Tren Tobacco Harm Reduction: Produk Alternatif Jadi Pilihan Kurangi Risiko Merokok

Mohammad Fadil Djailani

Senin, 11 Mei 2026 | 08:26 WIB
Tren Tobacco Harm Reduction: Produk Alternatif Jadi Pilihan Kurangi Risiko Merokok
Ilustrasi vape atau rokok
baca 10 detik
  • Produk alternatif kurangi risiko kesehatan hingga 95% dibanding rokok.
  • Peralihan ke vape memperbaiki pernapasan dan kualitas hidup keluarga.
  • Pendekatan harm reduction jadi opsi efektif tekan prevalensi merokok.

Suara.com - Prevalensi merokok yang tetap tinggi di Indonesia mulai mendorong pergeseran paradigma konsumsi ke arah produk tembakau alternatif. Pendekatan yang dikenal sebagai Tobacco Harm Reduction (THR) atau pengurangan bahaya tembakau kini menjadi sorotan, seiring dengan meningkatnya kesadaran konsumen akan kualitas hidup dan riset ilmiah yang mendukung penggunaan produk rendah risiko.

Produk seperti rokok elektronik (vape), produk tembakau yang dipanaskan, dan kantong nikotin bukan lagi sekadar tren gaya hidup, melainkan instrumen bagi perokok dewasa untuk beralih dari rokok konvensional secara bertahap.

Aldi, seorang edukator di balik akun Instagram @vapeducation, menekankan pentingnya literasi data sebelum beralih. Berdasarkan kajian Public Health England (kini UK Health Security Agency), produk tembakau alternatif diklaim memiliki risiko hingga 95% lebih rendah dibandingkan rokok konvensional karena menurunkan paparan zat berbahaya secara signifikan.

"Tahun 2015 sudah ada jurnal yang menyebutkan vape 95% lebih tidak berbahaya dibanding rokok. Dari situ saya memutuskan beralih," ujar Aldi (9/5/2026). Setelah berhenti total dari rokok, ia merasakan peningkatan kebugaran fisik, seperti pernapasan yang lebih lega.

Selain faktor kesehatan, kenyamanan lingkungan menjadi pendorong utama. Hanif (31), seorang karyawan di Jakarta Selatan, mengaku dukungan keluarga dan hilangnya bau asap rokok di rumah menjadi faktor kunci konsistensinya beralih ke rokok elektronik.

"Rumah jadi tidak bau asap rokok. Itu yang membuat saya makin yakin lanjut pakai vape," ungkap Hanif.

Meski bukan sepenuhnya tanpa risiko, produk tembakau alternatif dipandang sebagai solusi pragmatis bagi perokok dewasa yang kesulitan berhenti secara instan. Integrasi antara informasi berbasis riset, transparansi risiko, dan akses terhadap produk alternatif diharapkan mampu menjadi katalis dalam menekan prevalensi merokok serta meningkatkan standar kesehatan masyarakat secara nasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ekonom Ingatkan Aturan Nikotin-Tar Bisa Ancam Nasib Jutaan Petani dan Buruh

Ekonom Ingatkan Aturan Nikotin-Tar Bisa Ancam Nasib Jutaan Petani dan Buruh

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 16:45 WIB

Purbaya Targetkan Kebijakan Layer Cukai Rokok Berlaku Juni 2026, Tinggal Tunggu DPR

Purbaya Targetkan Kebijakan Layer Cukai Rokok Berlaku Juni 2026, Tinggal Tunggu DPR

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 15:57 WIB

Industri Kretek Indonesia Terancam Mati

Industri Kretek Indonesia Terancam Mati

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 10:53 WIB

Terkini

Promo HUT KAI, Tiket Kereta Api Cuma Bayar 81 Persen Mulai 28 September, Ini Syaratnya

Promo HUT KAI, Tiket Kereta Api Cuma Bayar 81 Persen Mulai 28 September, Ini Syaratnya

Sumut | Minggu, 27 September 2026 | 23:46 WIB

Cicilan KPR Bengkak? Saatnya Pindahkan ke BRI, Bunga Mulai 3,17%

Cicilan KPR Bengkak? Saatnya Pindahkan ke BRI, Bunga Mulai 3,17%

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 22:31 WIB

Jokowi: Politik Itu Soal Momentum, Sekarang Momentum untuk Tunjukkan KTA PSI

Jokowi: Politik Itu Soal Momentum, Sekarang Momentum untuk Tunjukkan KTA PSI

Jabar | Minggu, 27 September 2026 | 22:22 WIB

Elektabilitas PPP Cuma 1,9 Persen, Mardiono Singgung 'Kecelakaan Politik' 2024

Elektabilitas PPP Cuma 1,9 Persen, Mardiono Singgung 'Kecelakaan Politik' 2024

Jogja | Minggu, 27 September 2026 | 22:10 WIB

Nonton Pestapora 2026 Bisa Sambil Investasi Bareng BRI, Begini Caranya!

Nonton Pestapora 2026 Bisa Sambil Investasi Bareng BRI, Begini Caranya!

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 22:06 WIB

Daftar Keturunan Soekarno yang Masih Hidup Pasca Guruh Soekarnoputra Wafat

Daftar Keturunan Soekarno yang Masih Hidup Pasca Guruh Soekarnoputra Wafat

News | Minggu, 27 September 2026 | 21:40 WIB

3 Night Cream Lokal Terbaik untuk Kulit Kering Agar Bangun Tidur Lembap dan Kenyal

3 Night Cream Lokal Terbaik untuk Kulit Kering Agar Bangun Tidur Lembap dan Kenyal

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 21:34 WIB

3 Produk Air Mawar Murah di Alfamart dan Indomaret, Harga Mulai Rp13 Ribuan

3 Produk Air Mawar Murah di Alfamart dan Indomaret, Harga Mulai Rp13 Ribuan

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 21:34 WIB

Pengalaman Horor Kang Pentol, Bertemu Dua Perempuan Misterius dekat Makam

Pengalaman Horor Kang Pentol, Bertemu Dua Perempuan Misterius dekat Makam

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 21:05 WIB

Quality Time Keluarga Tak Harus Lama, yang Penting Hadir Sepenuhnya

Quality Time Keluarga Tak Harus Lama, yang Penting Hadir Sepenuhnya

Health | Minggu, 27 September 2026 | 21:00 WIB

×