BYD Mengaku Bakal Cuan dari Naiknya Harga Minyak Akibat Konflik Timur Tengah

Liberty Jemadu

Rabu, 01 April 2026 | 07:05 WIB
BYD Mengaku Bakal Cuan dari Naiknya Harga Minyak Akibat Konflik Timur Tengah
BYD yakin akan lebih cuan pada 2026 berkat naiknya harga minyak dunia. [SUARA.COM/Manuel Jeghesta]
baca 10 detik
  • BYD menganggap krisis energi global dampak konflik Timur Tengah menguntungkan penjualan mobil listrik mereka tahun ini.
  • Penjualan mobil listrik BYD di luar Tiongkok diprediksi mencetak rekor, terutama di Australia, Selandia Baru, dan Filipina.
  • BYD menaikkan target ekspor menjadi 1,5 juta unit, menyusul penurunan keuntungan signifikan pada tahun 2025.

Suara.com - BYD, raja mobil listrik dunia, mengakui pihaknya seperti mendapatkan durian runtuh di tengah krisis energi global yang disebabkan oleh konflik antara Amerika Serikat dan Israel dengan Iran di Timur Tengah.

Dilansir dari Nikkei Asia, pendiri dan Chairman BYD Wang Chuanfu pada Senin (30/3/2026) dalam sebuah pertemuan tertutup mengatakan bahwa melonjaknya harga minyak dunia akan membuat perusahaan lebih cuan tahun ini.

Ia mengatakan, menurut sumber-sumber yang mengaku mengetahui pertemuan itu, penjualan mobil listrik BYD di luar China akan mencetak rekor pada tahun ini.

Wang secara khusus menyebut Australia, Selandia Baru dan Filipina. Di tiga negara ini, penjualan mobil BYD naik drastis - penjualan yang tadinya dicapai dalam dua pekan kini bisa diraih dalam sehari.

Saking optimisnya, BYD bahkan menaikkan target penjualan di luar negerinya hingga 15 persen, dari 1,3 juta unit menjadi 1,5 juta unit.

Adapun BYD enggan berkomentar terhadap laporan Nikkei Asia yang tayang Selasa (31/3/2026).

Naiknya harga minyak dunia, yang membuat harga BBM di berbagai belahan dunia terutama Asia melonjak memang membuat mobil listrik semakin menarik. Bagi BYD ini adalah peluang untuk memperbaiki capaian perusahaan yang kurang positif tahun lalu.

Pekan lalu BYD mengumumkan keuntungan perusahaan turun 19 persen pada 2025. Itu adalah penurunan pendapatan pertama sejak 2021. Sementara pendapatan hanya naik 3 persen, yang paling lambat dalam 6 tahun terakhir.

BYD menjual sekitar 4,6 juta unit mobil pada 2025 lalu dan 80 persen di antaranya dijual di dalam negeri. Persaingan di China sendiri semakin ketat, yang tahun lalu diwarnai oleh perang harga dan membuat BYD kewalahan digempur oleh merek-merek lokal lainnya.

baca juga

Tapi di awal tahun ini pasar internasional sepertinya sudah lebih melirik merek-merek mobil China. Pada Januari- Februari lalu, China mengekspor 583.000 unit mobil elektrifikasi yang terdiri dari mobil listrik dan plug in hybrid (PHEV).

Tapi merek China yang paling laris di luar Tiongkok adalah Chery, yang mengapalkan 243.000 mobil, diikuti oleh Geely yang mencapai 156.000 unit mobil. BYD sendiri hanya di kisaran 100.000 unit mobil.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemerintah Jepang Pangkas Subsidi BYD Hingga Setengah Harga Demi Lindungi Produk Lokal

Pemerintah Jepang Pangkas Subsidi BYD Hingga Setengah Harga Demi Lindungi Produk Lokal

