Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.401,888
LQ45 632,283
Srikehati 308,081
JII 381,604
USD/IDR 17.820

Industri Rokok Dinilai Jadi Penopang Lapangan Kerja dan Penerimaan Negara

Achmad Fauzi

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:23 WIB
Industri Rokok Dinilai Jadi Penopang Lapangan Kerja dan Penerimaan Negara
Industri rokok perlu dilindungi, karena memberikan banyak kontribusi ke negara [Dok.Antara]
baca 10 detik
  • Anggota Komisi VI DPR RI Herman Khaeron menyoroti tekanan regulasi yang menghambat industri tembakau pada Mei 2026.
  • Industri tembakau berkontribusi besar terhadap penyerapan tenaga kerja, penerimaan negara melalui cukai, serta pertumbuhan ekonomi nasional.
  • Pemerintah didesak memberikan ruang bagi industri legal dan menindak tegas peredaran rokok ilegal demi menjaga stabilitas.

Suara.com - Anggota Komisi VI DPR RI Herman Khaeron menyoroti tekanan yang terus dihadapi industri tembakau di tengah semakin ketatnya regulasi pemerintah terhadap sektor tersebut.

Menurut Herman, industri hasil tembakau memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian nasional, terutama dalam menyerap tenaga kerja dan menopang penerimaan negara melalui cukai dan pajak.

Karena itu, ia meminta pemerintah tetap memberikan ruang bagi industri padat karya seperti pabrik rokok agar dapat bertahan dan terus berkembang di Indonesia.

"Ketika kemudian ada semangat ingin membangun bangsa dari industri padat karya yang juga memberikan sumbangan terhadap fiskal negara, negara juga harus bisa menjaganya dari sisi-sisi lain," ujarnya di Jakarta yang dikutip Kamis (14/5/2026).

Industri tembakau. [Unsplash]
Industri tembakau. [Unsplash]

Herman mengaku melihat langsung bagaimana industri rokok mampu menyerap banyak tenaga kerja. Bahkan, dalam satu pabrik saja terdapat hampir 1.000 karyawan yang terlibat dalam proses produksi.

Ia menilai keberadaan industri padat karya memiliki peran penting dalam menjaga lapangan kerja masyarakat, khususnya di daerah sekitar kawasan industri.

Di sisi lain, Herman menyebut industri tembakau kini menghadapi tantangan besar akibat berbagai aturan yang semakin ketat. Padahal, sektor tersebut dinilai memiliki efek berganda terhadap ekonomi nasional.

"Kita harus mendukung industri terus tumbuh dan berkembang di Indonesia," jelasnya.

Menurut Herman, industri hasil tembakau tidak hanya berdampak pada penyerapan tenaga kerja, tetapi juga berkontribusi terhadap pendapatan negara serta mendorong konsumsi masyarakat.

baca juga

Ia menjelaskan, dalam teori pertumbuhan ekonomi, terbukanya lapangan kerja akan meningkatkan pendapatan masyarakat sehingga memperkuat konsumsi domestik yang menjadi salah satu motor penggerak ekonomi nasional.

Selain itu, Herman juga menekankan pentingnya menjaga daya saing industri dalam negeri agar mampu menghasilkan produk berkualitas dan menembus pasar ekspor internasional.

Berdasarkan data pertumbuhan ekonomi kuartal I-2026, distribusi industri pengolahan terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) mencapai 19,07 persen dan menjadi salah satu sektor terbesar dalam struktur ekonomi nasional.

Namun demikian, pemulihan industri pengolahan dinilai belum merata. Salah satu subsektor yang masih mengalami tekanan ialah industri pengolahan tembakau.

Pada kuartal I-2026, subsektor industri pengolahan tembakau tercatat mengalami kontraksi sebesar 4,05 persen secara tahunan (year on year/yoy), melanjutkan penurunan 4,97 persen yoy pada kuartal sebelumnya.

