Menko Zulhas Ungkap Proyek Waste-to-Energy Besutan Danantara Cuma Beresin 20 Persen Masalah Sampah

Mohammad Fadil Djailani, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Senin, 23 Februari 2026 | 17:21 WIB
Menko Zulhas Ungkap Proyek Waste-to-Energy Besutan Danantara Cuma Beresin 20 Persen Masalah Sampah
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas) blak-blakan menyebut proyek Waste-to-Energy (WtE) atau Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) bukan "obat ajaib" untuk masalah sampah di Indonesia. Foto Yaumal-Suara.com
baca 10 detik
  • Zulhas sebut WtE di 33 kota hanya mampu selesaikan 20% total masalah sampah nasional.
  • Pemerintah siapkan 4 teknologi alternatif termasuk RDF dan TPS 3R untuk sisa 80% sampah.
  • Praktik open dumping bakal dilarang total; alat pengolah sampah segera masuk e-katalog.

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas) blak-blakan menyebut proyek Waste to Energy (WtE) atau Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) bukan "obat ajaib" untuk masalah sampah di Indonesia.

Zulhas mengungkapkan, meski proyek besutan Danantara ini berjalan di puluhan kota, daya serapnya terhadap total volume sampah nasional masih sangat minim.

"Jadi kalau waste to energy itu jalan semua di 33 kota, itu baru 20 persen masalah sampah selesai. Masih ada 80 persen lagi yang belum bisa kita selesaikan," ujar Zulhas usai rapat terbatas di kantornya, Jakarta, Senin (23/2/2026).

Eks Menteri Perdagangan ini mencatat, awalnya ada 34 kota yang direncanakan menerapkan WtE, namun kini jumlahnya menyusut menjadi 33 kota. Sadar WtE punya keterbatasan, pemerintah kini mulai melirik diversifikasi teknologi untuk mengejar sisa 80 persen masalah sampah yang belum terjamah.

Guna menutup celah besar tersebut, Zulhas mengaku telah melakukan koordinasi intensif dengan Kepala BRIN, Menteri Lingkungan Hidup, hingga Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Hasilnya, pemerintah menyepakati empat kategori teknologi pengolahan sampah yakni TPST Non-RDF untuk pengolahan sampah terpadu konvensional, TPST RDF untuk mengolah sampah menjadi bahan bakar alternatif (Refuse Derived Fuel), TPS 3R untuk pengelolaan sampah yang fokus pada Reduce, Reuse, Recycle dan pengolahan sampah organik dengan melakukan intervensi langsung di level sumber atau masyarakat.

"Ada empat kategori, ada yang harus diselesaikan segera. Alatnya seperti apa dan seterusnya, kita harapkan dalam satu bulan sudah masuk e-katalog sehingga masyarakat bisa membeli atau mempergunakan itu," jelasnya.

Langkah cepat ini diambil bukan tanpa alasan. Pemerintah berkomitmen memperketat aturan dengan melarang praktik pembuangan sampah terbuka atau open dumping. Zulhas menegaskan, penegakan hukum akan dilakukan secara konsisten, namun pemerintah wajib memberikan solusi teknologi terlebih dahulu.

"Penegakan hukum akan dilaksanakan dengan konsisten ya, jadi open dumping nggak boleh lagi. Tapi harus ada solusinya," pungkas Zulhas.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Komisi XII DPR Minta ESDM Hitung Akurat Kebutuhan Energi Ramadan-Lebaran: Jangan Ada Kurang Pasokan

Komisi XII DPR Minta ESDM Hitung Akurat Kebutuhan Energi Ramadan-Lebaran: Jangan Ada Kurang Pasokan

News | Senin, 23 Februari 2026 | 17:00 WIB

Inovasi Berbasis Data, Tempat Sampah AI Srikandi Nusabin Peroleh Apresiasi dari Berbagai Kalangan

Inovasi Berbasis Data, Tempat Sampah AI Srikandi Nusabin Peroleh Apresiasi dari Berbagai Kalangan

Lifestyle | Minggu, 22 Februari 2026 | 16:28 WIB

Berkat Perjanjian Prabowo-Trump, AS Bisa Kuasai Mineral Kritis RI

Berkat Perjanjian Prabowo-Trump, AS Bisa Kuasai Mineral Kritis RI

Bisnis | Jum'at, 20 Februari 2026 | 15:14 WIB

Terkini

Berapa Takaran Sunscreen untuk Wajah dan Leher? Ini Aturan Dua Jari Menurut Ahli Dermatologi

Berapa Takaran Sunscreen untuk Wajah dan Leher? Ini Aturan Dua Jari Menurut Ahli Dermatologi

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 14:35 WIB

Jelang Musim Wisata Religi, Wagub Taj Yasin Minta Perbaikan Talud Kudus-Colo Dikebut

Jelang Musim Wisata Religi, Wagub Taj Yasin Minta Perbaikan Talud Kudus-Colo Dikebut

News | Rabu, 04 November 2026 | 14:31 WIB

Belajar Menghargai Pengorbanan Orang Tua dalam Novel Dompet Ayah Sepatu Ibu

Belajar Menghargai Pengorbanan Orang Tua dalam Novel Dompet Ayah Sepatu Ibu

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 14:30 WIB

Demokrat Sepakat dengan Gerindra Bawa Putusan MA soal Suket Gibran ke DPR

Demokrat Sepakat dengan Gerindra Bawa Putusan MA soal Suket Gibran ke DPR

News | Rabu, 04 November 2026 | 14:29 WIB

Perintah Prabowo ke Kapolri Suyudi Usut Kasus Listyo: Seobjektif Mungkin, Jangan Ditutupi!

Perintah Prabowo ke Kapolri Suyudi Usut Kasus Listyo: Seobjektif Mungkin, Jangan Ditutupi!

News | Rabu, 04 November 2026 | 14:25 WIB

Impor RI Naik 19,67 Persen, Mendag Sebut Didominasi Kebutuhan Industri

Impor RI Naik 19,67 Persen, Mendag Sebut Didominasi Kebutuhan Industri

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 14:25 WIB

2 Moisturizer Viva yang Cocok untuk Kencangkan Kulit Kendur Wanita Usia 50 Tahun ke Atas

2 Moisturizer Viva yang Cocok untuk Kencangkan Kulit Kendur Wanita Usia 50 Tahun ke Atas

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 14:25 WIB

Ponsel Kanselir Jerman Ikut Disadap, Hubungan Dua Negara Memanas

Ponsel Kanselir Jerman Ikut Disadap, Hubungan Dua Negara Memanas

Jabar | Rabu, 04 November 2026 | 14:22 WIB

Skandal Penyadapan Presiden Prabowo, DPP PSI Unggah Video: Jokowi Juga Manusia

Skandal Penyadapan Presiden Prabowo, DPP PSI Unggah Video: Jokowi Juga Manusia

News | Rabu, 04 November 2026 | 14:21 WIB

Strategi Politik Kebisingan: Mengapa Isu Sengaja Dibiarkan Tumpang Tindih?

Strategi Politik Kebisingan: Mengapa Isu Sengaja Dibiarkan Tumpang Tindih?

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 14:20 WIB

×