Menhub Kesal Banyak Truk Masih Wara-wiri Saat Mudik Lebaran

Achmad Fauzi

Minggu, 15 Maret 2026 | 20:58 WIB
Menhub Kesal Banyak Truk Masih Wara-wiri Saat Mudik Lebaran
Sejumlah truk masih beroperasi saat pembatasan operasional selama mudik lebaran. [Dok Kemenhub].
baca 10 detik
  • Menhub Dudy Purwagandhi prihatin atas pengusaha logistik melanggar pembatasan operasional truk sumbu tiga ke atas sejak 13 Maret 2026.
  • Ketidakpatuhan ini melanggar SKB dan berdampak pada peningkatan kepadatan dan antrean kendaraan di titik transportasi strategis.
  • Kemenhub akan meningkatkan pengawasan dan memerintahkan percepatan layanan penyeberangan di Pelabuhan Ketapang dan Gilimanuk.

Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi merasa kesal atas masih adanya pengusaha logistik yang melanggar aturan pembatasan operasional angkutan barang selama periode mudik Lebaran 2026.

Suara.com - Menurut Menhub, sebagian pengusaha logistik masih mengoperasikan truk dengan tiga sumbu atau lebih sejak kebijakan pembatasan diberlakukan pada 13 Maret 2026. Kondisi ini dinilai turut memicu kepadatan kendaraan di sejumlah titik transportasi.

"Kementerian Perhubungan menyampaikan keprihatinan atas masih adanya pengusaha logistik yang tidak mematuhi kebijakan pembatasan operasional truk sumbu tiga ke atas yang telah diberlakukan sejak 13 Maret. Ketidakpatuhan ini berdampak pada meningkatnya antrean kendaraan di sejumlah titik strategis termasuk di pelabuhan penyeberangan," ujar Menhub Dudy di Jakarta, Minggu (15/3/2026).

Menteri Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi. (Suara.com/Hiskia Andika)
Menteri Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi. (Suara.com/Hiskia Andika)

Ia menegaskan kebijakan pembatasan operasional truk tersebut telah ditetapkan pemerintah melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) pengaturan lalu lintas dan penyeberangan selama masa Angkutan Lebaran 2026 yang diterbitkan oleh Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, Kepolisian Negara Republik Indonesia, dan Kementerian Pekerjaan Umum.

Dalam aturan tersebut, kendaraan angkutan barang dengan tiga sumbu atau lebih dibatasi operasinya pada periode 13 hingga 29 Maret 2026 guna menjaga kelancaran arus mudik dan keselamatan pengguna jalan.

Menhub menilai pengoperasian truk besar di luar ketentuan berpotensi memperparah kemacetan sekaligus meningkatkan risiko keselamatan di jalan maupun di kawasan pelabuhan.

Pemerintah sendiri, kata Dudy, berkomitmen memastikan pelayanan transportasi selama mudik Lebaran berjalan aman dan nyaman bagi masyarakat, sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto.

"Bapak Presiden mengingatkan agar seluruh jajaran pemerintah memastikan masyarakat dapat melakukan perjalanan mudik dengan aman, nyaman, dan lancar. Karena itu, seluruh pihak perlu bekerja sama dan mematuhi aturan yang telah ditetapkan," sebut Menhub.

Kementerian Perhubungan juga akan meningkatkan pengawasan bersama aparat terkait untuk menertibkan kendaraan yang melanggar ketentuan pembatasan operasional angkutan barang.

baca juga

Menhub turut meminta para pelaku usaha logistik mematuhi aturan tersebut demi menjaga kelancaran arus transportasi dan keselamatan masyarakat selama musim mudik.

Selain itu, pemerintah juga terus berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk kepolisian, pemerintah daerah, dan operator transportasi untuk mengoptimalkan pengaturan lalu lintas di lapangan.

Terkait antrean kendaraan menuju Pelabuhan Ketapang, Menhub mengatakan pihaknya telah memerintahkan Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan serta ASDP Indonesia Ferry menambah operasi kapal serta menerapkan skema tiba bongkar berangkat (TBB) untuk mempercepat layanan penyeberangan.

