Harga Bitcoin Tertekan Pekan Ini, Analis Ungkap Alasannya

M Nurhadi

Sabtu, 21 Februari 2026 | 14:48 WIB
Harga Bitcoin Tertekan Pekan Ini, Analis Ungkap Alasannya
Ilustrasi Bitcoin. (Freepik)
baca 10 detik
  • Harga Bitcoin (BTC) terkoreksi 1,25% menjadi sekitar US$66.450 pada Kamis (19/2/2026) akibat notulensi FOMC.
  • Rilis FOMC memicu sentimen "Extreme Fear" karena adanya perpecahan The Fed mengenai kebijakan suku bunga ke depan.
  • Koreksi ini diperkuat oleh menguatnya Indeks Dolar (DXY) dan penurunan probabilitas pemangkasan suku bunga Juni 2026.

Suara.com - Aset kripto utama, Bitcoin (BTC), tercatat mengalami tekanan harga yang cukup signifikan dalam kurun waktu 24 jam terakhir.

Berdasarkan data perdagangan pada Kamis (19/2/2026), harga Bitcoin terkoreksi sebesar 1,25%, membuatnya tergelincir ke kisaran US$66.450 atau sekitar Rp1,11 miliar.

Saat artikel ini ditulis pada Sabtu (21/2/2026), harga BTC to USD berkisar USD 67.881. 

Penurunan ini dipicu oleh rilis notulensi rapat Federal Open Market Committee (FOMC) yang mengungkap adanya perpecahan suara di internal bank sentral Amerika Serikat (The Fed).

Kondisi ini langsung memicu kepanikan investor, hingga menyeret indeks sentimen pasar kripto ke zona "Extreme Fear".

Notulensi FOMC terbaru menunjukkan bahwa meski mayoritas pejabat The Fed sepakat mempertahankan suku bunga di level tinggi, terdapat perbedaan pandangan yang tajam mengenai langkah berikutnya.

Sebagian pejabat memberikan sinyal agresif untuk menaikkan suku bunga jika inflasi tetap bandel, sementara sebagian lainnya mulai melunak dan mempertimbangkan pemangkasan jika harga-harga stabil.

Sikap higher for longer (suku bunga tinggi dalam waktu lama) ini memberikan dampak domino:

  • Likuiditas Mengetat: Investor cenderung menarik diri dari aset berisiko.
  • Indeks Dolar (DXY) Perkasa: DXY melonjak ke level 97,7, yang secara historis selalu menjadi musuh bagi kenaikan harga Bitcoin.
  • Probabilitas Pivot Menurun: Data FedWatch Tool dari CME Group menunjukkan peluang pemangkasan suku bunga pada Juni 2026 kini merosot hingga di bawah 50%.

Menanggapi fluktuasi ini, Vice President INDODAX, Antony Kusuma, menilai bahwa dinamika yang terjadi saat ini merupakan reaksi teknis yang wajar.

baca juga

Menurutnya, meskipun saat ini Bitcoin diperdagangkan di bawah level psikologis US$67.000, aset ini sebenarnya masih berada dalam fase konsolidasi yang terjaga.

"Koreksi ini adalah penyesuaian pasar terhadap linimasa kebijakan The Fed yang dinamis. Kami memantau area US$64.000 sebagai titik support yang sangat kuat. Secara historis, fase konsolidasi seperti ini justru menjadi pijakan bagi Bitcoin sebelum kembali ke tren penguatan," ungkap Antony.

Antony juga menggarisbawahi pentingnya memperhatikan kebijakan moneter domestik.

Dengan BI Rate yang saat ini berada di kisaran 4,75% hingga 5,5%, langkah Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas Rupiah akan sangat memengaruhi likuiditas investor kripto di tanah air.

Di tengah isu geopolitik dan ketidakpastian suku bunga, narasi Bitcoin sebagai aset lindung nilai (hedge) kembali mengemuka. Kondisi makro yang bergejolak justru memperkuat fungsi BTC bagi investor yang mencari aset tangguh untuk jangka panjang.

