Impor Sapi Ratusan Ribu Ekor, Kok Harga Daging Malah Makin Mahal? Ini Penjelasan IKAPPI

Dythia Novianty, Fakhri Fuadi Muflih

Jum'at, 03 April 2026 | 06:40 WIB
Impor Sapi Ratusan Ribu Ekor, Kok Harga Daging Malah Makin Mahal? Ini Penjelasan IKAPPI
Ilustrasi daging sapi. (Freepik)
baca 10 detik
  • Harga daging sapi di pasar tradisional melonjak menjadi Rp142 ribu hingga Rp145 ribu per kilogram pada April 2026.
  • Kebijakan impor 700 ribu ekor sapi oleh Badan Pangan Nasional belum efektif menurunkan harga daging di pasaran.
  • IKAPPI menyarankan pemerintah memperkuat produksi pangan dalam negeri serta memperbaiki tata niaga distribusi untuk menekan lonjakan harga.

Suara.com - Harga daging sapi di pasar tradisional kembali merangkak naik. Kenaikan ini terjadi di tengah kebijakan impor sapi yang sebelumnya digadang-gadang untuk menstabilkan harga di dalam negeri.

Sekretaris Jenderal Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI), Reynaldi Sarijowan, mengungkapkan lonjakan harga tersebut justru bertolak belakang dengan tujuan kebijakan impor.

Pemerintah melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) telah melakukan impor 700 ribu ekor sapi untuk kebutuhan pangan pada pertengahan Maret lalu.

"Untuk daging sapi memang terjadi kenaikan yang tentunya ini kontradiksi terhadap alasan impor daging sapi untuk stabilisasi. Namun faktanya daging masih belum terjun bebas harganya," ujar Reynaldi kepada Suara.com, Kamis (2/4/2026).

Ia menyebutkan, harga daging sapi saat ini berada di kisaran Rp142 ribu hingga Rp145 ribu per kilogram. Padahal, dalam kondisi normal harga daging sapi biasanya berada di rentang Rp125 ribu hingga Rp130 ribu per kilogram.

"Sekarang harga daging sapi di pasar sudah berkisar Rp142 ribu sampai Rp145 ribu," kata Reynaldi.

Sapi impor dari Australia di Pelabuhan Tanjung PrioK, Jakarta Utara, Selasa (2/9).
Sapi impor di Pelabuhan Tanjung PrioK, Jakarta Utara.

Menurut dia, kenaikan harga ini menimbulkan pertanyaan besar terhadap efektivitas kebijakan impor sapi yang volumenya cukup besar pada tahun ini. Bahkan, jumlah impor disebut mencapai ratusan ribu ekor sapi bakalan.

"Alasan untuk melakukan stabilisasi harga daging yaitu impor yang dilakukan pemerintah. Namun faktanya tidak cenderung turun harga dagingnya," ungkapnya.

Sebagai solusi, IKAPPI mendorong pemerintah untuk memperkuat sektor produksi dalam negeri, mulai dari pertanian, peternakan, hingga perikanan.

baca juga

Upaya ini dinilai penting untuk menciptakan pasokan yang melimpah sehingga mampu menekan harga di tingkat konsumen.

"Yang terutama tentu penguatan sentra-sentra pertanian, peternakan dan perikanan kita baik dari infrastrukturnya atau juga stimulus fiskal maupun non fiskal agar apa? Agar produksi di dalam negeri berlimpah tentunya dan itu mampu menekan harga di pasaran," kata Reynaldi.

Tak hanya itu, perbaikan tata niaga pangan juga dinilai menjadi kunci untuk mengatasi lonjakan harga yang kerap terjadi. Mulai dari distribusi hingga mekanisme di pasar perlu dibenahi agar lebih efisien.

