Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Titah Sultan HB IX untuk Mbah Carik, Terbukti Jadi Rezeki Anak Cucu

Irwan Febri

Sabtu, 02 Mei 2026 | 07:26 WIB
Titah Sultan HB IX untuk Mbah Carik, Terbukti Jadi Rezeki Anak Cucu
Kolase Jadah Tempe Mbah Carik dengan Sultan Hamengku Buwono IX. (Suara.com/Irwan Febri & Dok. Kraton Jogja)
baca 10 detik
  • Sultan Hamengku Buwono IX menamai Jadah Tempe Mbah Carik sebagai doa rezeki bagi keturunan Sastro Dinomo sejak era 1930-an.
  • Usaha kuliner asal Kaliurang ini terus diwariskan kepada empat generasi keluarga Sastro Dinomo hingga masa kini.
  • Generasi keempat menginovasi produk menjadi kemasan beku berstandar BPOM dengan dukungan modal KUR untuk meningkatkan kapasitas produksi.

Suara.com - “Ini dinamakan Jadah Tempe Mbah Carik, biar jadi rezeki anak cucumu,” begitulah titah Sri Sultan Hamengku Buwono IX kepada Mbah Carik yang kini terbukti menjadi sumber penghidupan keluarga hingga generasi keempat.

Jadah Tempe yang kini identik sebagai oleh-oleh khas Jogja, awalnya merupakan sajian yang hadir dalam lingkungan keraton. Popularitasnya tak lepas dari ketertarikan Sultan HB IX pada makanan tersebut sejak era 1930-an.

Kala itu, Sultan mencicipi jadah tempe dalam sebuah kegiatan di Kaliurang, Sleman, yang dikenal dengan nama Ngeksiganda. Dari situlah, makanan sederhana tersebut menjadi favorit sang raja.

Sri Sultan Hamengku Buwono IX, ayah dari Sri Sultan Hamengku Buwono X. (Dok. Kraton Jogja)
Sri Sultan Hamengku Buwono IX, ayah dari Sri Sultan Hamengku Buwono X. (Dok. Kraton Jogja)

Sosok di balik sajian itu adalah Sastro Dinomo, seorang Carik Desa Kaliurang yang kemudian dikenal sebagai Mbah Carik.

"Jadi, simbah itu sudah jualan dari 1930, simbah nomor satu itu namanya Sastro Dinomo sebagai carik," ujar penerus Jadah Tempe Mbah Carik, Angga Kusuma Arybowo.

"Suatu ketika ada kunjungan dari Sri Sultan IX sedang bikin kegiatan di Kaliurung, namanya Ngeksiganda. Beliau itu disuguhkan Mbah Carik ini jadah tempe," imbuhnya.

"Akhirnya beliau suka, ketika ke Jogja, dia mengutus istrinya ke Kaliurang untuk beli jadah tempe," tuturnya.

Owner Jadah Tempe Mbah Carik, Angga Kusuma Arybowo, saat menceritakan sejarah perjalanan jadah tempe di outlet Jalan Kalirung, Sleman. (Suara.com/Irwan Febri)
Owner Jadah Tempe Mbah Carik, Angga Kusuma Arybowo, saat menceritakan sejarah perjalanan jadah tempe di outlet Jalan Kalirung, Sleman. (Suara.com/Irwan Febri)

Dalam pertemuan berikutnya, Sultan HB IX memberikan nama khusus pada makanan tersebut, yakni Jadah Tempe Mbah Carik. Nama itu bukan sekadar identitas, tetapi juga doa agar usaha tersebut membawa rezeki bagi keturunannya.

"Ketika Sultan mengatakan bahwa, ini dinamakan Jadah Tempe Mbah Carik supaya jadi rezeki anak cucumu. Sampai sekarang generasi keempat," ungkap Angga.

baca juga

"Yang dikasih nama Mbah Carik itu generasi kedua, generasi sebelumnya belum ada namanya, kedua itu Mbah Carik hingga menurun ke generasi keempat," lanjutnya.

Zaman Berkembang, Jadah Tempe pun Berinovasi

Inovasi frozen menjadi andalan generasi keempat Jadah Tempe Mbah Carik. (Suara.com/Irwan Febri)
Inovasi frozen menjadi andalan generasi keempat Jadah Tempe Mbah Carik. (Suara.com/Irwan Febri)

Seiring perkembangan zaman, Jadah Tempe Mbah Carik juga terus beradaptasi. Di tangan generasi keempat, produk ini mengalami inovasi, terutama dalam hal kemasan.