Herman pun meminta pemerintah memberikan perlindungan kepada industri rokok legal yang telah mematuhi seluruh regulasi negara, termasuk melalui penindakan tegas terhadap peredaran rokok ilegal.

Dia menilai keberlangsungan industri legal akan sulit terjaga apabila produk ilegal masih marak beredar di masyarakat.

"Produsen rokok legal yang patuh terhadap aturan-aturan negara sudah seharusnya dijaga dengan diberikan ruang yang cukup bersamaan dengan penegakan law enforcement untuk pihak ilegal," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen Dinilai Butuh Regulasi Ramah Investasi

Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen Dinilai Butuh Regulasi Ramah Investasi

Bisnis | Kamis, 14 Mei 2026 | 11:51 WIB

Tren Tobacco Harm Reduction: Produk Alternatif Jadi Pilihan Kurangi Risiko Merokok

Tren Tobacco Harm Reduction: Produk Alternatif Jadi Pilihan Kurangi Risiko Merokok

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 08:26 WIB

Ekonom Ingatkan Aturan Nikotin-Tar Bisa Ancam Nasib Jutaan Petani dan Buruh

Ekonom Ingatkan Aturan Nikotin-Tar Bisa Ancam Nasib Jutaan Petani dan Buruh

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 16:45 WIB

Terkini

Satgas Galapana DPR RI ke Ruteng, Kumpulkan Menteri hingga Bos BUMN untuk Tangani Korban Gempa

Satgas Galapana DPR RI ke Ruteng, Kumpulkan Menteri hingga Bos BUMN untuk Tangani Korban Gempa

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 23:16 WIB

Bangunan Dapur MBG di Muara Enim Jadi Sasaran Maling, Motor dan Ponsel Raib

Bangunan Dapur MBG di Muara Enim Jadi Sasaran Maling, Motor dan Ponsel Raib

Sumsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Pasar Murah HUT RI Digelar di 5 Kecamatan Palembang, Ada Diskon Belanja Rp10 Ribu

Pasar Murah HUT RI Digelar di 5 Kecamatan Palembang, Ada Diskon Belanja Rp10 Ribu

Sumsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 22:40 WIB

Kado Anniversary Sempat Bikin Mahalini Kesal, Rizky Febian Bongkar Rencana Rahasianya

Kado Anniversary Sempat Bikin Mahalini Kesal, Rizky Febian Bongkar Rencana Rahasianya

Entertainment | Minggu, 16 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Apakah Serum Vitamin C Boleh Dipakai Malam Hari? Ini Waktu Terbaik Agar Glowing Maksimal

Apakah Serum Vitamin C Boleh Dipakai Malam Hari? Ini Waktu Terbaik Agar Glowing Maksimal

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 22:02 WIB

Review Skintific 2% Salicylic Acid, Serum Ampuh Bikin Jerawat Meradang Langsung Kempes

Review Skintific 2% Salicylic Acid, Serum Ampuh Bikin Jerawat Meradang Langsung Kempes

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 21:46 WIB

73 Hotspot Terpantau di Kalsel, Kemenhut Dorong Verifikasi Dini Karhutla

73 Hotspot Terpantau di Kalsel, Kemenhut Dorong Verifikasi Dini Karhutla

Kaltim | Minggu, 16 Agustus 2026 | 21:45 WIB

Apresiasi Pidato Prabowo, Jubir PSI: Pertumbuhan Ekonomi Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat

Apresiasi Pidato Prabowo, Jubir PSI: Pertumbuhan Ekonomi Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat

Jabar | Minggu, 16 Agustus 2026 | 21:36 WIB

Pengamat Kejaksaan: Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Anggota Tim 9

Pengamat Kejaksaan: Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Anggota Tim 9

Jabar | Minggu, 16 Agustus 2026 | 21:30 WIB

Review Unerd Beat Tempo, Sepatu Lari Rp500 Ribuan Cocok Buat Interval dan Tempo Run

Review Unerd Beat Tempo, Sepatu Lari Rp500 Ribuan Cocok Buat Interval dan Tempo Run

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 21:30 WIB

×