Perusahaan Maritim dan Kapal Tanker Dunia Umumkan Stop Operasi di Selat Hormuz

M Nurhadi

Senin, 02 Maret 2026 | 06:25 WIB
Perusahaan Maritim dan Kapal Tanker Dunia Umumkan Stop Operasi di Selat Hormuz
Ilustrasi (Unsplash/Galen)
baca 10 detik
  • Perusahaan pelayaran besar menghentikan pengiriman melalui Selat Hormuz sejak Sabtu (28/2/2026) pasca serangan AS/Israel ke Iran.
  • Ancaman penutupan navigasi oleh Iran dan peringatan AS menyebabkan penumpukan tanker serta mengganggu 20% pasokan minyak dunia.
  • Perusahaan seperti Hapag-Lloyd dan CMA CGM menangguhkan transit atau mengalihkan kapal karena risiko keselamatan di kawasan tersebut.

Suara.com - Dunia logistik dan energi global menghadapi ancaman kelumpuhan total setelah sejumlah perusahaan pelayaran raksasa, pemilik kapal tanker, dan rumah dagang internasional memutuskan untuk menghentikan seluruh pengiriman melalui Selat Hormuz.

Langkah drastis ini diambil pada Sabtu (28/2/2026) menyusul serangan udara Amerika Serikat dan Israel ke Iran, yang dibalas dengan pernyataan Teheran untuk menutup jalur navigasi tersebut.

"Kapal-kapal kami akan tetap bertahan di posisi saat ini untuk beberapa hari ke depan," ungkap seorang eksekutif senior dari salah satu meja dagang utama dunia, seperti yang dilansir melalui Reuters pada Senin (2/3/2026) dini hari.

Citra satelit menunjukkan tumpukan kapal tanker yang tertahan di dekat pelabuhan-pelabuhan besar, seperti Fujairah di Uni Emirat Arab, dan tidak melakukan pergerakan menuju selat vital tersebut.

Misi angkatan laut Uni Eropa, Aspides, melaporkan bahwa sejumlah kapal di kawasan tersebut menerima transmisi radio dari Garda Revolusi Iran (IRGC) yang menyatakan dengan tegas: "Tidak ada kapal yang diizinkan melewati Selat Hormuz."

Meskipun Angkatan Laut Inggris menyatakan bahwa perintah Iran tersebut tidak mengikat secara hukum dan menyarankan kapal untuk melintas dengan sangat hati-hati, namun risiko di lapangan tetap ekstrem.

Asosiasi tanker INTERTANKO mengungkapkan bahwa Angkatan Laut AS sendiri telah mengeluarkan peringatan navigasi di seluruh wilayah Teluk, Teluk Oman, dan Laut Arab Utara karena tidak dapat menjamin keselamatan pelayaran.

Sekitar 20% pasokan minyak dunia dari produsen besar seperti Arab Saudi, UEA, Irak, dan Kuwait bergantung pada jalur ini. Selain minyak, distribusi gas alam cair (LNG) dari Qatar juga terancam terhenti total.

Berdasarkan data firma konsultan Kpler, sedikitnya 14 kapal tanker LNG dilaporkan melambat, berbalik arah, atau berhenti di sekitar Selat Hormuz.

baca juga

Angka ini diprediksi akan terus meningkat, yang berisiko mengganggu stabilitas pasokan energi di negara-negara pengimpor besar.

Beberapa langkah darurat yang diambil perusahaan pelayaran dunia meliputi:

  • Hapag-Lloyd: Menangguhkan seluruh transit melalui Selat Hormuz hingga pemberitahuan lebih lanjut.
  • CMA CGM: Menginstruksikan kapal-kapal yang berada di dalam atau menuju Teluk untuk segera mencari perlindungan (shelter).
  • Kementerian Perkapalan Yunani: Memberikan saran resmi kepada seluruh kapal mereka untuk menghindari Teluk Persia dan Teluk Oman.

Raksasa pelayaran asal Denmark, Maersk, menyatakan tengah melakukan koordinasi intensif dengan mitra keamanan terkait seluruh operasional di Laut Merah dan Teluk Aden.

Meski penerimaan kargo di Timur Tengah masih dibuka, penyesuaian jadwal dan pengalihan rute besar-besaran tidak dapat dihindari akibat eskalasi militer ini.

