Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.599.000
Beli Rp2.495.000
IHSG 5.744,556
LQ45 565,493
Srikehati 279,472
JII 338,217
USD/IDR 17.989

Arab Saudi Larang Impor Unggas dan Telur dari Indonesia, Apa Sebab?

Liberty Jemadu, Fakhri Fuadi Muflih

Selasa, 03 Maret 2026 | 21:57 WIB
Arab Saudi Larang Impor Unggas dan Telur dari Indonesia, Apa Sebab?
Kerajaan Arab Saudi resmi melarang impor unggas dan telur dari Indonesia mulai 1 Maret 2026. [Antara]
baca 10 detik
  • Arab Saudi resmi melarang impor unggas dan telur dari Indonesia mulai 1 Maret 2026 karena standar kesehatan.
  • Larangan total diberlakukan terhadap 40 negara termasuk Indonesia, bukan disebabkan isu sertifikasi halal.
  • Peluang ekspor masih terbuka jika produk unggas telah melalui perlakuan panas penghilang virus Newcastle.

Suara.com - Kerajaan Arab Saudi resmi melarang impor unggas dan telur dari Indonesia mulai 1 Maret 2026. Kebijakan yang diterbitkan Saudi Food and Drug Authority (SFDA) tersebut menetapkan larangan total terhadap 40 negara serta larangan parsial terhadap 16 negara lainnya.

Atase Perdagangan (Atdag) RI di Riyadh, Zulvri Yenni, memastikan kebijakan tersebut tidak berkaitan dengan persoalan halal, melainkan aspek pemenuhan standar kesehatan dan mutu produk.

“Larangan impor ini tidak berkaitan dengan isu halal, tetapi lebih kepada isu pemenuhan kualitas mutu untuk memenuhi persyaratan kesehatan, regulasi, dan standar yang berlaku,” ungkap Zulvri kepada wartawan, Selasa (3/3/2026).

Ia menegaskan, sertifikat halal Indonesia sejatinya telah diterima Arab Saudi sejak penandatanganan memorandum saling pengertian antara BPJPH dan SFDA pada 19 Oktober 2023.

Zulvri menjelaskan, hingga saat ini Indonesia belum merealisasikan kembali ekspor unggas dan telur ke Arab Saudi karena belum mendapatkan status bebas flu burung berdasarkan laporan World Organization for Animal Health (WOAH) yang terakhir diperbarui pada 28 Januari 2026.

“Kebijakan baru Arab Saudi ini menjadi momentum bagi Indonesia untuk memperbarui status bebas virus flu burung sesegera mungkin di Laporan WOAH. Hal ini penting agar pangsa ekspor kita tidak diambil negara kompetitor, terutama dari ASEAN seperti Thailand dan Singapura, yang tidak masuk daftar larangan Arab Saudi,” kata Zulvri.

Ia menambahkan, SFDA akan terus meninjau daftar larangan impor secara berkala mengikuti perkembangan situasi kesehatan global, khususnya wabah flu burung yang sangat patogen.

Indonesia Masuk Daftar Larangan Total
Indonesia masuk dalam daftar negara yang dikenai larangan total bersama 39 negara lain, termasuk sejumlah mitra dagang utama Arab Saudi.

Sementara itu, larangan parsial diberlakukan terhadap beberapa provinsi dan kota di 16 negara, antara lain Australia, Amerika Serikat, Italia, Prancis, Kanada, dan Malaysia.

baca juga

Meski terkenal larangan total, peluang ekspor tetap terbuka melalui skema pemrosesan tertentu.

Produk unggas yang telah melalui perlakuan panas atau metode pengolahan lain yang cukup untuk menghilangkan virus Newcastle dapat dikecualikan dari larangan, sepanjang memenuhi persyaratan kesehatan dan regulasi yang berlaku.

