Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Manajer Kopdes Merah Putih Berstatus Pegawai BUMN, 383 Ribu Orang Sudah Melamar

Mohammad Fadil Djailani, Fakhri Fuadi Muflih

Senin, 20 April 2026 | 18:40 WIB
Manajer Kopdes Merah Putih Berstatus Pegawai BUMN, 383 Ribu Orang Sudah Melamar
Ilustrasi. Manajer Kopdes Merah Putih Berstatus Pegawai BUMN, 383 Ribu Orang Sudah Melamar Foto ist.
  • Pendaftar manajer Koperasi Desa Merah Putih & Kampung Nelayan tembus 383.830 orang secara terbuka.

  • Dibutuhkan manajer untuk 30.000 Koperasi Desa & 5.467 Kampung Nelayan dengan status pegawai BUMN.

  • Koperasi jadi pusat ekonomi desa, kelola sembako, pupuk, LPG, hingga layanan keuangan perbankan.

Suara.com - Pemerintah mencatat lonjakan minat masyarakat terhadap program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) dan Kampung Nelayan. Hingga saat ini, jumlah pendaftar untuk posisi manajer telah menembus ratusan ribu orang.

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan atau Zulhas mengungkapkan, total pelamar yang masuk mencapai 383.830 orang. Angka ini menunjukkan tingginya animo masyarakat terhadap program penguatan ekonomi desa tersebut.

“Pendaftaran ini terbuka, jujur, dan tidak ada yang bisa menjamin diterima. Semua berjalan apa adanya,” ujar Zulhas di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Senin (20/4/2026).

Ia menjelaskan, rekrutmen ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan manajer di 30.000 Koperasi Desa Merah Putih dan 5.467 Kampung Nelayan yang tersebar di seluruh Indonesia.

Dari total pendaftar, sebanyak 220.364 orang tercatat melamar untuk Koperasi Desa. Sementara itu, 64.029 orang lainnya mendaftar untuk program Kampung Nelayan.

Lonjakan pendaftar juga terjadi dalam waktu singkat. Sehari sebelumnya, jumlah pelamar masih berada di kisaran 284 ribu orang.

Proses seleksi dilakukan secara terbuka dengan sistem merit-based. Pemerintah menegaskan tidak ada pungutan biaya dalam proses ini dan seluruh tahapan berada di bawah koordinasi Panitia Seleksi Nasional.

Skema ini dirancang untuk memastikan SDM yang terpilih benar-benar memiliki kompetensi. Nantinya, para manajer akan berstatus sebagai pegawai BUMN non-ASN.

Para manajer tersebut akan berperan penting dalam menggerakkan operasional KDKMP, terutama dalam pengelolaan distribusi pangan dan layanan logistik desa.

KDKMP sendiri disiapkan sebagai pusat layanan ekonomi desa yang terintegrasi. Layanannya mencakup gerai sembako, logistik desa, unit simpan pinjam, hingga klinik dan apotek desa.

Selain itu, koperasi ini juga akan menyediakan layanan keuangan seperti BRILink, agen pupuk, LPG, hingga menjadi pusat distribusi bantuan pemerintah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukan Cuma Tilep Uang, Karyawan Juga Sebar Chat Pribadi sampai Bikin Fuji Nyaris Gila

Bukan Cuma Tilep Uang, Karyawan Juga Sebar Chat Pribadi sampai Bikin Fuji Nyaris Gila

Entertainment | Senin, 20 April 2026 | 18:05 WIB

Pendaftaran Manajer Koperasi Merah Putih Sampai Tanggal Berapa? Ini Alur Seleksinya

Pendaftaran Manajer Koperasi Merah Putih Sampai Tanggal Berapa? Ini Alur Seleksinya

Lifestyle | Senin, 20 April 2026 | 15:04 WIB

Link Download dan Cara Pakai E-Meterai untuk Daftar Manajer Kopdes Merah Putih

Link Download dan Cara Pakai E-Meterai untuk Daftar Manajer Kopdes Merah Putih

Lifestyle | Senin, 20 April 2026 | 14:58 WIB

Terkini

Emas Melesat, Perak Menggila! Ini Pemicu Lonjakan Harga Logam Mulia Hari Ini

Emas Melesat, Perak Menggila! Ini Pemicu Lonjakan Harga Logam Mulia Hari Ini

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 23:13 WIB

Bertemu S&P, Purbaya Jelaskan Fondasi Ekonomi Indonesia Masih Kokoh

Bertemu S&P, Purbaya Jelaskan Fondasi Ekonomi Indonesia Masih Kokoh

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 20:51 WIB

Viral Restoran di Bali Diduga Milik WN Israel, Bagaimana Hukum dan Aturannya?

Viral Restoran di Bali Diduga Milik WN Israel, Bagaimana Hukum dan Aturannya?

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 20:49 WIB

Goldman Sachs Naikkan Target Indeks Pasar Berkembang, Proyeksi Cuan Besar?

Goldman Sachs Naikkan Target Indeks Pasar Berkembang, Proyeksi Cuan Besar?

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 20:16 WIB

Jangan Asal Investasi! Kenali Cara Membedakan Pialang Resmi dan Investasi Bodong

Jangan Asal Investasi! Kenali Cara Membedakan Pialang Resmi dan Investasi Bodong

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 20:10 WIB

Day Trading atau Swing Trading? Ini yang Bisa Menguras atau Menyelamatkan Uang Anda

Day Trading atau Swing Trading? Ini yang Bisa Menguras atau Menyelamatkan Uang Anda

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 19:56 WIB

Warga Bantah Isu Eksodus di PSN Wanam, Justru Harap Ekonomi dan Lapangan Kerja Makin Tumbuh

Warga Bantah Isu Eksodus di PSN Wanam, Justru Harap Ekonomi dan Lapangan Kerja Makin Tumbuh

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 19:51 WIB

UU P2SK Resmi Disahkan DPR dan Pemerintah, Ini Rincian 17 Poin Pentingnya

UU P2SK Resmi Disahkan DPR dan Pemerintah, Ini Rincian 17 Poin Pentingnya

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 18:19 WIB

Purbaya Bela Danantara usai Diberi Outlook Negatif dari Lembaga Internasional Moody's

Purbaya Bela Danantara usai Diberi Outlook Negatif dari Lembaga Internasional Moody's

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 17:47 WIB

DSI Berpotensi Dongkrak Devisa dan Stabilkan Rupiah, Tapi Ada Risiko Tumpang Tindih Lembaga

DSI Berpotensi Dongkrak Devisa dan Stabilkan Rupiah, Tapi Ada Risiko Tumpang Tindih Lembaga

Bisnis | Kamis, 04 Juni 2026 | 17:11 WIB