Hadapi Gejolak Energi Global, Pertamina Percepat Pengembangan Energi Terbarukan

Fabiola Febrinastri, Tantri Amela Iskandar

Jum'at, 03 April 2026 | 21:57 WIB
Hadapi Gejolak Energi Global, Pertamina Percepat Pengembangan Energi Terbarukan
Gedung Pertamina. (Dok: Pertamina)

Suara.com - PT Pertamina (Persero) terus mempercepat pengembangan Energi Baru Terbarukan (EBT) sebagai bagian dari upaya menuju ketahanan energi nasional.

Komitmen ini diperkuat sebagai solusi energi jangka panjang di tengah geopolitik global, yang berdampak pada volatilitas pasokan serta harga energi dunia.

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Muhammad Baron mengatakan, pengembangan energi baru terbarukan merupakan langkah strategis Pertamina untuk ketahanan energi nasional, sekaligus mendukung target Rencana Umum Energi Nasional (RUEN) Pemerintah menuju masa depan yang berkelanjutan.

“Dinamika geopolitik global mempengaruhi stabilitas pasokan dan harga energi fossil. Oleh karena itu, Pertamina terus memperkuat bauran energi melalui pengembangan energi baru terbarukan. Upaya ini tidak hanya meningkatkan independensi energi nasional, tetapi juga menjadi bagian untuk energi yang lebih bersih bagi lingkungan,” ujar Baron.

Hingga akhir tahun 2025, Pertamina menghasilkan energi bersih hingga 8.743 Giga watt per jam (GWh) yang  berasal dari berbagai sumber energi rendah karbon. Energi bersih seperti panas bumi (geothermal) ini menjadi sumber energi bagi berbagai pembangkit dengan kapasitas terpasang mencapai 3.271 Mega Watt (MW).

Di antaranya, Pembangkit Listrik Tenaga Biogas (PLTBg) sebesar 2,4 MW, Gas to Power dari Jawa Satu Power sebesar 1.760 MW, Gas to Power dari Pertamina Power Indonesia sebesar 12,9 MW, solar dari Pertamina Power Indonesia sebesar 55,3 MW, serta energi panas bumi sebesar 772,5 MW.

Selain itu, kepemilikan saham subholding Pertamina New & Renewable Energy pada  perusahaan Filipina Citicore Renewable Energy Corporation (CREC) menghasilkan pembangkit listrik tenaga surya sebesar 669,3 MW.

Pengembangan energi bersih tak hanya untuk sektor komersial, Pertamina juga mendorong pemanfaatan energi bersih di tingkat masyarakat.

Hingga kini, Pertamina telah membangun 252 Desa Energi Berdikari (DEB) di seluruh Indonesia, untuk mengembangkan energi transisi. Yakni, panel surya, mikrohidro, biogas dan energi terbarukan lainnya.

baca juga

"Kami berharap dengan pemanfaatan energi transisi, masyarakat desa tak hanya memiliki ketahanan energi, tapi juga penggerak aktivitas ekonomi,” ungkap Baron.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 156 lokasi DEB terbukti mampu memproduksi 15,8 ribu ton bahan pangan beras dan 890,4 ton bahan pangan non beras, untuk mendukung ketahanan pangan nasional.

Ke depan, Pertamina berkomitmen untuk memperluas inisiatif berbasis energi bersih dan pemberdayaan masyarakat. Harapannya, Indonesia yang tidak hanya mampu menghadapi gejolak ekonomi dan perubahan iklim, tetapi juga tumbuh menjadi pusat kemandirian energi dan ekonomi baru.

Pemanfaatan energi baru terbarukan ini juga sejalan dengan Rencana Umum Energi Nasional (RUEN) Pemerintah pada tahun mendatang. Pertamina berkomitmen mendorong transisi energi, tak hanya menjadi sumber energi namun sebagai upaya menurunkan emisi karbon di Indonesia.

