Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.665.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

Tekan Beban Klaim BPJS Kesehatan, Produk Tembakau Alternatif Jadi Opsi Realistis?

Mohammad Fadil Djailani

Kamis, 07 Mei 2026 | 07:52 WIB
Tekan Beban Klaim BPJS Kesehatan, Produk Tembakau Alternatif Jadi Opsi Realistis?
Produk tembakau alternatif. (ANTARA/HO)
baca 10 detik
  • Beralih ke vape perbaiki pembuluh darah dan kurangi risiko jantung.
  • Zat beracun hasil pembakaran, bukan nikotin, yang merusak kesehatan vaskular manusia.
  • Produk alternatif jadi solusi realistis kurangi risiko rokok dan beban biaya kesehatan.

Suara.com - Kesadaran masyarakat akan kesehatan terus mendorong perubahan gaya hidup yang signifikan. Salah satu tren yang kini tengah berkembang adalah peralihan perokok dewasa ke produk tembakau alternatif sebagai langkah realistis untuk menekan risiko penyakit kronis yang berdampak pada stabilitas ekonomi personal maupun nasional.

Riset terbaru dari Center of Excellence for the Acceleration of Harm Reduction (CoEHAR) yang dipublikasikan pada Februari 2026, memberikan perspektif ekonomi kesehatan baru. Studi bertajuk "Vascular health after quitting smoking or switching to e-cigarette use" yang dirilis di European Journal of Preventive Cardiology, meninjau 23 studi klinis dengan melibatkan 11.702 peserta.

Hasilnya menunjukkan bahwa beralih dari rokok konvensional ke rokok elektrik secara signifikan memperbaiki kesehatan pembuluh darah (vaskular), yang merupakan indikator utama pencegahan penyakit kardiovaskular.

Peneliti CoEHAR, Prof. Riccardo Polosa mengungkapkan, fokus selama ini sering kali tertuju pada hasil akhir seperti serangan jantung atau stroke. Padahal, dari kacamata medis dan biaya mitigasi, proses pemulihan sebenarnya dimulai jauh lebih awal pada elastisitas pembuluh darah.

“Ketika pembakaran berhenti, fungsi pembuluh darah mulai membaik. Perubahan yang terukur ini menunjukkan bahwa menghilangkan paparan asap memiliki manfaat biologis langsung,” ujar Polosa, dikutip Rabu (6/5/2026).

Penyakit kardiovaskular merupakan salah satu penyumbang klaim asuransi kesehatan dan beban APBN melalui BPJS Kesehatan terbesar di Indonesia. Dengan adanya penurunan risiko melalui produk alternatif yang tidak dibakar, potensi efisiensi anggaran kesehatan publik menjadi terbuka lebar.

Temuan riset ini juga menegaskan bahwa pemicu utama kerusakan pembuluh darah bukanlah nikotin, melainkan zat beracun hasil pembakaran (TAR). Hal ini terbukti dari peningkatan fungsi vaskular yang tetap terjadi baik pada penggunaan produk bernikotin maupun non-nikotin.

Ketua Asosiasi Konsumen Vape Indonesia (AKVINDO), Paido Siahaan, melihat fenomena ini sebagai pergeseran perilaku pasar yang positif. Ia menilai pendekatan pengurangan risiko (harm reduction) sebagai solusi ekonomi yang lebih berkelanjutan bagi perokok dewasa.

“Saya melihat tren perokok dewasa yang beralih ke produk tembakau alternatif sebagai perkembangan signifikan dalam pengendalian konsumsi rokok,” kata Paido.

baca juga

Menurutnya, produk tembakau alternatif berfungsi sebagai 'jembatan' transisi. Namun, ia menekankan bahwa keberhasilan secara jangka panjang tetap membutuhkan konsistensi perubahan perilaku individu, bukan sekadar mengganti produk.

Paido menyarankan metode pengurangan bertahap, seperti mengganti satu sesi merokok harian dengan produk alternatif, sebagai langkah kecil yang lebih efektif secara psikologis dan finansial daripada berhenti total secara mendadak yang sering kali berakhir pada kegagalan (relapse).

Upaya ini diharapkan tidak hanya berdampak pada kualitas hidup individu, tetapi juga pada produktivitas sumber daya manusia yang lebih sehat di masa depan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Curhat Dokter Gia Pratama Viral, Sebut Hanya Terima Rp30 Ribu dari Pasien BPJS

Curhat Dokter Gia Pratama Viral, Sebut Hanya Terima Rp30 Ribu dari Pasien BPJS

Entertainment | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:00 WIB

BPJS Kesehatan dan BPKP Perkuat Tata Kelola Jaga Keberlanjutan JKN

BPJS Kesehatan dan BPKP Perkuat Tata Kelola Jaga Keberlanjutan JKN

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 06:45 WIB

Buruh Tembakau Minta Moratorium Cukai 3 Tahun, Wanti-wanti PHK Massal

Buruh Tembakau Minta Moratorium Cukai 3 Tahun, Wanti-wanti PHK Massal

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 17:52 WIB

Terkini

MSCI Jadi Penentu Arah IHSG, Investor Tunggu Keputusan Krusial 23 Juni

MSCI Jadi Penentu Arah IHSG, Investor Tunggu Keputusan Krusial 23 Juni

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:53 WIB

Promosikan Platform Investasi Ilegal, Sejumlah Influencer Dijewer Satgas PASTI

Promosikan Platform Investasi Ilegal, Sejumlah Influencer Dijewer Satgas PASTI

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:48 WIB

IHSG Terbang 2,83% Pekan Ini Dorong Nilai Kapitalisasi Pasar Jadi Rp10.788 Triliun

IHSG Terbang 2,83% Pekan Ini Dorong Nilai Kapitalisasi Pasar Jadi Rp10.788 Triliun

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:25 WIB

Di Balik Insentif Motor Listrik, Ada PR Besar Bernama Keselamatan

Di Balik Insentif Motor Listrik, Ada PR Besar Bernama Keselamatan

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:19 WIB

Indonesia Sustainability Award Apresiasi Komitmen ESG dan Pemberdayaan Berkelanjutan PNM

Indonesia Sustainability Award Apresiasi Komitmen ESG dan Pemberdayaan Berkelanjutan PNM

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:13 WIB

Mengapa Harga Emas Antam Terjun Bebas Pekan Ini? Simak Analisisnya

Mengapa Harga Emas Antam Terjun Bebas Pekan Ini? Simak Analisisnya

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 08:34 WIB

Karir Pekerja Terancam AI? Ini Kunci Agar Tetap Relevan di Masa Depan

Karir Pekerja Terancam AI? Ini Kunci Agar Tetap Relevan di Masa Depan

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 08:21 WIB

Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi

Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:05 WIB

Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa

Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:05 WIB

Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli

Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:51 WIB