Wall Street Turun Tipis, Setelah Trump Kobarkan Genderang Perang Lagi

Achmad Fauzi

Senin, 06 April 2026 | 08:40 WIB
Wall Street Turun Tipis, Setelah Trump Kobarkan Genderang Perang Lagi
Ilustasi perdagangan indesk saham AS Wall Street. [Unsplash].
baca 10 detik
  • Kontrak S&P 500, Nasdaq 100, dan Dow Jones kompak turun tipis di tengah meningkatnya ketidakpastian pasar.
  • Donald Trump mengultimatum Iran untuk membuka Selat Hormuz atau menghadapi serangan terhadap infrastruktur penting.
  • Ketegangan di Selat Hormuz jalur vital energi dunia mendorong harga minyak melonjak dan membebani sentimen investor.

Suara.com - Pasar saham Amerika Serikat (AS) atau Wall Street dibuka merosot pada Minggu malam, seiring meningkatnya tensi geopolitik setelah Presiden AS Donald Trump mengancam Iran terkait pembukaan Selat Hormuz.

Mengutip Investing, indeks saham S&P 500 turun tipis 0,3 persen menjadi 6.603,0 poin. Sementara itu, indeks Nasdaq 100 melemah 0,2 persen ke level 24.175,75 poin, dan indeks Dow Jones turun 0,4 persen menjadi 46.535,0 poin.

Penurunan ini terjadi setelah Wall Street mencatatkan reli menguat pada pekan lalu. Bahkan, Investor sempat memborong saham-saham yang sebelumnya tertekan akibat volatilitas pasar yang dipicu konflik Iran.

Sepanjang pekan lalu, Dow Jones Industrial Average menguat 3 persen, S&P 500 naik 3,4 persen, dan NASDAQ Composite melonjak 4,44 persen.

Ilustrasi pergerakan saham di bursa Wall Street. [Pexels].
Ilustrasi pergerakan saham di bursa Wall Street. [Pexels].

Kenaikan ini sekaligus menjadi yang pertama dalam enam minggu terakhir untuk ketiga indeks utama tersebut.

Namun, sentimen pasar kembali berubah setelah Presiden AS Donald Trump melontarkan ancaman keras kepada Iran melalui platform Truth Social. Ia memperingatkan akan menyerang infrastruktur vital Iran jika Selat Hormuz tidak segera dibuka.

"Selasa akan menjadi Hari Pembangkit Listrik, dan Hari Jembatan, semuanya digabung menjadi satu, di Iran. Tidak akan ada yang seperti itu!!!" tulis Trump.

Ia juga menegaskan bahwa Iran memiliki tenggat waktu hingga pukul 20.00 waktu setempat pada hari Selasa untuk membuka kembali jalur strategis tersebut.

Pernyataan tersebut langsung meningkatkan kekhawatiran pasar terhadap potensi konflik yang lebih luas di kawasan Timur Tengah, khususnya yang dapat mengganggu jalur distribusi energi global.

baca juga

Sejalan dengan meningkatnya ketegangan, harga minyak dunia melonjak lebih dari 2 persen dalam perdagangan Asia pada Senin.

Kenaikan ini melanjutkan reli pekan lalu, didorong oleh kekhawatiran gangguan pasokan dari Selat Hormuz salah satu jalur distribusi minyak paling vital di dunia.

Kondisi ini membuat investor kembali bersikap hati-hati, dengan pergerakan pasar diperkirakan masih akan sangat dipengaruhi oleh perkembangan geopolitik dalam beberapa hari ke depan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Diprediksi Berkutat di Level 7000 di Tengah Sinyal Damai Perang Iran

IHSG Diprediksi Berkutat di Level 7000 di Tengah Sinyal Damai Perang Iran

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 07:56 WIB

IHSG Berpotensi Melemah Awal Pekan, Saham-Saham Ini Bisa Untung

IHSG Berpotensi Melemah Awal Pekan, Saham-Saham Ini Bisa Untung

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 07:30 WIB

Profil PT Dana Brata Luhur Tbk (TEBE), Emiten Fasilitas Batu Bara Milik Haji Isam

Profil PT Dana Brata Luhur Tbk (TEBE), Emiten Fasilitas Batu Bara Milik Haji Isam

Bisnis | Minggu, 05 April 2026 | 08:49 WIB

Terkini

Raih Gelar di Olimpiade Catur 2026, Laysa Latifah Dapat Bonus Rp50 Juta dari Percasi Jakarta

Raih Gelar di Olimpiade Catur 2026, Laysa Latifah Dapat Bonus Rp50 Juta dari Percasi Jakarta

Sport | Minggu, 04 Oktober 2026 | 03:43 WIB

Pajak Marketplace Mulai Berlaku, Harga Barang Bisa Naik? Ini Kata idEA

Pajak Marketplace Mulai Berlaku, Harga Barang Bisa Naik? Ini Kata idEA

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:25 WIB

Dari Gambut Kalimantan ke Pasar Modern: Mengubah Rumput Purun Jadi Napas Baru Perajin Lokal

Dari Gambut Kalimantan ke Pasar Modern: Mengubah Rumput Purun Jadi Napas Baru Perajin Lokal

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:09 WIB

F1 Sepang, Transportasi Jadi Masalah: Antrean Bus Bak Film Zombie, Penonton Jalan Kaki 9 Km

F1 Sepang, Transportasi Jadi Masalah: Antrean Bus Bak Film Zombie, Penonton Jalan Kaki 9 Km

News | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Bukan Sekadar Glowing, Skin Longevity Ajak Kenali Kesehatan Kulit Lebih Dalam

Bukan Sekadar Glowing, Skin Longevity Ajak Kenali Kesehatan Kulit Lebih Dalam

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Dari Ide Bisnis Turun ke Lapak, Begini Cara Mahasiswa Belajar Menjadi Entrepreneur

Dari Ide Bisnis Turun ke Lapak, Begini Cara Mahasiswa Belajar Menjadi Entrepreneur

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:38 WIB

Bukan Nekat! Emil Audero Bongkar Alasan Berani Ikut Menyerang saat Indonesia Hancurkan Bangladesh

Bukan Nekat! Emil Audero Bongkar Alasan Berani Ikut Menyerang saat Indonesia Hancurkan Bangladesh

Bola | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:35 WIB

Studi: Cara Orang Bepergian Kini Makin Personal, Pilihan Moda Transportasi Tak Lagi Seragam

Studi: Cara Orang Bepergian Kini Makin Personal, Pilihan Moda Transportasi Tak Lagi Seragam

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:20 WIB

Persis Solo Tumbang di Manahan, Ricky Nelson: Saya Pribadi Bertanggung Jawab

Persis Solo Tumbang di Manahan, Ricky Nelson: Saya Pribadi Bertanggung Jawab

Surakarta | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:20 WIB

Untung Besar dalam Waktu Singkat, OJK Minta Mahasiswa Waspadai Modus Investasi Bodong

Untung Besar dalam Waktu Singkat, OJK Minta Mahasiswa Waspadai Modus Investasi Bodong

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:05 WIB

×