- KAI Commuter mengumumkan penghentian seluruh pelayanan naik dan turun penumpang di Stasiun Karet mulai 1 September 2026.
- Seluruh operasional Stasiun Karet resmi dialihkan ke Stasiun Sudirman Baru atau BNI City untuk meningkatkan integrasi moda transportasi.
- Calon penumpang dapat mengakses fasilitas di Stasiun BNI City melalui selasar serta infrastruktur baru yang telah disiapkan.
Suara.com - Stasiun Karet akan segera menghentikan seluruh aktivitas pelayanannya bagi para pengguna kereta api mulai 1 September 2026.
KAI Commuter secara resmi mengumumkan kebijakan pengalihan operasional ini melalui kanal media sosial mereka pada Minggu (30/8/2026).
"Sehubungan dengan peningkatan layanan integrasi untuk pengguna Commuter Line Jabodetabek di Stasiun Karet dan Stasiun Sudirman Baru/BNI City," bunyi keterangan tersebut.
Titik fokus integrasi moda transportasi akan dipusatkan sepenuhnya di Stasiun Sudirman Baru atau yang lebih dikenal dengan Stasiun BNI City.
KAI Commuter menegaskan bahwa tidak ada lagi aktivitas naik dan turun penumpang di Stasiun Karet sejak tanggal yang telah ditentukan.
"Mulai 1 September 2026, seluruh operasional di Stasiun Karet akan dialihkan ke Stasiun Sudirman Baru/BNI City," lanjut keterangan resmi mereka.
Para pelanggan yang terbiasa mengakses Stasiun Karet tidak perlu khawatir, karena akses jalan menuju lokasi baru sudah disiapkan secara saksama.
Pengguna jasa dapat memanfaatkan fasilitas selasar yang terletak tepat di samping Stasiun Karet untuk menjangkau Stasiun BNI City.
KAI Commuter juga memastikan bahwa seluruh infrastruktur penunjang di sisi barat Stasiun BNI City sudah siap untuk melayani masyarakat.
"Fasilitas gate elektronik, loket, dan hall di sisi Barat Stasiun BNI City juga telah tersedia dan terintegrasi dengan akses dari pintu Karet," papar perusahaan dalam keterangan yang sama.

Pihak manajemen turut menyampaikan permohonan maaf atas potensi gangguan yang timbul selama masa transisi peningkatan fasilitas yang diperkirakan selesai pada Desember 2026 ini.
"Mohon maaf atas ketidaknyamanannya selama proses pekerjaan peningkatan fasilitas stasiun integrasi," ucap mereka.