Anggota DPR Ingin Adanya Perubahan Polam Konsumsi Energi dari BBM ke EV

Achmad Fauzi

Jum'at, 03 April 2026 | 16:51 WIB
Anggota DPR Ingin Adanya Perubahan Polam Konsumsi Energi dari BBM ke EV
Anggota DPR mendorong adanya perubahan pola konsumsi energi dari BBM ke listrik. [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • DPR mendorong penggunaan kendaraan listrik dan kompor listrik untuk memanfaatkan energi domestik.
  • Lonjakan subsidi hingga ratusan triliun menjadi alasan utama perlunya perubahan pola konsumsi energi.
  • Transisi energi harus dilakukan bertahap dengan kebijakan yang tepat agar tetap efektif dan adil.

Suara.com - DPR RI mendorong adanya perubahan besar dalam pola konsumsi energi nasional, dari ketergantungan pada bahan bakar minyak (BBM) menuju pemanfaatan listrik berbasis sumber daya domestik.

Langkah ini dinilai penting di tengah gejolak energi global yang dipicu konflik geopolitik dan ketidakpastian pasokan.

Wakil Ketua Komisi XII DPR RI, Sugeng Suparwoto, menegaskan elektrifikasi menjadi strategi kunci dalam memperkuat kemandirian energi nasional.

"Kondisi saat ini, menjadi pengingat bagi Indonesia untuk segera memperkuat kemandirian energi melalui pemanfaatan sumber daya domestik, terutama ketenagalistrikan ditengah risiko stabilitas pasokan dan harga energi dunia," ujarnya seperti dikutip, Jumat (3/4/2026).

Motor Listrik Jarak Tempuh Terjauh (Gemini AI)
Penggunaan kendaraan Listrik sehari-hari (Gemini AI)

Menurut Sugeng, peralihan konsumsi energi perlu dilakukan secara bertahap, terutama di sektor transportasi dan rumah tangga yang selama ini masih sangat bergantung pada BBM dan LPG.

Ia menjelaskan, elektrifikasi kendaraan merupakan langkah strategis untuk mengalihkan konsumsi energi di sektor transportasi dari bahan bakar fosil ke listrik.

"Dengan meningkatnya penggunaan kendaraan listrik, konsumsi energi dapat lebih bertumpu pada sistem kelistrikan nasional yang bersumber dari dalam negeri," imbuhnya

Tak hanya itu, DPR juga mendorong penggunaan kompor listrik sebagai alternatif pengganti kompor berbahan bakar gas di rumah tangga.

"Penggunaan kompor listrik dapat menjadi alternatif yang lebih efisien sekaligus memanfaatkan jaringan listrik yang telah tersedia luas di berbagai daerah," katanya.

baca juga

Dorongan ini tidak lepas dari tekanan terhadap anggaran subsidi energi yang terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir.

Data menunjukkan subsidi energi melonjak dari Rp 95,7 triliun pada 2020 menjadi Rp 203,4 triliun pada 2024, bahkan sempat mencapai Rp 394,3 triliun pada 2025.

Kondisi tersebut menjadi sinyal bahwa ketergantungan pada energi fosil semakin membebani fiskal negara, sehingga diperlukan perubahan strategi konsumsi energi secara menyeluruh.

Sugeng menegaskan, elektrifikasi bukan hanya soal transisi menuju energi bersih, tetapi juga langkah strategis menghadapi ketidakpastian global.

"Peningkatan konsumsi listrik domestik secara produktif akan memperkuat sistem energi nasional di tengah tekanan eksternal," katanya.

Meski demikian, ia mengingatkan bahwa implementasi kebijakan elektrifikasi harus didukung regulasi yang matang agar tidak menimbulkan beban baru bagi masyarakat.

"Dengan demikian, transisi energi dapat berlangsung bertahap sekaligus memberikan manfaat nyata bagi ketahanan energi nasional," bebernya.