DISCLAIMER: Perdagangan aset kripto memiliki risiko volatilitas yang sangat tinggi. Pergerakan harga dipengaruhi secara sensitif oleh kebijakan ekonomi global dan sentimen pasar. Artikel ini bersifat informatif dan bukan merupakan ajakan atau rekomendasi untuk membeli atau menjual aset tertentu. Pastikan Anda memahami risiko sebelum berinvestasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

The Bitcoin Standard: Ketika Uang, Sejarah, dan Masa Depan Ekonomi

The Bitcoin Standard: Ketika Uang, Sejarah, dan Masa Depan Ekonomi

Your Say | Sabtu, 21 Februari 2026 | 13:35 WIB

Harga Bitcoin Makin Sulit Tembus Level USD 70.000, Ini Penyebabnya

Harga Bitcoin Makin Sulit Tembus Level USD 70.000, Ini Penyebabnya

Bisnis | Kamis, 19 Februari 2026 | 11:20 WIB

Harga Bitcoin dan Kurs Dolar AS Mulai Berseberangan, Anomali Tahun Ini Berlanjut?

Harga Bitcoin dan Kurs Dolar AS Mulai Berseberangan, Anomali Tahun Ini Berlanjut?

Bisnis | Rabu, 18 Februari 2026 | 07:29 WIB

Harvard Borong Ethereum Rp1,4 Triliun, Pasar Kripto Kembali Bergairah

Harvard Borong Ethereum Rp1,4 Triliun, Pasar Kripto Kembali Bergairah

Bisnis | Selasa, 17 Februari 2026 | 13:08 WIB

Kepercayaan Pengguna Antar CEO Indodax Jadi Sosok Berpengaruh Lini Aset Digital

Kepercayaan Pengguna Antar CEO Indodax Jadi Sosok Berpengaruh Lini Aset Digital

Bisnis | Minggu, 15 Februari 2026 | 21:28 WIB

Investor Kripto Indonesia Mencapai 20,19 Juta, Indodax Sukses Bukukan Transaksi Rp201 Triliun

Investor Kripto Indonesia Mencapai 20,19 Juta, Indodax Sukses Bukukan Transaksi Rp201 Triliun

Bisnis | Sabtu, 14 Februari 2026 | 19:15 WIB

Terkini

103 Atlet Indonesia Berjuang di Asian Para Games 2026, Reda Manthovani Minta Dukungan WNI di Jepang

103 Atlet Indonesia Berjuang di Asian Para Games 2026, Reda Manthovani Minta Dukungan WNI di Jepang

Sport | Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Demi Bisa Rusuh dan Serang Lawan! Kelompok Suporter Ini Selundupkan Petasan Pakai Kondom

Demi Bisa Rusuh dan Serang Lawan! Kelompok Suporter Ini Selundupkan Petasan Pakai Kondom

Bola | Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:30 WIB

Gus Lilur Resmi Laporkan Dugaan Jual Beli Suara dan Suap di Muktamar NU ke KPK

Gus Lilur Resmi Laporkan Dugaan Jual Beli Suara dan Suap di Muktamar NU ke KPK

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Punya Kesamaan Kebutuhan Perawatan Kulit, Produk Kecantikan Indonesia Mulai Merambah Malaysia

Punya Kesamaan Kebutuhan Perawatan Kulit, Produk Kecantikan Indonesia Mulai Merambah Malaysia

Lifestyle | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:45 WIB

Synchronize Fest 2026 Hadirkan Maliq & DEssentials hingga Project Pop, Catat Tanggalnya

Synchronize Fest 2026 Hadirkan Maliq & DEssentials hingga Project Pop, Catat Tanggalnya

Entertainment | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Minta Semua Dakwaan Dibatalkan, Ingin Langsung Bebas

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Minta Semua Dakwaan Dibatalkan, Ingin Langsung Bebas

Video | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Kendal Tornado FC Waspadai Agresivitas Persiba, Peluang Puncak Bukan Prioritas

Kendal Tornado FC Waspadai Agresivitas Persiba, Peluang Puncak Bukan Prioritas

Jawa Tengah | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Polres Cianjur Selidiki Temuan Mayat Perempuan Tanpa Identitas di Tanggeung

Polres Cianjur Selidiki Temuan Mayat Perempuan Tanpa Identitas di Tanggeung

Jabar | Rabu, 14 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tolak Parliamentary Threshold, Masyumi Segera Sampaikan Usulan ke DPR

Tolak Parliamentary Threshold, Masyumi Segera Sampaikan Usulan ke DPR

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:58 WIB

KPK Amankan 14 Orang dalam OTT BNPB, Hanya Lima Ditetapkan Tersangka, Ada Apa?

KPK Amankan 14 Orang dalam OTT BNPB, Hanya Lima Ditetapkan Tersangka, Ada Apa?

Jatim | Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:56 WIB

×