Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.301,765
LQ45 627,165
Srikehati 306,330
JII 376,355
USD/IDR 17.877

Trump Blak-blakan Ingin 'Rampas' Minyak Iran, Pulau Kharg Jadi Incaran Utama

Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 31 Maret 2026 | 08:17 WIB
Trump Blak-blakan Ingin 'Rampas' Minyak Iran, Pulau Kharg Jadi Incaran Utama
Presiden Donald Trump secara terbuka menyatakan keinginannya untuk menguasai cadangan minyak Iran dan sedang mempertimbangkan untuk merebut Pulau Kharg, titik nadi ekspor minyak negara tersebut. Foto ist.
baca 10 detik
  • Trump incar Pulau Kharg Iran untuk kuasai 90% jalur ekspor minyak Negeri Para Mullah tersebut.
  • Presiden AS sebut pengkritik rencana 'rampas' minyak Iran sebagai orang bodoh.
  • Pulau Kharg adalah jantung ekonomi Iran yang memasok 4,5% kebutuhan minyak mentah dunia.

Suara.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali memicu kontroversi global dengan pernyataan blak-blakannya terkait ambisi penguasaan sumber daya energi. Kali ini, Teheran berada dalam bidikan.

Trump secara terbuka menyatakan keinginannya untuk menguasai cadangan minyak Iran dan sedang mempertimbangkan untuk merebut Pulau Kharg, titik nadi ekspor minyak negara tersebut.

Dalam sebuah pernyataan yang dikutip dari CNBC, Senin (30/3/2026), Trump tak segan melabeli pihak-pihak di dalam negerinya yang mempertanyakan kebijakan agresif tersebut sebagai orang bodoh.

"Sejujurnya, hal favorit saya adalah mengambil minyak di Iran, tetapi beberapa orang bodoh di AS mengatakan 'mengapa Anda melakukan itu?' Mereka orang bodoh," ujar Trump dengan nada khasnya.

Langkah ekstrem ini rupanya bukan tanpa preseden. Trump menyamakan rencana tersebut dengan ambisi AS menguasai industri minyak Venezuela, yang puncaknya terjadi saat penangkapan Presiden Nicolas Maduro pada Januari 2026 lalu. Bagi Trump, penguasaan fisik atas aset energi negara lawan adalah opsi nyata yang ada di atas meja.

"Mungkin kita merebut Pulau Kharg, mungkin juga tidak. Kita punya banyak pilihan. Itu juga berarti kita harus berada di sana (di Pulau Kharg) untuk sementara waktu," tuturnya menambahkan.

Pulau Kharg bukanlah sekadar daratan karang biasa di Teluk Persia. Wilayah seluas sepertiga Manhattan ini adalah "jantung" yang memompa ekonomi Iran. Pasalnya, sekitar 90% ekspor minyak Iran dikelola melalui terminal di pulau ini. Iran memasok sekitar 4,5% minyak global dengan produksi harian mencapai 3,3 juta barel minyak mentah dan dikenal sebagai "Pulau Terlarang", kawasan ini dijaga ketat oleh militer karena urgensi ekonominya.

Sejak era 1980-an, dokumen intelijen (CIA) sudah mengidentifikasi Pulau Kharg sebagai fasilitas paling vital bagi kesejahteraan ekonomi Iran. Tak heran jika tokoh oposisi Israel, Yair Lapid, turut memanaskan suasana dengan menyebut bahwa penghancuran atau penguasaan terminal ini akan melumpuhkan rezim Teheran secara total.

Kini, dunia internasional menunggu apakah gertakan Trump ini akan berubah menjadi operasi militer nyata yang dapat menjungkirbalikkan pasar energi global.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

3 Prajurit TNI Gugur Akibat Serangan Israel, Publik Menantikan Sikap Tegas Prabowo

3 Prajurit TNI Gugur Akibat Serangan Israel, Publik Menantikan Sikap Tegas Prabowo

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 07:35 WIB

Negosiasi Selat Hormuz Berlanjut, Menlu Sugiono: Ada Sinyal Positif untuk Kapal RI

Negosiasi Selat Hormuz Berlanjut, Menlu Sugiono: Ada Sinyal Positif untuk Kapal RI

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:53 WIB

Donald Trump Hina Pangeran Arab, Sebut MBS Harus Menjilat AS di Tengah Ketegangan Global

Donald Trump Hina Pangeran Arab, Sebut MBS Harus Menjilat AS di Tengah Ketegangan Global

Video | Senin, 30 Maret 2026 | 23:15 WIB

Terkini

Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi

Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi

Bola | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:35 WIB

Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul

Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:04 WIB

Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil

Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil

Banten | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:04 WIB

Ingin Setia: Debut Aziz Padurasta yang Meleburkan Reggae, Rock, dan Punk

Ingin Setia: Debut Aziz Padurasta yang Meleburkan Reggae, Rock, dan Punk

Entertainment | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:01 WIB

Tren Botox Meningkat, Ini Pentingnya Memastikan Perawatan Dilakukan Sesuai Standar Medis

Tren Botox Meningkat, Ini Pentingnya Memastikan Perawatan Dilakukan Sesuai Standar Medis

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:00 WIB

Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor

Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:55 WIB

Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim

Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:51 WIB

Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial

Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:42 WIB

1.584 Personel Pasukan Gabungan Gelar Apel Kebangsaan di Bogor, Ada Apa?

1.584 Personel Pasukan Gabungan Gelar Apel Kebangsaan di Bogor, Ada Apa?

Jabar | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:41 WIB

Luruskan Pidato Prabowo, Mendikdasmen Jelaskan Soal Bahasa Asing Wajib Sejak SD

Luruskan Pidato Prabowo, Mendikdasmen Jelaskan Soal Bahasa Asing Wajib Sejak SD

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:35 WIB

×