"Waktu transisi di dermaga yang semula 45 menit diupayakan percepatan menjadi 30 menit. Sejumlah kapal juga disiapkan khusus untuk mengangkut kendaraan roda dua," kata Menhub.

Di lapangan, pemerintah juga melakukan rekayasa lalu lintas di jalur Pelabuhan Gilimanuk menuju Ketapang. Truk besar yang menuju pelabuhan dihentikan sementara dan diarahkan masuk ke kantong parkir yang telah disediakan agar tidak menambah kepadatan kendaraan.

Langkah tersebut diharapkan dapat membantu mengurai antrean kendaraan sekaligus menjaga kelancaran arus mudik Lebaran tahun ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

6.859 Masjid di Pantura Disiapkan Jadi Rest Area Pemudik Lebaran 2026

6.859 Masjid di Pantura Disiapkan Jadi Rest Area Pemudik Lebaran 2026

Bisnis | Minggu, 15 Maret 2026 | 10:33 WIB

Sebanyak 143,91 Juta Orang Diprediksi Mudik Lebaran Tahun Ini!

Sebanyak 143,91 Juta Orang Diprediksi Mudik Lebaran Tahun Ini!

Bisnis | Sabtu, 14 Maret 2026 | 16:55 WIB

Menhub Prediksi Pergerakan Mudik Mulai Terasa Sejak 13 Maret

Menhub Prediksi Pergerakan Mudik Mulai Terasa Sejak 13 Maret

Bisnis | Sabtu, 14 Maret 2026 | 11:02 WIB

Terkini

Sempat Lumpuh Diterjang Banjir, Jalur PiningLokop Gayo Lues Aceh Akhirnya Bisa Dilalui

Sempat Lumpuh Diterjang Banjir, Jalur PiningLokop Gayo Lues Aceh Akhirnya Bisa Dilalui

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:45 WIB

Review Buku Hidden Figures: Saat Kecerdasan Tidak Mengenal Ras dan Gender

Review Buku Hidden Figures: Saat Kecerdasan Tidak Mengenal Ras dan Gender

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:45 WIB

Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai, Dedi Congor Dicegah ke Luar Negeri!

Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai, Dedi Congor Dicegah ke Luar Negeri!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:43 WIB

Menteri Wihaji: Mau Memperbaiki Negara? Perbaiki Dulu Keluarganya

Menteri Wihaji: Mau Memperbaiki Negara? Perbaiki Dulu Keluarganya

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:39 WIB

Pemerintah Mau Bangun Kawasan Industri di Pulau Kecil Maluku

Pemerintah Mau Bangun Kawasan Industri di Pulau Kecil Maluku

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:36 WIB

Tambang Emas Nabire: Izin Dicabut, Konsesi Diserahkan ke Antam, Nasib Warga Bagaimana?

Tambang Emas Nabire: Izin Dicabut, Konsesi Diserahkan ke Antam, Nasib Warga Bagaimana?

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:32 WIB

Park Ju Hyun Resmi Gabung Film Prekuel Inside Men, Gantikan Yeonwoo

Park Ju Hyun Resmi Gabung Film Prekuel Inside Men, Gantikan Yeonwoo

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:30 WIB

Perkuat Ekosistem Pendidikan Digital, Metranet dan Jayantara Jalin Kerja Sama Strategis

Perkuat Ekosistem Pendidikan Digital, Metranet dan Jayantara Jalin Kerja Sama Strategis

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:27 WIB

Refleksi Mariposa 2: Belajar Mengerti Komitmen & Kedewasaan dalam Asmara

Refleksi Mariposa 2: Belajar Mengerti Komitmen & Kedewasaan dalam Asmara

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:20 WIB

IMF: Kekayaan Vietnam Lampaui Indonesia Tahun Ini Berkat Pembangunan Infrastruktur

IMF: Kekayaan Vietnam Lampaui Indonesia Tahun Ini Berkat Pembangunan Infrastruktur

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 16:17 WIB

×