Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.267,880
LQ45 625,790
Srikehati 305,028
JII 377,806
USD/IDR 17.830

7 Fakta Stock Split RAJA, Pemegang Saham Bocorkan Perkiraan Jadwalnya

M Nurhadi

Rabu, 13 Mei 2026 | 08:56 WIB
7 Fakta Stock Split RAJA, Pemegang Saham Bocorkan Perkiraan Jadwalnya
PT Rukun Raharja Tbk (RAJA)
baca 10 detik
  • PT Rukun Raharja Tbk akan melakukan stock split dengan rasio 1:5 untuk menambah jumlah saham beredar.
  • Aksi korporasi tersebut dijadwalkan mulai diperdagangkan dengan nominal baru pada 16 Juli 2026 mendatang di BEI.
  • Tujuan langkah ini adalah meningkatkan likuiditas perdagangan serta memperluas basis investor ritel agar lebih terjangkau masyarakat.

Suara.com - Emiten penyedia infrastruktur energi, PT Rukun Raharja Tbk (RAJA), tengah bersiap melakukan aksi korporasi besar berupa pemecahan nilai nominal saham atau stock split. Langkah ini diharapkan mampu memberikan napas baru bagi perdagangan saham perseroan di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Berikut adalah deretan fakta penting terkait rencana stock split RAJA yang dirangkum berdasarkan keterbukaan informasi resmi perusahaan:

1. Rasio Pemecahan Saham 1:5

Berdasarkan pengumuman resmi perusahaan pada Rabu (13/5/2026), RAJA akan melaksanakan stock split dengan rasio 1:5. Artinya, setiap satu saham lama akan dipecah menjadi lima saham baru. Hal ini mengakibatkan nilai nominal saham yang sebelumnya sebesar Rp25 per saham akan turun menjadi Rp5 per saham.

2. Lonjakan Jumlah Saham Beredar

Aksi korporasi ini akan mengubah struktur modal perseroan secara signifikan dari sisi jumlah unit. Sebelum dilakukan pemecahan, jumlah saham yang ditempatkan dan disetor penuh tercatat sebanyak 4.227.082.500 unit.

Setelah proses ini selesai, jumlah saham yang beredar akan meningkat tajam menjadi 21.135.412.500 unit saham.

3. Harga Saham Saat Ini Dianggap Terlalu Tinggi

Salah satu alasan utama manajemen melakukan stock split adalah harga pasar saat ini yang dinilai sudah "mahal" bagi sebagian kalangan. Berdasarkan harga penutupan perdagangan per 12 Mei 2026, saham RAJA bertengger di level Rp4.170 per saham.

baca juga

Dengan harga tersebut, modal minimum untuk membeli satu lot (100 lembar) saham RAJA mencapai Rp417.000, yang dianggap kurang terjangkau bagi investor ritel kecil.

4. Target Peningkatan Likuiditas dan Basis Investor

Corporate Secretary RAJA, Yuni Pattinasarani, menjelaskan bahwa tujuan utama aksi ini adalah untuk mendongkrak likuiditas perdagangan di bursa.

Dengan harga yang lebih murah pasca-pemecahan, diharapkan basis investor ritel akan semakin luas, sehingga perdagangan saham RAJA menjadi lebih teratur, wajar, dan efisien.

5. Jadwal Penting dan Restu Pemegang Saham

Manajemen telah menyusun jadwal tentatif guna merealisasikan rencana ini:

5 Mei 2026: Perseroan telah mengantongi persetujuan prinsip dari Bursa Efek Indonesia (BEI).
23 Juni 2026: Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) untuk meminta mandat dari pemegang saham.
13 Juli 2026: Batas akhir perdagangan saham dengan nilai nominal lama.
16 Juli 2026: Dimulainya perdagangan saham dengan nilai nominal baru di pasar reguler.

