Raksasa Jepang Tokyo Gas & Hanwa 'Geruduk' Pohuwato, Ada Apa?

Mohammad Fadil Djailani

Kamis, 05 Maret 2026 | 08:18 WIB
Raksasa Jepang Tokyo Gas & Hanwa 'Geruduk' Pohuwato, Ada Apa?
Ilustrasi. Dua perusahaan raksasa asal Jepang, Tokyo Gas Co., Ltd. dan Hanwa Co., Ltd., menyambangi Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo. Kedatangan para petinggi perusahaan Negeri Sakura ini bukan tanpa alasan, mereka datang untuk mengecek langsung operasional PT Biomasa Jaya Abadi (PT BJA). [ANTARA]
baca 10 detik
  • Tokyo Gas & Hanwa tinjau legalitas PT BJA di Pohuwato guna pastikan investasi wood pellet aman.
  • Investasi PT BJA serap 1.500 tenaga kerja & dongkrak ekonomi Pohuwato hingga 9 persen.
  • Pemkab Pohuwato jamin operasional PT BJA sesuai regulasi lingkungan & zona konservasi.

Suara.com - Dua perusahaan raksasa asal Jepang, Tokyo Gas Co., Ltd. dan Hanwa Co., Ltd., menyambangi Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo, Senin (2/3/2026) Kedatangan para petinggi perusahaan Negeri Sakura ini bukan tanpa alasan, mereka datang untuk mengecek langsung operasional PT Biomasa Jaya Abadi (PT BJA).

Sebagai pembeli (buyer) utama produk wood pellet dari PT BJA, Tokyo Gas dan Hanwa ingin memastikan bahwa investasi yang mereka kucurkan berjalan di atas rel regulasi yang benar.

Rombongan asal Jepang ini diterima langsung oleh Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga. Dalam audiensi tersebut, mereka mencecar sejumlah pertanyaan kritis mulai dari aspek legalitas perizinan, dampak sosial, hingga komitmen lingkungan perusahaan.

Bupati Saipul menegaskan bahwa PT BJA adalah investor yang patuh aturan. "Proses perizinan PT BJA telah melalui mekanisme evaluasi administratif dan teknis sesuai regulasi yang berlaku," tegas Saipul.

Tak hanya soal dokumen, pihak Jepang juga menaruh perhatian besar pada isu lingkungan. Menanggapi hal itu, Pemkab Pohuwato menjamin pembukaan lahan dilakukan bertahap sesuai Rencana Kerja Tahunan (RKT) dan langsung diikuti penanaman kembali pohon Gamal. Area konservasi seperti sempadan sungai pun dipastikan tetap terjaga.

Kehadiran PT BJA nyatanya membawa angin segar bagi ekonomi lokal. Investasi di sektor biomasa ini tercatat menjadi salah satu mesin penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah.

Seperti telah mempekerjakan lebih dari 1.500 orang warga lokal, mendorong pertumbuhan ekonomi Pohuwato hingga menyentuh angka 9% dan menjalankan tanggung jawab sosial secara berkelanjutan untuk masyarakat sekitar.

"Angka (9%) tersebut mencerminkan aktivitas ekonomi yang produktif dan berdampak langsung bagi masyarakat. Ini hasil sinergi pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat," tambah Saipul.

Dalam pertemuan tersebut, pihak pembeli juga menanyakan bagaimana cara masyarakat menyampaikan aspirasi. Pemkab menjelaskan bahwa jalur komunikasi dibuka secara transparan. Masyarakat bisa datang langsung ke Kantor Bupati, DPRD, atau dinas terkait untuk berdialog tanpa birokrasi email yang rumit.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jangan Sampai Salah Langkah! Cara Jenius Nikmati Jepang Tanpa Menguras Tabungan

Jangan Sampai Salah Langkah! Cara Jenius Nikmati Jepang Tanpa Menguras Tabungan

Lifestyle | Selasa, 03 Maret 2026 | 23:00 WIB

Israel Serang Wilayah Sipil Tanpa Peringatan, Harga Gas Membara

Israel Serang Wilayah Sipil Tanpa Peringatan, Harga Gas Membara

Bisnis | Rabu, 04 Maret 2026 | 12:44 WIB

Awas Babak Belur! Ini Tim Raksasa yang Bisa Hajar Timnas Indonesia di Piala Asia 2027

Awas Babak Belur! Ini Tim Raksasa yang Bisa Hajar Timnas Indonesia di Piala Asia 2027

Bola | Rabu, 04 Maret 2026 | 10:23 WIB

Terkini

Sopir Logistik Diminta Setop Masuk Empat Lawang, Ada Cerita Perampokan Pukul 05.00 WIB

Sopir Logistik Diminta Setop Masuk Empat Lawang, Ada Cerita Perampokan Pukul 05.00 WIB

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Diguyur Hujan Deras, Polisi Pukul Mundur Massa Demo Mahasiswa di Plaza UOB Dukuh Atas

Diguyur Hujan Deras, Polisi Pukul Mundur Massa Demo Mahasiswa di Plaza UOB Dukuh Atas

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 21:32 WIB

Demo Ricuh di Jogja Meluas hingga Sirip Kepatihan

Demo Ricuh di Jogja Meluas hingga Sirip Kepatihan

Jogja | Rabu, 28 Oktober 2026 | 21:31 WIB

Malioboro Mencekam! Demo Sumpah Pemuda Berujung Bentrok hingga Malam, Water Cannon Dikerahkan

Malioboro Mencekam! Demo Sumpah Pemuda Berujung Bentrok hingga Malam, Water Cannon Dikerahkan

Jogja | Rabu, 28 Oktober 2026 | 21:22 WIB

Tak Terbendung di Asia, Giliran Melbourne Victory jadi Korban Keganasan Persib Bandung

Tak Terbendung di Asia, Giliran Melbourne Victory jadi Korban Keganasan Persib Bandung

Bola | Rabu, 28 Oktober 2026 | 21:16 WIB

Bingung Mulai Investasi? New BIONS by BNI Sekuritas Bikin Semua Jadi Mudah

Bingung Mulai Investasi? New BIONS by BNI Sekuritas Bikin Semua Jadi Mudah

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 21:15 WIB

Rayakan Satu Dekade, Big Bad Wolf ICE BSD 2026 Buka 120 Jam Nonstop

Rayakan Satu Dekade, Big Bad Wolf ICE BSD 2026 Buka 120 Jam Nonstop

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 21:06 WIB

Mencegah Kriminalisasi Kebijakan Tanpa Meloloskan Korupsi

Mencegah Kriminalisasi Kebijakan Tanpa Meloloskan Korupsi

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:50 WIB

5 Cara Mengatasi Kaki Lecet dan Pegal Setelah Jalan Kaki 20 Ribu Langkah

5 Cara Mengatasi Kaki Lecet dan Pegal Setelah Jalan Kaki 20 Ribu Langkah

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:40 WIB

Pria Hina Yesus saat Live TikTok Ditetapkan Jadi Tersangka Penistaan Agama

Pria Hina Yesus saat Live TikTok Ditetapkan Jadi Tersangka Penistaan Agama

Sumut | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:39 WIB

×