Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.365,374
LQ45 634,125
Srikehati 308,918
JII 383,968
USD/IDR 17.790

Tren Tobacco Harm Reduction: Produk Alternatif Jadi Pilihan Kurangi Risiko Merokok

Mohammad Fadil Djailani

Senin, 11 Mei 2026 | 08:26 WIB
Tren Tobacco Harm Reduction: Produk Alternatif Jadi Pilihan Kurangi Risiko Merokok
Ilustrasi vape atau rokok
baca 10 detik
  • Produk alternatif kurangi risiko kesehatan hingga 95% dibanding rokok.
  • Peralihan ke vape memperbaiki pernapasan dan kualitas hidup keluarga.
  • Pendekatan harm reduction jadi opsi efektif tekan prevalensi merokok.

Suara.com - Prevalensi merokok yang tetap tinggi di Indonesia mulai mendorong pergeseran paradigma konsumsi ke arah produk tembakau alternatif. Pendekatan yang dikenal sebagai Tobacco Harm Reduction (THR) atau pengurangan bahaya tembakau kini menjadi sorotan, seiring dengan meningkatnya kesadaran konsumen akan kualitas hidup dan riset ilmiah yang mendukung penggunaan produk rendah risiko.

Produk seperti rokok elektronik (vape), produk tembakau yang dipanaskan, dan kantong nikotin bukan lagi sekadar tren gaya hidup, melainkan instrumen bagi perokok dewasa untuk beralih dari rokok konvensional secara bertahap.

Aldi, seorang edukator di balik akun Instagram @vapeducation, menekankan pentingnya literasi data sebelum beralih. Berdasarkan kajian Public Health England (kini UK Health Security Agency), produk tembakau alternatif diklaim memiliki risiko hingga 95% lebih rendah dibandingkan rokok konvensional karena menurunkan paparan zat berbahaya secara signifikan.

"Tahun 2015 sudah ada jurnal yang menyebutkan vape 95% lebih tidak berbahaya dibanding rokok. Dari situ saya memutuskan beralih," ujar Aldi (9/5/2026). Setelah berhenti total dari rokok, ia merasakan peningkatan kebugaran fisik, seperti pernapasan yang lebih lega.

Selain faktor kesehatan, kenyamanan lingkungan menjadi pendorong utama. Hanif (31), seorang karyawan di Jakarta Selatan, mengaku dukungan keluarga dan hilangnya bau asap rokok di rumah menjadi faktor kunci konsistensinya beralih ke rokok elektronik.

"Rumah jadi tidak bau asap rokok. Itu yang membuat saya makin yakin lanjut pakai vape," ungkap Hanif.

Meski bukan sepenuhnya tanpa risiko, produk tembakau alternatif dipandang sebagai solusi pragmatis bagi perokok dewasa yang kesulitan berhenti secara instan. Integrasi antara informasi berbasis riset, transparansi risiko, dan akses terhadap produk alternatif diharapkan mampu menjadi katalis dalam menekan prevalensi merokok serta meningkatkan standar kesehatan masyarakat secara nasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ekonom Ingatkan Aturan Nikotin-Tar Bisa Ancam Nasib Jutaan Petani dan Buruh

Ekonom Ingatkan Aturan Nikotin-Tar Bisa Ancam Nasib Jutaan Petani dan Buruh

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 16:45 WIB

Purbaya Targetkan Kebijakan Layer Cukai Rokok Berlaku Juni 2026, Tinggal Tunggu DPR

Purbaya Targetkan Kebijakan Layer Cukai Rokok Berlaku Juni 2026, Tinggal Tunggu DPR

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 15:57 WIB

Industri Kretek Indonesia Terancam Mati

Industri Kretek Indonesia Terancam Mati

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 10:53 WIB

Terkini

Bukan Lembek! Ini Alasan Kenapa Gen Z Paling Jujur soal Kesehatan Mental

Bukan Lembek! Ini Alasan Kenapa Gen Z Paling Jujur soal Kesehatan Mental

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 17:25 WIB

Tak Jalankan Instruksi Negara, Koordinator KPPG Surabaya Langsung Dicopot Mentan Amran Saat Rapat

Tak Jalankan Instruksi Negara, Koordinator KPPG Surabaya Langsung Dicopot Mentan Amran Saat Rapat

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 17:24 WIB

Ketika Cinta Tak Bisa Dimiliki: Menelusuri Makna Kehilangan dalam The Zahir

Ketika Cinta Tak Bisa Dimiliki: Menelusuri Makna Kehilangan dalam The Zahir

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 17:20 WIB

7 HP Midrange Tahan Air Termurah dengan IP68, Ideal untuk Harian

7 HP Midrange Tahan Air Termurah dengan IP68, Ideal untuk Harian

Tekno | Selasa, 11 Agustus 2026 | 17:20 WIB

Terekam CCTV! Wanita di Bekasi Ditendang dan Diseret Begal Sebelum Motornya Dirampas

Terekam CCTV! Wanita di Bekasi Ditendang dan Diseret Begal Sebelum Motornya Dirampas

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 17:19 WIB

Calon Gubernur PFII Berasal dari Internal Pemerintah, Chatib Basri?

Calon Gubernur PFII Berasal dari Internal Pemerintah, Chatib Basri?

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 17:19 WIB

Hasto Minta Agustus Diisi Kegiatan Positif, Bukan Demo: Kritik Tetap Boleh

Hasto Minta Agustus Diisi Kegiatan Positif, Bukan Demo: Kritik Tetap Boleh

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 17:17 WIB

Lipstik Make Over yang Tahan Lama Mana? Ini 4 Pilihan Sesuai Klaim

Lipstik Make Over yang Tahan Lama Mana? Ini 4 Pilihan Sesuai Klaim

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 17:15 WIB

Purbaya soal Destry Calon Tunggal Gubernur BI: Pengalamannya Cukup, Sudah Lama Kerja Sama

Purbaya soal Destry Calon Tunggal Gubernur BI: Pengalamannya Cukup, Sudah Lama Kerja Sama

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 17:10 WIB

12 Tanaman Indoor Pembawa Keberuntungan Sesuai Shio, Mana yang Cocok untukmu?

12 Tanaman Indoor Pembawa Keberuntungan Sesuai Shio, Mana yang Cocok untukmu?

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 17:05 WIB

×