Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

BPKH Tuntaskan 95,69 Persen Rekomendasi BPK Sepanjang 2025

Mohammad Fadil Djailani, Fakhri Fuadi Muflih

Selasa, 03 Maret 2026 | 08:23 WIB
BPKH Tuntaskan 95,69 Persen Rekomendasi BPK Sepanjang 2025
Ilustrasi. BPKH mencatatkan rekor tingkat penyelesaian rekomendasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI sebesar 95,69 persen. (BPKH). (ANTARA/HO-BPKH)
baca 10 detik
  • BPKH raih tingkat kepatuhan tertinggi 2025 dengan penyelesaian rekomendasi BPK 95,69 persen.
  • Rekor 7 kali opini WTP berturut-turut tegaskan transparansi pengelolaan dana haji.
  • BPKH tuntaskan 244 dari 255 rekomendasi BPK sebagai bentuk mitigasi risiko dan amanah umat.

Suara.com - Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) kembali membuktikan tajinya sebagai garda terdepan dalam transparansi keuangan negara. Dalam Entry Meeting Pemeriksaan Laporan Keuangan di lingkungan DJPKN V Tahun 2025, Kamis (26/2/2026), BPKH mencatatkan rekor tingkat penyelesaian rekomendasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI sebesar 95,69 persen.

Angka fantastis ini mendapuk BPKH sebagai lembaga negara dengan tingkat kepatuhan tertinggi di Indonesia sepanjang 2025. Dari total 255 rekomendasi yang diberikan BPK RI hingga Semester II-2025, BPKH sukses menuntaskan 244 poin secara progresif.

Pencapaian ini seolah menjadi "pelengkap sempurna" bagi rapor hijau BPKH yang telah mengantongi opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) selama tujuh kali berturut-turut sejak berdiri pada 2017.

Anggota V BPK RI, Bobby Adhityo Rizaldi, tak segan melempar pujian atas kedisiplinan BPKH. Menurutnya, respons cepat terhadap hasil audit adalah cermin kualitas tata kelola (governance) yang mumpuni.

"Tingginya angka tindak lanjut ini menunjukkan komitmen nyata dalam menjalankan rekomendasi auditor. Ini adalah bentuk transparansi dan akuntabilitas untuk menjaga kepercayaan publik," tegas Bobby.

Kepala Badan Pelaksana BPKH, Fadlul Imansyah, menegaskan bahwa audit BPK bukan sekadar rutinitas, melainkan "kompas" untuk memitigasi risiko organisasi secara berkelanjutan.

"Setiap rekomendasi kami jadikan pijakan untuk perbaikan demi menjaga amanah jemaah. Target kami bukan sekadar angka, tapi kualitas pengelolaan dana haji yang memberikan manfaat maksimal bagi umat," ujar Fadlul.

Dengan prinsip kehati-hatian (prudential) dan pengawasan berlapis, BPKH memastikan investasi dana haji dilakukan secara terukur dan patuh regulasi. Momentum awal 2026 ini menjadi pijakan BPKH untuk terus memperkuat implementasi good governance demi kepentingan seluruh jemaah haji Indonesia.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Rekomendasi Drama Korea Terbaru Maret 2026, Ada Boyfriend on Demand

5 Rekomendasi Drama Korea Terbaru Maret 2026, Ada Boyfriend on Demand

Your Say | Selasa, 03 Maret 2026 | 07:15 WIB

3 HP Samsung Memori 256 GB untuk Penyimpanan Lega Pelajar dan Pekerja, Harga mulai Rp2 Jutaan

3 HP Samsung Memori 256 GB untuk Penyimpanan Lega Pelajar dan Pekerja, Harga mulai Rp2 Jutaan

Tekno | Senin, 02 Maret 2026 | 14:25 WIB

4 Rekomendasi Drama Korea Romantis Tayang Maret 2026, Bertabur Plot Seru!

4 Rekomendasi Drama Korea Romantis Tayang Maret 2026, Bertabur Plot Seru!

Your Say | Senin, 02 Maret 2026 | 14:50 WIB

Terkini

Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak

Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan

Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?

Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?

Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:58 WIB

Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari

Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan

Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik

Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:05 WIB

Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik

Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×