Ayatollah Ali Khamenei Gugur, Ahlulbait Indonesia Gelar Doa 7 Hari: Perlawanan Tak Padam

Bernadette Sariyem

Minggu, 01 Maret 2026 | 22:43 WIB
Ayatollah Ali Khamenei Gugur, Ahlulbait Indonesia Gelar Doa 7 Hari: Perlawanan Tak Padam
Ayatollah Ali Khamenei semasa hidup.
baca 10 detik
  • DPP Ahlulbait Indonesia (ABI) berduka atas gugurnya Ayatollah Khamenei akibat serangan Israel dan Amerika Serikat pada Sabtu (28/2/2026).
  • ABI menilai aksi militer tersebut merupakan preseden buruk dan bentuk imperialisme nyata yang melanggar kedaulatan negara.
  • ABI meyakini ideologi dan visi perlawanan yang ditinggalkan Khamenei akan terus menguat meski sosok fisiknya telah tiada.

Suara.com - Dewan Pimpinan Pusat Ahlulbait Indonesia (ABI) menyatakan turut berduka atas gugurnya Ayatollah Khamenei, pemimpin besar Republik Islam Iran akibat serangan agresi Israel dan Amerika Serikat, Sabtu (28/2/2026) waktu setempat.

Ketua Umum DPP ABI Zahir Yahya dalam keterangan tertulis menyatakan, sosok Imam Ali Khamenei bukan sekadar tokoh politik bagi Iran, melainkan simbol perlawanan global bagi umat Islam yang menentang penindasan.

Kehilangan ini dirasakan sebagai kekosongan besar dalam garda terdepan perlawanan terhadap kekuatan imperium modern.

"Imam Ali Khamenei tidak hanya pemimpin politik. Beliau merupakan simbol keteguhan prinsip, konsistensi ideologis, dan keberanian dalam menghadapi dominasi kekuatan global, khususnya Amerika Serikat dan Israel. Kepemimpinan beliau merepresentasikan garis perlawanan yang menegaskan kemandirian dan martabat bangsa," tulis pernyataan resmi DPP ABI.

ABI menilai bahwa tindakan militer tersebut merupakan preseden buruk bagi stabilitas dunia.

Serangan yang menargetkan pemimpin negara berdaulat sekaligus rujukan keagamaan bagi jutaan orang di seluruh dunia dianggap sebagai bentuk imperialisme nyata yang mengabaikan kedaulatan bangsa-bangsa.

"ABI memandang peristiwa ini sebagai kejahatan politik yang mencederai prinsip kedaulatan negara serta norma dasar kemanusiaan dan agama. Serangan terhadap pemimpin negara berdaulat sekaligus pemimpin/rujukan keagamaan bagi puluhan juta umat menjadi preseden berbahaya yang menggerus fondasi hukum internasional dan memperlihatkan praktik imperialisme modern dalam bentuk yang nyata," tegas pernyataan tersebut.

Ideologi yang Tidak Bisa Dihancurkan

Meskipun dunia kehilangan sosok fisiknya, ABI meyakini bahwa gagasan dan prinsip yang ditinggalkan oleh Imam Ali Khamenei akan terus hidup dan bahkan semakin menguat di tengah tekanan.

baca juga

Sejarah telah mencatat bahwa dalam tradisi perlawanan Islam, kematian seorang pemimpin besar sering kali menjadi bahan bakar baru bagi perjuangan generasi berikutnya.

Menurut ABI, darah para syuhada memiliki kekuatan untuk menyatukan dan memperkuat tekad umat.

"Sejarah Islam dan perjalanan bangsa-bangsa merdeka menunjukkan bahwa darah para syuhada tidak pernah memadamkan perjuangan. Kesyahidan justru menguatkan tekad, memperluas kesadaran, dan memperdalam komitmen," kata Zahir Yahya.

Lebih lanjut, ABI menegaskan bahwa visi kemandirian dan keberpihakan kepada kaum tertindas atau mustadh’afin yang selama ini digelorakan oleh Imam Ali Khamenei tidak akan berhenti.

"Perlawanan terhadap penjajahan, keberpihakan kepada kaum tertindas (mustadh’afin), serta visi kemandirian umat yang diperjuangkan Imam Ali Khamenei tidak berhenti pada wafatnya beliau. Ide tidak dapat dihancurkan oleh peluru. Prinsip tidak runtuh oleh bom. Keyakinan tidak sirna oleh tekanan militer."

Empat Poin Pernyataan Sikap DPP ABI

Menyikapi dinamika global yang memanas pasca peristiwa ini, DPP Ahlulbait Indonesia merumuskan empat poin utama sebagai bentuk komitmen dan langkah ke depan bagi para anggotanya dan umat Islam secara luas di Indonesia:

  1. Penghormatan Tertinggi kepada Seorang Syahid Umat: ABI memberikan penghormatan atas konsistensi dan keberanian Imam Ali Khamenei dalam menunaikan amanah kepemimpinan hingga akhir hayatnya di jalan perjuangan.
  2. Penegasan Sikap Anti-Penjajahan: Organisasi ini menyatakan berdiri teguh menolak segala bentuk intervensi asing dan dominasi terhadap bangsa mana pun, menegaskan bahwa perlawanan terhadap kezaliman adalah mandat moral.
  3. Konsolidasi Solidaritas Umat: ABI menyerukan kepada seluruh umat Islam, khususnya para pengikut Ahlul Bait di Indonesia, untuk tetap tenang namun waspada, serta meningkatkan literasi politik dan memperkuat persatuan di tengah situasi global yang kompleks.
  4. Seruan Spiritualitas dan Keteguhan: Sebagai bentuk penghormatan terakhir, ABI mengajak seluruh jamaah untuk menyelenggarakan majelis doa dan tilawah Al-Qur’an selama tujuh hari berturut-turut. 