Situasi di Selat Hormuz kini menjadi titik nadir bagi ekonomi dunia. Jika blokade atau gangguan navigasi ini berlanjut dalam waktu lama, gangguan rantai pasok global diperkirakan akan memicu kenaikan inflasi dan krisis energi di berbagai belahan dunia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sejarah Bendera Merah di Masjid Jamkaran: Dari Balas Dendam Soleimani hingga Khamenei

Sejarah Bendera Merah di Masjid Jamkaran: Dari Balas Dendam Soleimani hingga Khamenei

News | Minggu, 01 Maret 2026 | 22:44 WIB

Ayatollah Ali Khamenei Gugur, Ahlulbait Indonesia Gelar Doa 7 Hari: Perlawanan Tak Padam

Ayatollah Ali Khamenei Gugur, Ahlulbait Indonesia Gelar Doa 7 Hari: Perlawanan Tak Padam

News | Minggu, 01 Maret 2026 | 22:43 WIB

Ali Khamenei Wafat, Kesederhanaan Sepatu dan Telapak Kakinya Dikenang Rakyat Iran

Ali Khamenei Wafat, Kesederhanaan Sepatu dan Telapak Kakinya Dikenang Rakyat Iran

News | Minggu, 01 Maret 2026 | 22:24 WIB

BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel

BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel

News | Minggu, 01 Maret 2026 | 21:52 WIB

Simbol Balas Dendam, Bendera Merah Berkibar di Masjid Jamkaran Usai Ali Khamenei Gugur

Simbol Balas Dendam, Bendera Merah Berkibar di Masjid Jamkaran Usai Ali Khamenei Gugur

News | Minggu, 01 Maret 2026 | 21:28 WIB

Diplomasi Panas: Sikap Tegas Kedubes Iran di Jakarta dan Tawaran Mediasi dari Prabowo Subianto

Diplomasi Panas: Sikap Tegas Kedubes Iran di Jakarta dan Tawaran Mediasi dari Prabowo Subianto

Video | Minggu, 01 Maret 2026 | 21:15 WIB

Terkini

Sempat Dianggap Tokoh Mitos, Ini Alasan Ratu Kalinyamat Justru Ditakuti Penjajah Portugis

Sempat Dianggap Tokoh Mitos, Ini Alasan Ratu Kalinyamat Justru Ditakuti Penjajah Portugis

Your Say | Senin, 31 Agustus 2026 | 08:15 WIB

3 Rekomendasi Rice Cooker Murah untuk Masak Nasi Pulen ala Jepang

3 Rekomendasi Rice Cooker Murah untuk Masak Nasi Pulen ala Jepang

Lifestyle | Senin, 31 Agustus 2026 | 08:15 WIB

HS Sukses Gelar Konser Slank di Purwokerto: Obati Kerinduan Belasan Ribu Slankers

HS Sukses Gelar Konser Slank di Purwokerto: Obati Kerinduan Belasan Ribu Slankers

Jawa Tengah | Senin, 31 Agustus 2026 | 08:12 WIB

3 Zodiak yang Tutup Kesialan pada 31 Agustus 2026, September Bawa Keberuntungan Baru

3 Zodiak yang Tutup Kesialan pada 31 Agustus 2026, September Bawa Keberuntungan Baru

Lifestyle | Senin, 31 Agustus 2026 | 08:10 WIB

Mulai 1 September, Operasional Stasiun Karet Berpindah Total ke Stasiun BNI City

Mulai 1 September, Operasional Stasiun Karet Berpindah Total ke Stasiun BNI City

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 08:05 WIB

Karhutla Kembali Melanda Kariangau Balikpapan

Karhutla Kembali Melanda Kariangau Balikpapan

Foto | Senin, 31 Agustus 2026 | 08:00 WIB

IHSG Hari Ini Diprediksi Bergerak Terbatas, Ini Saham-saham Pilihan Analis

IHSG Hari Ini Diprediksi Bergerak Terbatas, Ini Saham-saham Pilihan Analis

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2026 | 07:43 WIB

KGPAA Mangkunegara X Akan Tinggalkan Mangkunegaran untuk Kuliah S2 di London

KGPAA Mangkunegara X Akan Tinggalkan Mangkunegaran untuk Kuliah S2 di London

Surakarta | Senin, 31 Agustus 2026 | 07:38 WIB

15 Contoh Soal Cerita Bangun Ruang Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan

15 Contoh Soal Cerita Bangun Ruang Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan

Tekno | Senin, 31 Agustus 2026 | 07:35 WIB

Harga Smart TV 32 Inch Polytron Terbaru, Ini 3 Rekomendasi Termurah Layar Jernih

Harga Smart TV 32 Inch Polytron Terbaru, Ini 3 Rekomendasi Termurah Layar Jernih

Lifestyle | Senin, 31 Agustus 2026 | 07:35 WIB

×