | 16:41 WIB

Menkeu Purbaya Pastikan THR ASN Rp55 Triliun Cair Awal Ramadan

Menkeu Purbaya Pastikan THR ASN Rp55 Triliun Cair Awal Ramadan

Bisnis | Senin, 16 Februari 2026 | 16:03 WIB

Purbaya Sentil Bank Muamalat: Bank Syariah Pertama di RI Tapi Hampir Bangkrut

Purbaya Sentil Bank Muamalat: Bank Syariah Pertama di RI Tapi Hampir Bangkrut

Bisnis | Senin, 16 Februari 2026 | 15:13 WIB

Purbaya Sebut Ekonomi Syariah Sukses di Jerman, Kritik Indonesia yang Pilih Ikuti Barat

Purbaya Sebut Ekonomi Syariah Sukses di Jerman, Kritik Indonesia yang Pilih Ikuti Barat

Bisnis | Senin, 16 Februari 2026 | 14:41 WIB

Kabar Gembira! Anggaran THR PNS 2026 Naik Jadi Rp55 Triliun, Cair Mulai Awal Ramadan

Kabar Gembira! Anggaran THR PNS 2026 Naik Jadi Rp55 Triliun, Cair Mulai Awal Ramadan

News | Senin, 16 Februari 2026 | 13:21 WIB

Purbaya Akui Indonesia Tak Berpihak ke Ekonomi Syariah, Singgung Peran Menteri Agama

Purbaya Akui Indonesia Tak Berpihak ke Ekonomi Syariah, Singgung Peran Menteri Agama

Bisnis | Senin, 16 Februari 2026 | 12:16 WIB

Terkini

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Sport | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:00 WIB

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:55 WIB

×