"Kesedihan harus melahirkan keteguhan, bukan keputusasaan," pesan ABI dalam pernyataannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ali Khamenei Wafat, Kesederhanaan Sepatu dan Telapak Kakinya Dikenang Rakyat Iran

Ali Khamenei Wafat, Kesederhanaan Sepatu dan Telapak Kakinya Dikenang Rakyat Iran

News | Minggu, 01 Maret 2026 | 22:24 WIB

BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel

BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel

News | Minggu, 01 Maret 2026 | 21:52 WIB

Simbol Balas Dendam, Bendera Merah Berkibar di Masjid Jamkaran Usai Ali Khamenei Gugur

Simbol Balas Dendam, Bendera Merah Berkibar di Masjid Jamkaran Usai Ali Khamenei Gugur

News | Minggu, 01 Maret 2026 | 21:28 WIB

Diplomasi Panas: Sikap Tegas Kedubes Iran di Jakarta dan Tawaran Mediasi dari Prabowo Subianto

Diplomasi Panas: Sikap Tegas Kedubes Iran di Jakarta dan Tawaran Mediasi dari Prabowo Subianto

Video | Minggu, 01 Maret 2026 | 21:15 WIB

Iran Kibarkan Bendera Merah di Masjid Jamkaran Usai Kematian Khamenei, Simbol Janji Balas Dendam

Iran Kibarkan Bendera Merah di Masjid Jamkaran Usai Kematian Khamenei, Simbol Janji Balas Dendam

News | Minggu, 01 Maret 2026 | 20:58 WIB

Gugur dalam Agresi AS-Israel, Silsilah Ali Khamenei Sebagai 'Sayyid' Keturunan Nabi Jadi Sorotan

Gugur dalam Agresi AS-Israel, Silsilah Ali Khamenei Sebagai 'Sayyid' Keturunan Nabi Jadi Sorotan

News | Minggu, 01 Maret 2026 | 20:56 WIB

Bukan Sekadar Menyesal: Langkah Mengejutkan Indonesia untuk Mendinginkan Konflik AS - Iran

Bukan Sekadar Menyesal: Langkah Mengejutkan Indonesia untuk Mendinginkan Konflik AS - Iran

Video | Minggu, 01 Maret 2026 | 20:30 WIB

Siapa Pengganti Ali Khamenei? Pemimpin Tertinggi Iran Tewas Diserang Rudal

Siapa Pengganti Ali Khamenei? Pemimpin Tertinggi Iran Tewas Diserang Rudal

Lifestyle | Minggu, 01 Maret 2026 | 19:49 WIB

Terkini

Bupati Bogor Targetkan Api TPAS Galuga Padam Sebelum Groundbreaking PSEL 17 September

Bupati Bogor Targetkan Api TPAS Galuga Padam Sebelum Groundbreaking PSEL 17 September

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 16:59 WIB

BKPM Kalah Lawan Greenpeace di PTUN, Putusan KIP soal IUP Raja Ampat Dikuatkan

BKPM Kalah Lawan Greenpeace di PTUN, Putusan KIP soal IUP Raja Ampat Dikuatkan

News | Senin, 14 September 2026 | 16:57 WIB

Jadi Menkeu, Suahasil Nazara Masih Rangkap Jabatan Wakomut PLN

Jadi Menkeu, Suahasil Nazara Masih Rangkap Jabatan Wakomut PLN

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 16:53 WIB

Bagi-Bagi Nasi Kotak di Pagebangan, Dede Rohana Ajak Ojol dan Warga Doakan Jurnalis di Selat Sunda

Bagi-Bagi Nasi Kotak di Pagebangan, Dede Rohana Ajak Ojol dan Warga Doakan Jurnalis di Selat Sunda

Banten | Senin, 14 September 2026 | 16:53 WIB

Dedikasi 14 Tahun Mantri BRI Dewi Natalia, Bantu Pedagang Beralih dari Rentenir

Dedikasi 14 Tahun Mantri BRI Dewi Natalia, Bantu Pedagang Beralih dari Rentenir

Jatim | Senin, 14 September 2026 | 16:50 WIB

Drama A Bona Fide Killer: Pembunuh Legendaris yang Hidup Normal sebagai Ibu

Drama A Bona Fide Killer: Pembunuh Legendaris yang Hidup Normal sebagai Ibu

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 16:50 WIB

Dari Pintu ke Pintu, Mantri BRI Dewi Natalia Bantu Pedagang Lampung Akses Pembiayaan

Dari Pintu ke Pintu, Mantri BRI Dewi Natalia Bantu Pedagang Lampung Akses Pembiayaan

Jogja | Senin, 14 September 2026 | 16:48 WIB

21 Hari Disandera OPM di Hutan Papua: Nemerina Selamat, Rekannya Tewas Kelaparan

21 Hari Disandera OPM di Hutan Papua: Nemerina Selamat, Rekannya Tewas Kelaparan

News | Senin, 14 September 2026 | 16:47 WIB

8 Rekomendasi Hotel di PIK: Dari Nuansa Oriental, Hotel Murah, hingga Mewah Bintang Lima

8 Rekomendasi Hotel di PIK: Dari Nuansa Oriental, Hotel Murah, hingga Mewah Bintang Lima

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 16:47 WIB

Doakan 5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal Arupadhatu 1 Segera Ditemukan, Warga Carita Larung Kerbau ke Laut

Doakan 5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal Arupadhatu 1 Segera Ditemukan, Warga Carita Larung Kerbau ke Laut

Banten | Senin, 14 September 2026 | 16:47 WIB

×