- Rekayasa lalu lintas contraflow satu lajur KM 70 s.d KM 47 arah Jakarta dimulai pukul 10.30 WIB.
- Tindakan ini diskresi Kepolisian untuk mengurai kepadatan arus balik Idul Fitri 1447H/2026 menuju Jakarta.
- PT JTT mengimbau pengguna jalan mengutamakan keselamatan serta memantau informasi melalui aplikasi Travoy.
Suara.com - Rekayasa lalu lintas berupa contraflow satu lajur dari KM 70 s.d KM 47 arah Jakarta di Ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek diterapkan mulai pukul 10.30 WIB Selasa (24/3/2026), demikian disampaikan PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT).
Rekayasa lalu lintas ini dilakukan atas diskresi Kepolisian RI sebagai upaya mengurai kepadatan lalu lintas pada periode arus balik Idul Fitri 1447H/2026 menuju wilayah Jakarta.
Dalam keterangannya di Jakarta, Selasa, Vice President Corporate Secretary & Legal JTT Ria Marlinda Paallo menyampaikan bahwa pemberlakuan rekayasa lalu lintas dilakukan secara situasional guna menjaga kelancaran arus kendaraan yang kembali menuju wilayah Jakarta.
“Pemberlakuan contraflow ini merupakan langkah antisipatif untuk membantu mengurai kepadatan lalu lintas pada periode arus balik. JTT bersama Kepolisian terus memantau kondisi lalu lintas di lapangan dan akan melakukan penyesuaian rekayasa lalu lintas apabila diperlukan,” ujar Ria.
JTT mengimbau kepada seluruh pengguna jalan tol Trans Jawa untuk tetap mengutamakan keselamatan dengan menjaga jarak aman, memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima, serta memastikan kecukupan saldo uang elektronik sebelum melakukan perjalanan.
Pengguna jalan juga diharapkan mengikuti arahan petugas di lapangan serta rambu lalu lintas yang berlaku.
Adapun informasi terkini mengenai kondisi lalu lintas di jalan tol dapat diakses melalui aplikasi Travoy dan layanan One Call Center Jasa Marga 24 jam di 133.