Intip Kondisi Keuangan MPPA, Saham Layak Dibeli saat Ramadan?

M Nurhadi

Kamis, 19 Februari 2026 | 05:03 WIB
Intip Kondisi Keuangan MPPA, Saham Layak Dibeli saat Ramadan?
Matahari Putra Prima (MPPA)

Suara.com - PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA), salah satu raksasa ritel konsumen di Indonesia, baru saja merilis laporan keuangan audit untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2025.

Emiten ini cukup menarik diamati, terlebih di momen bulan Ramadhan. Saham MPPA pada Rabu (18/2/2026) ditutup di harga Rp58, menguat cukup signifikan dalam sehari.

Laporan tersebut menyajikan potret yang kontradiktif: di satu sisi perusahaan berhasil menjaga momentum pertumbuhan penjualan, namun di sisi lain struktur permodalan perusahaan mengalami tekanan hebat hingga masuk ke area defisiensi modal.

Sepanjang tahun 2025, emiten pengelola jaringan Hypermart ini harus berjibaku dengan kenaikan beban operasional yang melampaui pertumbuhan pendapatan.

Berdasarkan data audit per 31 Desember 2025, total aset MPPA tercatat sebesar Rp3,59 triliun. Angka ini menunjukkan kenaikan tipis sebesar 0,9% dibandingkan posisi akhir tahun 2024 yang sebesar Rp3,56 triliun. 

Aset lancar perusahaan melonjak 13,8% menjadi Rp2,08 triliun. Kenaikan ini didorong oleh penumpukan persediaan yang mencapai Rp1,41 triliun serta kenaikan pada pos piutang lain-lain.

Sebaliknya, aset tidak lancar justru menyusut 12,7% menjadi Rp1,51 triliun. Penurunan ini merupakan dampak langsung dari strategi efisiensi jaringan gerai yang mengakibatkan penurunan aset hak-guna serta penyusutan rutin aset tetap perusahaan.

Namun, sorotan utama tertuju pada sisi liabilitas dan ekuitas. Total kewajiban atau liabilitas perusahaan membengkak 5,4% menjadi Rp3,60 triliun.

Kenaikan ini didominasi oleh kewajiban jangka pendek yang naik 9,8% ke angka Rp2,58 triliun, yang dipicu oleh ketergantungan pada utang usaha dan pinjaman bank jangka pendek.

baca juga

Kondisi yang paling mengkhawatirkan terlihat pada posisi ekuitas. MPPA mencatatkan defisiensi modal sebesar negatif Rp2,24 miliar, berbanding terbalik dengan posisi ekuitas positif Rp150,26 miliar pada akhir 2024. A

kumulasi saldo defisit akibat kerugian tahun berjalan menjadi faktor utama yang melenyapkan seluruh bantalan modal perusahaan.

Dari sisi performa operasional, MPPA sebenarnya mampu mencatatkan pertumbuhan pendapatan bersih sebesar 1,9% secara tahunan (Year-on-Year/YoY) menjadi Rp7,25 triliun.

Kontribusi terbesar dalam pertumbuhan ini datang dari segmen penjualan grosir yang menunjukkan kinerja positif sepanjang 2025.

Sayangnya, pertumbuhan pendapatan ini tidak mampu mengimbangi lonjakan beban. Rugi bersih tahun berjalan tercatat membengkak 28,8% YoY menjadi Rp152,2 miliar, dibandingkan kerugian Rp118,1 miliar pada tahun sebelumnya.

Membengkaknya kerugian ini disebabkan oleh tiga faktor utama: kenaikan beban pokok penjualan, beban pajak penghasilan, serta beban penjualan yang tetap tinggi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Investor Serbu Pasar Saham, IHSG Terbang ke Level 8.300

Investor Serbu Pasar Saham, IHSG Terbang ke Level 8.300

Bisnis | Rabu, 18 Februari 2026 | 16:59 WIB

Saham INET Diborong Asing, Target Harganya Bisa Tembus Rekor

Saham INET Diborong Asing, Target Harganya Bisa Tembus Rekor

Bisnis | Rabu, 18 Februari 2026 | 15:26 WIB

IHSG Terus Melonjak di Sesi I, 466 Saham Menghijau

IHSG Terus Melonjak di Sesi I, 466 Saham Menghijau

Bisnis | Rabu, 18 Februari 2026 | 13:10 WIB

Target Harga DEWA saat Sahamnya Uji Level Resistance

Target Harga DEWA saat Sahamnya Uji Level Resistance

Bisnis | Rabu, 18 Februari 2026 | 11:51 WIB

RMKE Torehkan Pertumbuhan Eksponensial di Awal 2026

RMKE Torehkan Pertumbuhan Eksponensial di Awal 2026

Bisnis | Rabu, 18 Februari 2026 | 10:31 WIB

5 Fakta Stock Split DSSA: Rasio 1:25 hingga Target Saham

5 Fakta Stock Split DSSA: Rasio 1:25 hingga Target Saham

Bisnis | Rabu, 18 Februari 2026 | 10:14 WIB

Terkini

Pengusaha Minta Buruh Kerja 45 Jam, Airlangga: Ikut Regulasi Saja

Pengusaha Minta Buruh Kerja 45 Jam, Airlangga: Ikut Regulasi Saja

Bisnis | Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:06 WIB

Gugatan Ijazah Gibran di MK, Sebenarnya Soal Apa?

Gugatan Ijazah Gibran di MK, Sebenarnya Soal Apa?

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:05 WIB

Baju Hitam Melambangkan Apa? Ini 5 Maknanya dalam Fesyen dan Kehidupan

Baju Hitam Melambangkan Apa? Ini 5 Maknanya dalam Fesyen dan Kehidupan

Lifestyle | Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:05 WIB

5 Rekomendasi Toner Eksfoliasi Glycolic Acid yang Aman untuk Cerahkan Kulit Kombinasi

5 Rekomendasi Toner Eksfoliasi Glycolic Acid yang Aman untuk Cerahkan Kulit Kombinasi

Lifestyle | Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:05 WIB

Baleg DPR dan Pemerintah Mulai Bahas RUU Hak Cipta

Baleg DPR dan Pemerintah Mulai Bahas RUU Hak Cipta

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:02 WIB

Lewat BRILink Agen, BRI Dorong Inklusi Keuangan Warga Pelangiran di Wilayah Perairan Provinsi Riau

Lewat BRILink Agen, BRI Dorong Inklusi Keuangan Warga Pelangiran di Wilayah Perairan Provinsi Riau

Malang | Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:02 WIB

Amankan Tiket Aksi Spektakuler Tolito Aguirre Lewat BRImo Sekarang Juga!

Amankan Tiket Aksi Spektakuler Tolito Aguirre Lewat BRImo Sekarang Juga!

Bri | Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:01 WIB

Berkaca Kasus Keracunan, Jogja Uji MBG Prasmanan dan Tak Lagi Pakai Ompreng

Berkaca Kasus Keracunan, Jogja Uji MBG Prasmanan dan Tak Lagi Pakai Ompreng

Jogja | Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:01 WIB

Saat Minta Maaf Diremehkan: Bahaya Emotional Invalidation dalam Pertemanan

Saat Minta Maaf Diremehkan: Bahaya Emotional Invalidation dalam Pertemanan

Your Say | Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:00 WIB

Pakai Bedak Waterproof Sah atau Tidak untuk Salat? Ini Hukumnya dalam Islam

Pakai Bedak Waterproof Sah atau Tidak untuk Salat? Ini Hukumnya dalam Islam

Lifestyle | Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:59 WIB

×