Timur Tengah Bergejolak, Petrokimia Gresik Bicara Nasib Soal Pasokan Sulfur

Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 01 April 2026 | 14:09 WIB
Timur Tengah Bergejolak, Petrokimia Gresik Bicara Nasib Soal Pasokan Sulfur
Direktur Utama Petrokimia Gresik, Daconi Khotob, menegaskan bahwa ketergantungan Indonesia terhadap sulfur impor masih sangat tinggi, terutama dari negara-negara di kawasan Teluk Persia. Foto ist.
baca 10 detik
  • Petrokimia Gresik perkuat stok sulfur guna hadapi gejolak geopolitik Timur Tengah.
  • Kebutuhan asam sulfat RI capai 19 juta ton/tahun, dipicu sektor pupuk dan nikel EV.
  • Diversifikasi pasokan dan kontrak panjang jadi kunci jaga ketahanan pangan nasional.

Suara.com - Di tengah memanasnya suhu geopolitik di kawasan Timur Tengah, PT Petrokimia Gresik bergerak cepat mengamankan pasokan sulfur sebagai komoditas vital bagi industri pupuk dan kimia nasional. Langkah strategis ini diambil demi menjaga stabilitas produksi pupuk guna mendukung ketahanan pangan nasional.

Direktur Utama Petrokimia Gresik, Daconi Khotob, menegaskan bahwa ketergantungan Indonesia terhadap sulfur impor masih sangat tinggi, terutama dari negara-negara di kawasan Teluk Persia.

"Sekitar 33% perdagangan sulfur dunia atau 20 juta ton per tahun berasal dari kawasan Teluk Persia. Indonesia sendiri masih mengimpor lebih dari 75% kebutuhan sulfurnya dari sana. Konflik geopolitik tentu mengancam jalur logistik dan stabilitas harga," ujar Daconi dalam konferensi internasional Argus Fertilizer Asia Conference 2026 di Bali, Selasa (31/3/2026).

Menurut Daconi, kebutuhan asam sulfat nasional kini melonjak hingga 19 juta ton per tahun. Sektor pupuk dan hilirisasi mineral terutama nikel menjadi motor utama permintaan tersebut. Hal ini menempatkan Indonesia sebagai pemain kunci dalam peta permintaan sulfur global.

Petrokimia Gresik, sebagai anggota holding Pupuk Indonesia, memposisikan diri sebagai bagian dari solusi. Perusahaan saat ini mengoperasikan pabrik asam sulfat dengan kapasitas mencapai 1,8 juta ton per tahun yang terintegrasi langsung dengan produksi pupuk fosfat dan NPK.

"Fasilitas kami tidak hanya mendukung produksi pupuk, tetapi juga memperkuat pasokan bahan baku bagi industri domestik lainnya," imbuhnya.

Menghadapi tantangan global, Petrokimia Gresik telah menyiapkan sejumlah jurus jitu, di antaranya mencari alternatif pemasok sulfur di luar kawasan yang berkonflik, menjamin stabilitas harga dan kepastian stok bahan baku dan memperkuat kapasitas penyimpanan dan distribusi domestik.

Daconi juga menyoroti tren baterai kendaraan listrik (Electric Vehicle/EV). Proses high-pressure acid leaching (HPAL) pada tambang nikel membutuhkan asam sulfat dalam jumlah jumbo. Pertumbuhan industri EV inilah yang membuat sulfur kian menjadi komoditas "seksi" dan strategis.

"Fokus utama kami adalah menjaga stabilitas produksi. Kebutuhan pupuk nasional tidak boleh terganggu agar swasembada pangan tetap terjaga di tengah dinamika global," pungkas Daconi.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perang Iran di Depan Mata? Ribuan Tentara AS Mendarat, Trump Minta Negara Arab 'Bayar' Perang

Perang Iran di Depan Mata? Ribuan Tentara AS Mendarat, Trump Minta Negara Arab 'Bayar' Perang

News | Rabu, 01 April 2026 | 09:40 WIB

Efek Domino Konflik Timur Tengah, Warga Korea Selatan Panic Buying Kantong Sampah!

Efek Domino Konflik Timur Tengah, Warga Korea Selatan Panic Buying Kantong Sampah!

News | Rabu, 01 April 2026 | 08:27 WIB

BYD Mengaku Bakal Cuan dari Naiknya Harga Minyak Akibat Konflik Timur Tengah

BYD Mengaku Bakal Cuan dari Naiknya Harga Minyak Akibat Konflik Timur Tengah

Otomotif | Rabu, 01 April 2026 | 07:05 WIB

Terkini

Usai Temuan Kamar Mewah, Ombudsman Garap Dugaan Pungli Rp150 Ribu per Minggu di Lapas Cibinong

Usai Temuan Kamar Mewah, Ombudsman Garap Dugaan Pungli Rp150 Ribu per Minggu di Lapas Cibinong

Bogor | Selasa, 06 Oktober 2026 | 01:15 WIB

Indra Kenz Terbukti Pasang Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong

Indra Kenz Terbukti Pasang Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong

Jabar | Selasa, 06 Oktober 2026 | 01:05 WIB

Drama Penalti Pulangkan Thailand, Alun-Alun Bogor Meledak Sambut Indonesia Juara

Drama Penalti Pulangkan Thailand, Alun-Alun Bogor Meledak Sambut Indonesia Juara

Bogor | Selasa, 06 Oktober 2026 | 00:56 WIB

Momen Prabowo Diberi Tahu Indonesia Juara, Langsung Joget Kepalkan Tinju di SUGBK

Momen Prabowo Diberi Tahu Indonesia Juara, Langsung Joget Kepalkan Tinju di SUGBK

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 23:21 WIB

Drama Kartu Merah, Emil Audero Bawa Timnas Juara FIFA ASEAN Cup di Momen Krusial

Drama Kartu Merah, Emil Audero Bawa Timnas Juara FIFA ASEAN Cup di Momen Krusial

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 23:15 WIB

Timnas Indonesia Juara, Asnawi Mangkualam Bakal Angkat Dagu di Thailand

Timnas Indonesia Juara, Asnawi Mangkualam Bakal Angkat Dagu di Thailand

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 23:09 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat Senin Malam, 5 Wilayah Masuk Zona Berbahaya

Kabut Asap Palembang Makin Pekat Senin Malam, 5 Wilayah Masuk Zona Berbahaya

Sumsel | Senin, 05 Oktober 2026 | 23:02 WIB

Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Survei LKPI: Gerindra 17,3 Persen, PSI Sentuh 4,3 Persen

Survei LKPI: Gerindra 17,3 Persen, PSI Sentuh 4,3 Persen

Jabar | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:42 WIB

PTBA Siapkan Rencana Produksi Batu Bara 2027, Pasokan Domestik Jadi Prioritas

PTBA Siapkan Rencana Produksi Batu Bara 2027, Pasokan Domestik Jadi Prioritas

Sumsel | Senin, 05 Oktober 2026 | 22:40 WIB

×