Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Era Bakar Uang Berakhir! Kini Fintech RI Masuk Fase Jaga Kandang dan Akuntabilitas

Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 06 Mei 2026 | 11:15 WIB
Era Bakar Uang Berakhir! Kini Fintech RI Masuk Fase Jaga Kandang dan Akuntabilitas
Era disrupsi dan ekspansi agresif yang selama ini menjadi ciri khas fintech mulai berganti menjadi fase konsolidasi akuntabilitas sebagai kunci keberlangsungan bisnis. Foto ist.
baca 10 detik
  • Fintech RI geser dari fase ekspansi agresif ke fase akuntabilitas dan kepatuhan.
  • Strategi growth at all costs berakhir, fokus kini pada kualitas aset dan regulasi.
  • Industri butuh talenta compliance-ready yang paham teknologi sekaligus hukum.

Suara.com - Lanskap industri financial technology (fintech) di Indonesia tengah mengalami pergeseran fundamental. Era disrupsi dan ekspansi agresif yang selama ini menjadi ciri khas, kini mulai berganti menjadi fase konsolidasi yang mengutamakan akuntabilitas sebagai kunci keberlangsungan bisnis.

Pengamat keuangan dari Universitas Prasetiya Mulya, Dr. Arfan Wiraguna, menilai industri fintech nasional telah melampaui fase adopsi massal. Menurutnya, ukuran keberhasilan pemain fintech saat ini tidak lagi hanya diukur dari kecepatan meluncurkan produk baru, melainkan kemampuan menjaga transparansi dan manajemen risiko.

"Fintech Indonesia sudah melewati fase disrupsi dan adopsi. Sekarang masuk fase akuntabilitas," ujar Arfan dalam kajiannya yang bertajuk “Dari Disrupsi ke Adopsi: Talent FinTech yang Compliance-Ready.” dikutip Rabu (6/5/2026).

Arfan menyoroti bagaimana sistem seperti QRIS dan BI-FAST kini bukan lagi sekadar inovasi keren, melainkan telah menjadi infrastruktur dasar ekonomi digital Indonesia. Namun, kemudahan transaksi instan ini membawa risiko fraud yang lebih besar serta tuntutan tata kelola yang jauh lebih tinggi.

Pergeseran ini sangat terasa pada sektor Buy Now Pay Later (BNPL). Model bisnis yang dulu meledak lewat pertumbuhan pengguna secara masif, kini dipaksa mengerem dan beradaptasi dengan pengawasan regulasi yang semakin ketat.

Industri kini dituntut beralih dari sekadar mengejar kuantitas menuju kualitas aset dan perlindungan konsumen. Di titik ini, strategi pertumbuhan tanpa kontrol atau growth at all costs dianggap sudah tidak relevan lagi.

Di sisi lain, adopsi Artificial Intelligence (AI) dan Generative AI (GenAI) di sektor fintech semakin krusial, terutama dalam penilaian kredit dan deteksi penipuan. Arfan mengingatkan bahwa AI bukan lagi sekadar alat pendukung efisiensi, melainkan sudah menjadi pengambil keputusan.

"Karena itu, setiap model harus bisa dijelaskan, diaudit, dan dipertanggungjawabkan," tegasnya. Tanpa mekanisme human-in-the-loop, penggunaan AI dikhawatirkan dapat memicu risiko sistemik baru.

Perubahan peta industri ini otomatis mengubah standar talenta yang dibutuhkan. Perusahaan fintech kini berburu tenaga kerja multidisiplin yang tidak hanya jago teknologi, tapi juga paham regulasi atau compliance-ready.

baca juga

Merespons kebutuhan ini, institusi pendidikan seperti Universitas Prasetiya Mulya mulai memperkuat kurikulum pada Program S1 Finance & Banking dan S1 Financial Technology. Langkah ini diambil untuk memastikan lulusan mampu menyeimbangkan antara ambisi inovasi dan tanggung jawab profesional di tengah ketatnya audit industri keuangan masa depan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perkuat Kesiapan Asesmen Skala Nasional, 91 Ribu Siswa Ikuti Try Out Digital PIJAR

Perkuat Kesiapan Asesmen Skala Nasional, 91 Ribu Siswa Ikuti Try Out Digital PIJAR

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 11:56 WIB

Community Gateway Telkomsat Dorong Percepatan Digital Inklusif di Wilayah 3T

Community Gateway Telkomsat Dorong Percepatan Digital Inklusif di Wilayah 3T

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 11:27 WIB

Bersihkan Jejak Digital Negatif, Pemerintah Masukkan 'Right to be Forgotten' ke Revisi UU HAM

Bersihkan Jejak Digital Negatif, Pemerintah Masukkan 'Right to be Forgotten' ke Revisi UU HAM

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22 WIB

Terkini

Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal

Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?

Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:56 WIB

Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan

Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:38 WIB

Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim

Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:16 WIB

Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman

Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:06 WIB

Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus

Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah

Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:39 WIB

30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?

30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:11 WIB

Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027

Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027

Bola | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!

Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!

Video | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:05 WIB

×