Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Sektor Alternatif: Dorong Pemahaman Profil Risiko Produk Tembakau Non-Bakar

Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 08 April 2026 | 08:16 WIB
Sektor Alternatif: Dorong Pemahaman Profil Risiko Produk Tembakau Non-Bakar
Ilustrasi vape [freepik/master1305]
baca 10 detik
  • Rokok elektronik memakai sistem pemanasan, bukan pembakaran, sehingga risiko lebih rendah.
  • Riset BRIN & The Lancet catat kadar toksikan vape lebih rendah dibanding rokok bakar.
  • Pengguna diminta bertanggung jawab atas uap dan limbah produk agar tak ganggu publik.

Suara.com - Tren kesadaran kesehatan di kalangan perokok dewasa terus meningkat, memicu pergeseran konsumsi ke arah produk tembakau alternatif. Produk seperti rokok elektronik (vape), produk tembakau dipanaskan, hingga kantong nikotin kini dipandang sebagai opsi bagi mereka yang ingin mengurangi dampak negatif dari rokok konvensional.

Ketua Gerakan Bebas TAR dan Asap Rokok (GEBRAK), Garindra Kartasasmita, menegaskan bahwa faktor pembeda utama terletak pada proses produksinya. Berbeda dengan rokok yang dibakar, rokok elektronik bekerja dengan sistem pemanasan cairan ekstrak nikotin menjadi uap.

“Pembakaran itulah yang membuat risikonya sangat berbeda. Melalui sistem pemanasan, rokok elektronik menyalurkan nikotin dengan profil risiko yang lebih rendah,” ujar Garindra dalam diskusi publik di Tangerang Selatan, dikutip Selasa (7/4/2026).

Sejumlah riset memperkuat klaim tersebut. Secara domestik, penelitian Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menunjukkan produk tembakau alternatif memiliki kadar toksikan yang jauh lebih rendah dibandingkan rokok karena tidak melalui proses pembakaran, sesuai dengan standar World Health Organization (WHO).

Senada, studi internasional yang dimuat dalam jurnal The Lancet mengungkapkan bahwa perokok dewasa yang beralih sepenuhnya ke vape selama 30 hari menunjukkan perbaikan signifikan pada fungsi pernapasan, serupa dengan hasil yang ditemukan pada mereka yang berhenti merokok total.

Mamet, anggota komunitas Matic Dizzy Person yang telah beralih ke vape sejak 2019, mengakui adanya dampak positif pada kualitas hidup. “Secara fisik, gigi tidak lagi kuning dan bau badan lebih bersih. Di rumah pun udara tidak tercemar asap,” ungkapnya.

Namun, Garindra mengingatkan bahwa inovasi ini harus dibarengi dengan penggunaan yang bertanggung jawab. Ia menekankan pentingnya etika pengguna agar tidak mengganggu ruang publik. Hal ini termasuk memperhatikan arah hembusan uap serta menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang limbah cartridge atau botol likuid sembarangan.

Di sisi lain, Mamet juga mengimbau masyarakat untuk lebih kritis dalam memilah informasi terkait produk tembakau alternatif di ruang digital. “Jangan telan informasi mentah-mentah dari sumber yang belum tervalidasi,” tegasnya.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BNN Usul Larang Vape: Temuan Narkotika di Liquid Picu Alarm Bahaya

BNN Usul Larang Vape: Temuan Narkotika di Liquid Picu Alarm Bahaya

News | Selasa, 07 April 2026 | 15:39 WIB

Kepala BNN Usul Vape Dilarang Total, Temukan Kandungan Sabu hingga Obat Bius di Liquid

Kepala BNN Usul Vape Dilarang Total, Temukan Kandungan Sabu hingga Obat Bius di Liquid

News | Selasa, 07 April 2026 | 15:36 WIB

APINDO Minta Pemerintah Pikir Ulang Aturan Soal Industri Rokok Terbaru

APINDO Minta Pemerintah Pikir Ulang Aturan Soal Industri Rokok Terbaru

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 18:16 WIB

Terkini

BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR

BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar

Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar

Sumsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Program KPR Renovasi BRI, Ketentuan Suku Bunga Ringan dan Tenor Panjang

Program KPR Renovasi BRI, Ketentuan Suku Bunga Ringan dan Tenor Panjang

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:26 WIB

Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel

Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel

Sumsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:22 WIB

Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu

Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:21 WIB

Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat

Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:19 WIB

Katarak Kongenital pada Anak dan Pentingnya Deteksi Sejak Dini

Katarak Kongenital pada Anak dan Pentingnya Deteksi Sejak Dini

Health | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:08 WIB

Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding

Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding

Sport | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:05 WIB

Komunikasi Politik Prabowo Dinilai Kerap Blunder, Akademisi: Bisa Rugikan Pemerintah

Komunikasi Politik Prabowo Dinilai Kerap Blunder, Akademisi: Bisa Rugikan Pemerintah

Video | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:05 WIB

PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana

PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana

Sumsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×