Otomotif | Selasa, 31 Maret 2026 | 19:30 WIB

Digilas Harga Minyak Dunia, Nilai Tukar Rupiah Terus Lemas

Digilas Harga Minyak Dunia, Nilai Tukar Rupiah Terus Lemas

Bisnis | Selasa, 31 Maret 2026 | 17:45 WIB

Ambisi BYD Targetkan Ekspor 1,5 Juta Unit Kendaraan saat Pasar Domestik Melandai

Ambisi BYD Targetkan Ekspor 1,5 Juta Unit Kendaraan saat Pasar Domestik Melandai

Otomotif | Selasa, 31 Maret 2026 | 17:45 WIB

Ramai Isu Harga BBM Naik, Waktunya Ganti Mobil Listrik atau Tetap Pakai Mobil Bensin?

Ramai Isu Harga BBM Naik, Waktunya Ganti Mobil Listrik atau Tetap Pakai Mobil Bensin?

Otomotif | Selasa, 31 Maret 2026 | 14:40 WIB

Pilihan Mobil Listrik di Bawah Rp 200 Juta di Tengah Kabar Kenaikan Harga BBM

Pilihan Mobil Listrik di Bawah Rp 200 Juta di Tengah Kabar Kenaikan Harga BBM

Otomotif | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:05 WIB

Terkini

Katanya Swasembada Pangan, Mengapa Harga Bahan Pokok Kian Menjulang?

Katanya Swasembada Pangan, Mengapa Harga Bahan Pokok Kian Menjulang?

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 14:25 WIB

7 Sandal Gunung Harga Rp100 Ribuan, Nyaman dan Mudah Kering untuk Outdoor

7 Sandal Gunung Harga Rp100 Ribuan, Nyaman dan Mudah Kering untuk Outdoor

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 14:21 WIB

Pipi Auto Fresh! 6 Blush On Nuansa Mauve yang Elegan untuk Daily Makeup

Pipi Auto Fresh! 6 Blush On Nuansa Mauve yang Elegan untuk Daily Makeup

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 14:20 WIB

Perkuat Pengelolaan Anggaran Jelang Akhir Tahun, Imigrasi Sumut Gelar Coaching Clinic

Perkuat Pengelolaan Anggaran Jelang Akhir Tahun, Imigrasi Sumut Gelar Coaching Clinic

Sumut | Selasa, 29 September 2026 | 14:19 WIB

Bahas RUU Pemilu, DPR Buka Ruang Dengar Aspirasi Partai Non-Parlemen Akhir Pekan Ini

Bahas RUU Pemilu, DPR Buka Ruang Dengar Aspirasi Partai Non-Parlemen Akhir Pekan Ini

News | Selasa, 29 September 2026 | 14:16 WIB

Fans Malaysia Ejek Indonesia Parkir Bus, Suporter Garuda Balik Menohok: 11 Lawan 10 Saja Tak Menang

Fans Malaysia Ejek Indonesia Parkir Bus, Suporter Garuda Balik Menohok: 11 Lawan 10 Saja Tak Menang

Bola | Selasa, 29 September 2026 | 14:14 WIB

Modus Ajak Jalan Lalu Cabuli Siswinya, Guru ASN di Situbondo Terancam Dipecat

Modus Ajak Jalan Lalu Cabuli Siswinya, Guru ASN di Situbondo Terancam Dipecat

Jatim | Selasa, 29 September 2026 | 14:14 WIB

Pungutan Liar kepada UMKM Bukan Tradisi yang Harus Dimaklumi

Pungutan Liar kepada UMKM Bukan Tradisi yang Harus Dimaklumi

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 14:10 WIB

Apakah Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober Libur Nasional? Ini Jawabannya

Apakah Hari Kesaktian Pancasila 1 Oktober Libur Nasional? Ini Jawabannya

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 14:10 WIB

Anggaran Habis, Program Mati: Ada yang Salah dengan Cara Pemerintah Bekerja

Anggaran Habis, Program Mati: Ada yang Salah dengan Cara Pemerintah Bekerja

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 14:10 WIB

×