Dengan dorongan ini, DPR berharap perubahan pola konsumsi energi nasional dapat berjalan lebih cepat, sekaligus memperkuat ketahanan energi Indonesia di tengah dinamika global.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pasca - Gempa M 7,3 Sulut, PLTP Lahendong Dipastikan Tetap Stabil

Pasca - Gempa M 7,3 Sulut, PLTP Lahendong Dipastikan Tetap Stabil

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 14:22 WIB

Harga BBM Terancam Naik, Ekonom Minta Pemerintah Gaungkan Kembali Insentif EV

Harga BBM Terancam Naik, Ekonom Minta Pemerintah Gaungkan Kembali Insentif EV

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 12:35 WIB

Update Harga BBM SPBU Shell, BP dan Vivo saat Minyak Dunia Lewati USD 100 per Barel

Update Harga BBM SPBU Shell, BP dan Vivo saat Minyak Dunia Lewati USD 100 per Barel

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 20:05 WIB

Terkini

Prabowo Minta TNI Utamakan Prestasi: Bukan Sekadar Senioritas dan Loyalitas Sempit

Prabowo Minta TNI Utamakan Prestasi: Bukan Sekadar Senioritas dan Loyalitas Sempit

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 13:31 WIB

Harga BBM Indonesia vs ASEAN: RON 92 Rp15.950, Singapura Tembus Rp48.514 per Liter

Harga BBM Indonesia vs ASEAN: RON 92 Rp15.950, Singapura Tembus Rp48.514 per Liter

Bisnis | Senin, 05 Oktober 2026 | 13:30 WIB

Review Lagu Sesi Potret: Penyesalan Perantau yang Sering Menunda Pulang

Review Lagu Sesi Potret: Penyesalan Perantau yang Sering Menunda Pulang

Your Say | Senin, 05 Oktober 2026 | 13:30 WIB

Prabowo di HUT TNI: Kekayaan Kita Kalau Dicuri, Itu Ancaman Bagi Kedaulatan

Prabowo di HUT TNI: Kekayaan Kita Kalau Dicuri, Itu Ancaman Bagi Kedaulatan

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 13:29 WIB

Air Fryer Hemat Listrik Berapa Watt? Ini 7 Rekomendasi Daya Paling Rendah

Air Fryer Hemat Listrik Berapa Watt? Ini 7 Rekomendasi Daya Paling Rendah

Lifestyle | Senin, 05 Oktober 2026 | 13:27 WIB

Pemprov DKI Sanksi 44 Warga Nekat Bakar Sampah Sembarangan

Pemprov DKI Sanksi 44 Warga Nekat Bakar Sampah Sembarangan

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 13:27 WIB

Sidang MK Soal Ijazah Gibran: Ahli dan Saksi Debat Perbedaan Sertifikat Attendance dan Ijazah

Sidang MK Soal Ijazah Gibran: Ahli dan Saksi Debat Perbedaan Sertifikat Attendance dan Ijazah

Video | Senin, 05 Oktober 2026 | 13:26 WIB

Phuwin Tangsakyuen Bahagia Gelar Fancon Perdana di Indonesia, Ingin Sering Kembali ke Jakarta

Phuwin Tangsakyuen Bahagia Gelar Fancon Perdana di Indonesia, Ingin Sering Kembali ke Jakarta

Entertainment | Senin, 05 Oktober 2026 | 13:25 WIB

Kawal Kasus Kematian Siswa SD di Pemalang, Komisi III Buka Peluang Panggil Sekolah dan Polisi

Kawal Kasus Kematian Siswa SD di Pemalang, Komisi III Buka Peluang Panggil Sekolah dan Polisi

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 13:23 WIB

Pemkab Kuansing Mediasi Sengketa Lahan 3.000 Hektare Masyarakat vs RAPP

Pemkab Kuansing Mediasi Sengketa Lahan 3.000 Hektare Masyarakat vs RAPP

Riau | Senin, 05 Oktober 2026 | 13:22 WIB

×