Pertamina sebagai perusahaan pemimpin di bidang transisi energi, berkomitmen dalam mendukung target Net Zero Emission 2060 dan terus mendorong program-program yang berdampak langsung pada capaian Sustainable Development Goals (SDGs). Seluruh upaya tersebut sejalan dengan transformasi Pertamina yang berorientasi pada tata kelola, pelayanan publik, keberlanjutan usaha dan lingkungan, dengan menerapkan prinsip-prinsip Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasi Pertamina, berkoordinasi dengan https://www.danantaraindonesia.co.id/. ***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pertamina NRE dan USGBC Perkuat Kolaborasi Pengembangan Bioetanol Berbasis Knowledge Exchange

Pertamina NRE dan USGBC Perkuat Kolaborasi Pengembangan Bioetanol Berbasis Knowledge Exchange

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 19:58 WIB

Pasca - Gempa M 7,3 Sulut, PLTP Lahendong Dipastikan Tetap Stabil

Pasca - Gempa M 7,3 Sulut, PLTP Lahendong Dipastikan Tetap Stabil

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 14:22 WIB

Bos BP BUMN Cari Peruntungan Sektor Energi Lewat Kolaborasi ExxonMobil

Bos BP BUMN Cari Peruntungan Sektor Energi Lewat Kolaborasi ExxonMobil

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 12:46 WIB

Ekspansi Regional, MedcoEnergi (MEDC) Resmi Amankan PSC Cendramas di Malaysia

Ekspansi Regional, MedcoEnergi (MEDC) Resmi Amankan PSC Cendramas di Malaysia

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 11:45 WIB

Lautan Serap Energi Berlebih, Jadi Ancaman Serius bagi Pangan Global: Kenapa?

Lautan Serap Energi Berlebih, Jadi Ancaman Serius bagi Pangan Global: Kenapa?

News | Jum'at, 03 April 2026 | 12:30 WIB

WFH Diangap Tak Ganggu Produktivitas, Begini Penjelasan Pengamat

WFH Diangap Tak Ganggu Produktivitas, Begini Penjelasan Pengamat

Bisnis | Jum'at, 03 April 2026 | 10:23 WIB

Terkini

210 Manuskrip Kuno Keraton Solo Mulai Didigitalisasi

210 Manuskrip Kuno Keraton Solo Mulai Didigitalisasi

Foto | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 09:00 WIB

Cara Menggunakan Lidah Buaya untuk Rambut Rontok, Simak 4 Langkahnya

Cara Menggunakan Lidah Buaya untuk Rambut Rontok, Simak 4 Langkahnya

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 08:47 WIB

4 Micellar Water Lokal Glycerin Jaga Skin Barrier agar Lembap Bebas Iritasi

4 Micellar Water Lokal Glycerin Jaga Skin Barrier agar Lembap Bebas Iritasi

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 08:35 WIB

Terciduk Pesta Narkoba di Kamar Hotel Surabaya, 3 Anggota DPRD Jatim Cuma Direhab

Terciduk Pesta Narkoba di Kamar Hotel Surabaya, 3 Anggota DPRD Jatim Cuma Direhab

Jatim | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 08:33 WIB

7 Cara Cek Parfum Branded Ori atau Palsu, Perhatikan Kemasan hingga Wanginya

7 Cara Cek Parfum Branded Ori atau Palsu, Perhatikan Kemasan hingga Wanginya

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 08:31 WIB

Layanan Darurat Tangsel Siaga 112 Diingatkan Tak Jadi Ajang Prank

Layanan Darurat Tangsel Siaga 112 Diingatkan Tak Jadi Ajang Prank

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 08:30 WIB

Eks Penghulu Kampung di Siak Ditangkap Terkait Korupsi Dana Desa Rp400 Juta

Eks Penghulu Kampung di Siak Ditangkap Terkait Korupsi Dana Desa Rp400 Juta

Riau | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 08:29 WIB

BMW Angkut 50 Kg Sabu Rp50 Miliar Rontok di Bakauheni, 3 Kurir Tergiur Upah Rp300 Juta

BMW Angkut 50 Kg Sabu Rp50 Miliar Rontok di Bakauheni, 3 Kurir Tergiur Upah Rp300 Juta

Lampung | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 08:22 WIB

Krim Kelly Bisa Jadi Pengganti Foundation? Simak Klaim dan Cara Pakainya

Krim Kelly Bisa Jadi Pengganti Foundation? Simak Klaim dan Cara Pakainya

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 08:15 WIB

YesssCredit Catat Pembiayaan Rp5 T, Kota Kecil Mulai Jadi Mesin Pertumbuhan

YesssCredit Catat Pembiayaan Rp5 T, Kota Kecil Mulai Jadi Mesin Pertumbuhan

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 08:15 WIB

×