6. Valuasi Pasar Mencapai USD1,2 Miliar

Sebagai bagian dari keterbukaan informasi, RAJA melibatkan Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) Kusnanto & Rekan untuk melakukan penilaian. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai pasar PT Rukun Raharja Tbk hingga akhir tahun 2025 berada di angka USD1,2 miliar.

7. Tanpa Dampak Negatif terhadap Keuangan

Manajemen menegaskan bahwa pemecahan saham ini hanyalah aksi administratif pada struktur modal. Secara fundamental, langkah ini tidak akan memberikan dampak negatif terhadap posisi keuangan maupun nilai kapitalisasi pasar perseroan secara keseluruhan.

Aksi korporasi ini menunjukkan optimisme RAJA dalam memperkuat posisinya di pasar modal nasional serta komitmennya untuk memberikan kesempatan yang lebih luas bagi masyarakat luas untuk ikut memiliki saham perusahaan.


Disclaimer: Artikel ini disusun untuk tujuan informasi berita dan bukan merupakan perintah jual atau beli saham. Investasi di pasar modal memiliki risiko fluktuasi harga. Investor diharapkan melakukan analisis mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Dibayangi Tekanan: Asing Buang Saham Big Caps di Momen 'MSCI Review'

IHSG Dibayangi Tekanan: Asing Buang Saham Big Caps di Momen 'MSCI Review'

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 08:42 WIB

Prajogo Pangestu Merana, Saham Andalannya BREN-TPIA Didepak dari Indeks MSCI

Prajogo Pangestu Merana, Saham Andalannya BREN-TPIA Didepak dari Indeks MSCI

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 08:19 WIB

IHSG Masih Akan Turun ke Level 6.700, Rebalancing MSCI Bikin Investor Waspada

IHSG Masih Akan Turun ke Level 6.700, Rebalancing MSCI Bikin Investor Waspada

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 07:02 WIB

Saham Konglomerasi Berguguran dari Rebalancing MSCI, Ini Daftarnya

Saham Konglomerasi Berguguran dari Rebalancing MSCI, Ini Daftarnya

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 06:25 WIB

Siloam Tutup RUPST Tahun Buku 2025, Lanjutkan Pertumbuhan Berkelanjutan Lewat Diferensiasi Arketipe

Siloam Tutup RUPST Tahun Buku 2025, Lanjutkan Pertumbuhan Berkelanjutan Lewat Diferensiasi Arketipe

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:02 WIB

Siap-siap! Dana Rp 31,5 Triliun Bakal Hilang dari Pasar Modal RI

Siap-siap! Dana Rp 31,5 Triliun Bakal Hilang dari Pasar Modal RI

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 18:32 WIB

Terkini

Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:50 WIB

Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci

Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:44 WIB

Donald Trump Ingin 3 Periode, Bakal Tabrak Konstitusi AS?

Donald Trump Ingin 3 Periode, Bakal Tabrak Konstitusi AS?

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri

Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:35 WIB

Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen

Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:33 WIB

Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing

Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:28 WIB

Korban Tolak RJ, Sidang Kasus Pengeroyokan Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Berlanjut

Korban Tolak RJ, Sidang Kasus Pengeroyokan Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Berlanjut

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:26 WIB

Telok Abang Palembang Bukan Sekadar Tradisi Agustus, Kini Jadi Ikon Budaya Kota

Telok Abang Palembang Bukan Sekadar Tradisi Agustus, Kini Jadi Ikon Budaya Kota

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:26 WIB

Terungkap, Trik Warga Israel Bisa Lolos Masuk Bali Meski Tak Ada Hubungan Diplomatik

Terungkap, Trik Warga Israel Bisa Lolos Masuk Bali Meski Tak Ada Hubungan Diplomatik

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:21 WIB

Insanul Fahmi Terpuruk dan Jualan Sayur, Wardatina Mawa: Tapi Semua Sudah Terlambat

Insanul Fahmi Terpuruk dan Jualan Sayur, Wardatina Mawa: Tapi Semua Sudah Terlambat

Entertainment | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:20 WIB

×