"Kedua memperbaiki tata niaga pangan kita baik dari hulu - distribusi - dan terakhir hilirnya yaitu di pasar," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Daging Sapi di Bawah HAP, Pasokan Terjamin Jelang Lebaran 2025

Harga Daging Sapi di Bawah HAP, Pasokan Terjamin Jelang Lebaran 2025

Bisnis | Jum'at, 14 Maret 2025 | 11:47 WIB

Ikappi Anggap Ucapan Viral Gus Miftah Lukai Perasaan Pedagang Kecil

Ikappi Anggap Ucapan Viral Gus Miftah Lukai Perasaan Pedagang Kecil

Bisnis | Rabu, 04 Desember 2024 | 08:39 WIB

Pedagang ITC Serentak Tutup Toko, Ikappi: Harusnya Pemerintah Beri Edukasi, Bukan Razia

Pedagang ITC Serentak Tutup Toko, Ikappi: Harusnya Pemerintah Beri Edukasi, Bukan Razia

Bisnis | Minggu, 21 Juli 2024 | 09:56 WIB

Ditanya Soal Harga Beras Masih Mahal, Jokowi Jawab Dengan Cetus: Coba Dicek!

Ditanya Soal Harga Beras Masih Mahal, Jokowi Jawab Dengan Cetus: Coba Dicek!

Bisnis | Rabu, 28 Februari 2024 | 13:48 WIB

Kemendag Diminta Tak Terburu-buru Terbitkan Izin Impor Sapi Bakalan, Utamakan Peternak Lokal

Kemendag Diminta Tak Terburu-buru Terbitkan Izin Impor Sapi Bakalan, Utamakan Peternak Lokal

Bisnis | Kamis, 15 Februari 2024 | 07:29 WIB

Pedagang Pasar: Harga Beras Tak Jelas, Premium Tembus Rp 18.500 per Kg

Pedagang Pasar: Harga Beras Tak Jelas, Premium Tembus Rp 18.500 per Kg

Bisnis | Senin, 12 Februari 2024 | 10:49 WIB

Terkini

Mantan Ketua KPU Bantah Dalil Cacat Administratif dalam Pencalonan Gibran

Mantan Ketua KPU Bantah Dalil Cacat Administratif dalam Pencalonan Gibran

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:09 WIB

Perbandingan Aries vs Leo, Siapa yang Paling Dominan Saat Menjadi Pemimpin?

Perbandingan Aries vs Leo, Siapa yang Paling Dominan Saat Menjadi Pemimpin?

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:05 WIB

Harga HP Xiaomi Terbaru Oktober 2026 yang Dijual di Indonesia

Harga HP Xiaomi Terbaru Oktober 2026 yang Dijual di Indonesia

Tekno | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:03 WIB

Short Selling Makin Diburu, 50 Investor Sudah Buka Rekening

Short Selling Makin Diburu, 50 Investor Sudah Buka Rekening

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:03 WIB

Kepala Dispora Tangsel Mukroni Mundur, Fokus Kesehatan dan Pendidikan S3

Kepala Dispora Tangsel Mukroni Mundur, Fokus Kesehatan dan Pendidikan S3

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:00 WIB

210 Manuskrip Kuno Keraton Solo Mulai Didigitalisasi

210 Manuskrip Kuno Keraton Solo Mulai Didigitalisasi

Foto | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:00 WIB

Cara Menggunakan Lidah Buaya untuk Rambut Rontok, Simak 4 Langkahnya

Cara Menggunakan Lidah Buaya untuk Rambut Rontok, Simak 4 Langkahnya

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 08:47 WIB

4 Micellar Water Lokal Glycerin Jaga Skin Barrier agar Lembap Bebas Iritasi

4 Micellar Water Lokal Glycerin Jaga Skin Barrier agar Lembap Bebas Iritasi

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 08:35 WIB

Terciduk Pesta Narkoba di Kamar Hotel Surabaya, 3 Anggota DPRD Jatim Cuma Direhab

Terciduk Pesta Narkoba di Kamar Hotel Surabaya, 3 Anggota DPRD Jatim Cuma Direhab

Jatim | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 08:33 WIB

7 Cara Cek Parfum Branded Ori atau Palsu, Perhatikan Kemasan hingga Wanginya

7 Cara Cek Parfum Branded Ori atau Palsu, Perhatikan Kemasan hingga Wanginya

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 08:31 WIB

×