Proses tersebut harus didukung sertifikat kesehatan dari otoritas resmi negara asal yang diakui SFDA, yang menyatakan langkah pengolahan telah memadai untuk menghilangkan virus Newcastle.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Selain Ras Taruna yang Ditutup, Ini 8 Kilang Minyak Raksasa Milik Arab Saudi

Selain Ras Taruna yang Ditutup, Ini 8 Kilang Minyak Raksasa Milik Arab Saudi

Lifestyle | Selasa, 03 Maret 2026 | 16:14 WIB

Iran Serang Ibu Kota Arab Saudi

Iran Serang Ibu Kota Arab Saudi

News | Sabtu, 28 Februari 2026 | 22:21 WIB

Bulog Segera Bangun Gudang Beras di Arab Saudi

Bulog Segera Bangun Gudang Beras di Arab Saudi

Bisnis | Selasa, 24 Februari 2026 | 07:09 WIB

Menag Nasaruddin Umar Apresiasi Bantuan 100 Ton Kurma dari Arab Saudi

Menag Nasaruddin Umar Apresiasi Bantuan 100 Ton Kurma dari Arab Saudi

News | Jum'at, 20 Februari 2026 | 10:38 WIB

Tertarik Ternak Ayam, Perhatikan Pakan Berkualitas Agar Produksi Makin Optimal!

Tertarik Ternak Ayam, Perhatikan Pakan Berkualitas Agar Produksi Makin Optimal!

Press Release | Sabtu, 17 Februari 2024 | 12:05 WIB

Terkini

INDEF: Aturan Kemasan Polos Rokok Berpotensi Hilangkan 52,8 Ribu Lapangan Kerja

INDEF: Aturan Kemasan Polos Rokok Berpotensi Hilangkan 52,8 Ribu Lapangan Kerja

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:25 WIB

Purbaya Sentil Kementerian-Lembaga Hobi Minta Tambah Anggaran, Kini Bakal Diperketat

Purbaya Sentil Kementerian-Lembaga Hobi Minta Tambah Anggaran, Kini Bakal Diperketat

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:14 WIB

Ekspor CPO Dapat Angin Segar, Pemerintah Turunkan Bea Keluar Juli 2026

Ekspor CPO Dapat Angin Segar, Pemerintah Turunkan Bea Keluar Juli 2026

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:11 WIB

Tak Hanya Sawit dan Kopi, Tembakau Dinilai Layak Jadi Komoditas Prioritas Pemerintah

Tak Hanya Sawit dan Kopi, Tembakau Dinilai Layak Jadi Komoditas Prioritas Pemerintah

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:03 WIB

Cegah Mati Lampu, PLN Modif PLTU Bisa Pakai Batu Bara Kelas Rendah

Cegah Mati Lampu, PLN Modif PLTU Bisa Pakai Batu Bara Kelas Rendah

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:52 WIB

Lahan Bekas Tambang Batu Bara Disulap Jadi PLTS

Lahan Bekas Tambang Batu Bara Disulap Jadi PLTS

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:44 WIB

Novel Bamukmin Diisukan Jadi Komisaris, Website PT Hotel Indonesia Natour Hilang

Novel Bamukmin Diisukan Jadi Komisaris, Website PT Hotel Indonesia Natour Hilang

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:26 WIB

PLN Bakal Sulap 802 Km Tol Jasa Marga Jadi Ladang Energi Surya

PLN Bakal Sulap 802 Km Tol Jasa Marga Jadi Ladang Energi Surya

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 17:38 WIB

Kasus Penipuan Keuangan Tembus 579 Ribu, Bank dan Fintech Diminta Beralih ke AI

Kasus Penipuan Keuangan Tembus 579 Ribu, Bank dan Fintech Diminta Beralih ke AI

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:39 WIB

Komisi Ojol Dipangkas Jadi 8%, Ekonom: Belum Tentu Bikin Driver Lebih Sejahtera

Komisi Ojol Dipangkas Jadi 8%, Ekonom: Belum Tentu Bikin Driver Lebih Sejahtera

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:31 WIB

×