Mudik Lebaran 2026: Pelabuhan Alternatif Masih 'Ecek-ecek', Pemudik Jadi Korban?

Mohammad Fadil Djailani, Fakhri Fuadi Muflih

Selasa, 17 Maret 2026 | 19:37 WIB
Mudik Lebaran 2026: Pelabuhan Alternatif Masih 'Ecek-ecek', Pemudik Jadi Korban?
Sejumlah truk antre melakukan bongkar muat kapal di Pelabuhan Ciwandan, Kota Cilegon, Banten. [ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas/foc]
baca 10 detik
  • Pelayanan pelabuhan mudik sementara (Ciwandan/BBJ) dinilai buruk dan jauh dari standar minimum.
  • Fasilitas umum seperti toilet dan kantin di pelabuhan darurat masih sangat minim dan terbatas.
  • Dermaga kecil hambat efisiensi kapal, berpotensi memicu kemacetan parah saat puncak arus mudik.

Suara.com - Ambisi pemerintah untuk memperlancar arus mudik Lebaran 2026 lewat penggunaan pelabuhan bantuan nampaknya masih menyisakan rapor merah. Penggunaan pelabuhan sementara dinilai masih jauh dari standar pelayanan minimum, meninggalkan pemudik dalam kondisi serba terbatas dan tidak nyaman.

Kritik tajam datang dari Peneliti Senior Institut Studi Transportasi (INSTRAN), Deddy Herlambang. Ia menyoroti kondisi Pelabuhan Ciwandan dan BBJ Bojonegara yang kerap dipaksakan menjadi penyangga saat puncak arus mudik, meski fasilitasnya jauh dari kata layak.

“Bila musim mudik Lebaran tiba, Pelabuhan BBJ dan Ciwandan dijadikan penyeberangan sementara untuk truk dua sumbu roda dan kendaraan roda dua," ujar Deddy kepada wartawan, Selasa (17/3/2026).

Deddy menegaskan bahwa status "sementara" pada pelabuhan tersebut seolah menjadi pembenaran atas buruknya fasilitas di lapangan. Infrastruktur dasar yang seharusnya menjadi hak pemudik justru sering kali terabaikan.

“Fasilitas tersebut juga sementara, maka pelayanan juga sementara. Rampdoor, toilet, warung makan, dan fasilitas umum lain terkadang terjadi banyak kekurangan di sana," ucapnya ketus.

Tak hanya soal kenyamanan, Deddy juga menguliti masalah teknis yang menghambat mobilitas. Ukuran dermaga yang mini di pelabuhan darurat disebutnya sebagai penghambat utama efisiensi distribusi kendaraan.

“Dermaga yang kecil membatasi jenis kapal yang bisa bersandar. Ini jelas mengurangi efisiensi operasional kapal ferry,” tambah Deddy.

Kondisi ini diprediksi bakal menjadi bom waktu jika pemerintah tak segera melakukan pembenahan serius. Tanpa adanya peningkatan kapasitas dan fasilitas yang manusiawi, pelabuhan penunjang ini justru berpotensi memicu ketidakteraturan serta menghambat distribusi kendaraan di tengah lonjakan penumpang.

Publik kini menanti, apakah pemerintah akan terus membiarkan rakyatnya "terlantar" di pelabuhan darurat, atau berani berinvestasi lebih demi kenyamanan pemudik di hari raya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sukardi dan Seragam Oranye: Menjemput Rezeki di Balik Keriuhan Mudik

Sukardi dan Seragam Oranye: Menjemput Rezeki di Balik Keriuhan Mudik

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 19:21 WIB

One Way Tol Cipali KM 70-263 Resmi Berlaku, Jalur Mudik ke Jawa Tengah Lancar Jaya

One Way Tol Cipali KM 70-263 Resmi Berlaku, Jalur Mudik ke Jawa Tengah Lancar Jaya

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 19:14 WIB

H-4 Lebaran, Puluhan Ribu Pemudik Tinggalkan Jakarta dari Pasar Senen

H-4 Lebaran, Puluhan Ribu Pemudik Tinggalkan Jakarta dari Pasar Senen

Foto | Selasa, 17 Maret 2026 | 18:59 WIB

Terkini

Tampang AKBP Wisnu Perdana Putra Kapolres Kapuas Hulu yang Ngaku Khilaf Tampar Warga

Tampang AKBP Wisnu Perdana Putra Kapolres Kapuas Hulu yang Ngaku Khilaf Tampar Warga

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:26 WIB

Ramai Dilirik Imbas Isu Pajak Pembalut, Ketahui Efek Samping Menstrual Cup Menurut Medis

Ramai Dilirik Imbas Isu Pajak Pembalut, Ketahui Efek Samping Menstrual Cup Menurut Medis

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:24 WIB

Seberapa Murah Harga Fortuner Lawas? Kini Setara Suzuki S-Presso di Pasar Mobil Bekas

Seberapa Murah Harga Fortuner Lawas? Kini Setara Suzuki S-Presso di Pasar Mobil Bekas

Otomotif | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:21 WIB

Arti Hidung Gatal Tiba-Tiba, Pertanda Ada yang Membicarakan?

Arti Hidung Gatal Tiba-Tiba, Pertanda Ada yang Membicarakan?

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:15 WIB

Ulasan Let Me Be Your Knight: Mengurai Burnout dan Sisi Rapuh Idol K-Pop

Ulasan Let Me Be Your Knight: Mengurai Burnout dan Sisi Rapuh Idol K-Pop

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:10 WIB

OJK: Pasar Modal RI Hadapi Ujian Terbesar Tahun Ini, Semoga Kita Naik Kelas

OJK: Pasar Modal RI Hadapi Ujian Terbesar Tahun Ini, Semoga Kita Naik Kelas

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:10 WIB

Inggris Waspada Pangan, Wamentan Tegaskan Stok Beras RI Aman hingga 10 Bulan

Inggris Waspada Pangan, Wamentan Tegaskan Stok Beras RI Aman hingga 10 Bulan

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 18:10 WIB

Sinyal Keras MUI Lampung: Siap Ketuk Palu Fatwa Haram Rokok Elektrik Jika Terbukti Membahayakan

Sinyal Keras MUI Lampung: Siap Ketuk Palu Fatwa Haram Rokok Elektrik Jika Terbukti Membahayakan

Lampung | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:50 WIB

Hujan Ekstrem 349 Milimeter Guyur Cilacap, Banjir dan Longsor Terjang Sejumlah Wilayah

Hujan Ekstrem 349 Milimeter Guyur Cilacap, Banjir dan Longsor Terjang Sejumlah Wilayah

Jawa Tengah | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:49 WIB

Warga Dukung Pengusutan Perusakan Warung Mi Babi Sukoharjo, Polda Jateng Jamin Proses Transparan

Warga Dukung Pengusutan Perusakan Warung Mi Babi Sukoharjo, Polda Jateng Jamin Proses Transparan

Jawa Tengah | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 17:40 WIB

×