Kini, jadah tempe tersedia dalam bentuk frozen (beku) agar lebih tahan lama dan mudah dibawa sebagai oleh-oleh. Jika sebelumnya hanya bertahan sekitar satu hari, kini produk tersebut bisa bertahan hingga tiga hari di suhu ruang dan mencapai delapan bulan dalam kondisi beku.

Untuk mendukung inovasi ini, pengelola membangun pabrik dengan standar Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) melalui dukungan pembiayaan sebesar Rp100 juta dari Bank BRI lewat program Kredit Usaha Rakyat (KUR).

"Kami ini yang muda, kami kemas dengan yang bagus. Kami adaptasi online juga. Kami pun ada frozennya, bisa tahan tiga hari suhu ruang, beku hingga delapan bulan. Jadi, bisa buat oleh-oleh, luar kota juga bisa. Karena dulu kan cuma 24 jam," ujar Angga.

"Dibantu KUR generasi keempat ini, ambil baru tiga tahun ini. Enggak susah pengajuan, karena kami jarang mengambil di mana-mana, jadi mudah. Ambilnya itu kemarin Rp100 juta. Itu untuk pengembangan pabrik. Kami kan ingin bikin pabrik yang standar BPOM, karena produk frozen," imbuhnya.

"Generasi keempat ini kami menggunakan produksi modern, pakai mesin dan sebagainya. Maka dari itu, kami kemarin pengajauan perbaikan pabrik," lanjutnya menjelaskan.

Berkat Pabrik Baru, Produksi Meningkat

Proses penyajian Jadah Tempe Mbah Carik di Jalan Kaliurang, Sleman. (Suara.com/Irwan Febri)
Proses penyajian Jadah Tempe Mbah Carik di Jalan Kaliurang, Sleman. (Suara.com/Irwan Febri)

Dengan adanya pabrik baru, kapasitas produksi meningkat signifikan. Produk frozen kini menjadi primadona, terutama saat musim liburan.

"Karena kami kan cita-citanya ingin membangun pabrik untuk membuat jadah tempe dan frozen, kan harus standar higenis. Selama ini pabriknya tradisional. Nah, kami bangun itu untuk standarisasi BPOM. Makanya harus sesuai standarnya," ungkap Angga.

"Lalu pengembangannya, alhamdulillah permintaan frozen semakin tinggi. Kemarin di high season 3-4 hari sempat kosong, karena permintaan dan kapasitas produksi belum," imbuhnya.

Perjalanan panjang Jadah Tempe Mbah Carik menjadi bukti bahwa kuliner tradisional bisa terus bertahan dan berkembang, bahkan menjadi sumber rezeki lintas generasi seperti yang pernah dititahkan Sultan HB IX.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wujudkan Rumah Impian Bersama BRI dengan Suku Bunga KPR Eksklusif Mulai 2,50 Persen

Wujudkan Rumah Impian Bersama BRI dengan Suku Bunga KPR Eksklusif Mulai 2,50 Persen

Bri | Kamis, 16 April 2026 | 14:40 WIB

BRI Consumer Expo 2026 Surabaya: Promo Rumah dengan Bunga 1,75%, Liburan Impian Cashback Rp8 Juta

BRI Consumer Expo 2026 Surabaya: Promo Rumah dengan Bunga 1,75%, Liburan Impian Cashback Rp8 Juta

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 11:37 WIB

BRI Hadirkan "ROOM ART FAIR" dengan Fasilitas Cicilan 0% di 25hours Hotel

BRI Hadirkan "ROOM ART FAIR" dengan Fasilitas Cicilan 0% di 25hours Hotel

Bri | Kamis, 16 April 2026 | 10:23 WIB

Take Over Rumah Lebih Praktis dan Mudah dengan KPR BRI

Take Over Rumah Lebih Praktis dan Mudah dengan KPR BRI

Bri | Kamis, 16 April 2026 | 10:17 WIB

Nikmati Kuliner Mewah Lebih Hemat dengan Promo Spesial BRI di Seribu Rasa

Nikmati Kuliner Mewah Lebih Hemat dengan Promo Spesial BRI di Seribu Rasa

Bri | Kamis, 16 April 2026 | 10:05 WIB

PSSI akan Hadirkan Kompetisi Baru untuk Musim Depan, Piala Indonesia?

PSSI akan Hadirkan Kompetisi Baru untuk Musim Depan, Piala Indonesia?

Bola | Kamis, 16 April 2026 | 05:53 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×