Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.685.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 5.886,032
LQ45 586,842
Srikehati 288,489
JII 347,233
USD/IDR 17.977

Bagi-bagi Jabatan! Trump Tunjuk Sahabat Dekat Untuk Jadi Bos The Fed

Mohammad Fadil Djailani

Sabtu, 16 Mei 2026 | 09:32 WIB
Bagi-bagi Jabatan! Trump Tunjuk Sahabat Dekat Untuk Jadi Bos The Fed
Kevin Warsh, bankir senior sekaligus mantan penasihat ekonomi Gedung Putih, resmi terpilih menjadi Gubernur Bank Sentral Amerika Serikat (Federal Reserve/The Fed). Warsh menggantikan Jerome Powell yang telah menyelesaikan masa bakti delapan tahunnya pada Jumat (15/5/2026). Foto ist.
  • Kevin Warsh resmi jadi Gubernur The Fed menggantikan Jerome Powell lewat voting Senat AS.
  • Warsh usung misi "regime change" untuk kurangi intervensi dan ciutkan neraca The Fed.
  • Tantangan baru Warsh: inflasi AS di atas 2% dan lonjakan harga energi akibat konflik Iran.

Suara.com - Era baru kebijakan moneter Amerika Serikat resmi dimulai. Kevin Warsh, bankir senior sekaligus mantan penasihat ekonomi Gedung Putih, resmi terpilih menjadi Gubernur Bank Sentral Amerika Serikat (Federal Reserve/The Fed). Warsh menggantikan Jerome Powell yang telah menyelesaikan masa bakti delapan tahunnya pada Jumat (15/5/2026).

Mengutip CNN, Senat AS meloloskan Warsh melalui voting ketat dengan hasil 54 banding 45. Pria kelahiran 13 April 1970 ini bukan orang baru di tubuh bank sentral; ia pernah menjabat sebagai Gubernur The Fed pada periode 2006–2011, menjadikannya figur yang sangat paham seluk-beluk kebijakan moneter dan dinamika Wall Street berkat rekam jejaknya di Morgan Stanley.

Penunjukan Warsh dinilai banyak pihak sebagai sinyal terjadinya pergeseran radikal (regime change) dalam arah kebijakan ekonomi AS. Selama ini, figur yang dikenal dekat dengan Presiden Donald Trump tersebut vokal mengkritik pendekatan Powell. Warsh menilai The Fed era sebelumnya terlalu sering memberikan panduan pasar (forward guidance), yang justru membuat bank sentral "menjadi tahanan dari kata-katanya sendiri."

Ke depan, Warsh diproyeksikan akan membawa pendekatan yang lebih berorientasi pada disiplin pasar. Agenda utamanya meliputi penciutan neraca (balance sheet) The Fed serta pengurangan intervensi masif di pasar keuangan guna mengembalikan fungsi pasar yang lebih natural.

Kendati Warsh menegaskan komitmennya untuk menjaga independensi The Fed dari intervensi politik Gedung Putih, penunjukannya tetap memantik perdebatan sengit. Kubu Demokrat, yang dipimpin oleh Senator Elizabeth Warren, secara terbuka mengkritik keras dan melabeli Warsh sebagai "boneka" Trump yang dapat mengancam kredibilitas institusi independen tersebut.

Warsh tidak memiliki waktu untuk berbulan madu. Ia langsung dihadapkan pada lanskap makroekonomi global yang penuh gejolak. Inflasi domestik AS masih bertengger di atas target jangkar 2%, diperparah oleh lonjakan harga energi menyusul eskalasi konflik di Iran yang mengguncang pasar minyak mentah dunia.

Pelaku pasar global kini menanti dengan cermat apakah sentuhan mantan bankir Morgan Stanley ini akan membawa stabilitas baru, atau justru memicu volatilitas tinggi di pasar modal dan nilai tukar dalam beberapa bulan ke depan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dunia Sedang Bergejolak, Xi Jinping dan Donald Trump Gelar Pertemuan Rahasia di Beijing!

Dunia Sedang Bergejolak, Xi Jinping dan Donald Trump Gelar Pertemuan Rahasia di Beijing!

Video | Jum'at, 15 Mei 2026 | 23:00 WIB

Pemerintah Klaim Potensi Resesi RI Lebih Rendah dari AS, Jepang, dan Kanada

Pemerintah Klaim Potensi Resesi RI Lebih Rendah dari AS, Jepang, dan Kanada

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:10 WIB

Kemlu China Peringatkan AS, Sebut Perang Iran Tak Seharusnya Terjadi

Kemlu China Peringatkan AS, Sebut Perang Iran Tak Seharusnya Terjadi

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 13:35 WIB

Terkini

Sepanjang Tahun 2025, Pertamina EP Cepu Torehkan Kinerja Moncer

Sepanjang Tahun 2025, Pertamina EP Cepu Torehkan Kinerja Moncer

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 20:48 WIB

Laba Naik Saat Industri Media Berat, Emiten DIGI Bongkar Strategi Rahasianya

Laba Naik Saat Industri Media Berat, Emiten DIGI Bongkar Strategi Rahasianya

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:34 WIB

Aura Research Jadi Senjata Baru DIGI, Andalkan AI untuk Riset hingga Advokasi Bisnis

Aura Research Jadi Senjata Baru DIGI, Andalkan AI untuk Riset hingga Advokasi Bisnis

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:26 WIB

Pegadaian dan KSEI Perkuat Ekosistem Emas Melalui Investasi ETF Emas

Pegadaian dan KSEI Perkuat Ekosistem Emas Melalui Investasi ETF Emas

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:17 WIB

Laba Bersih Arkadia Digital Media (DIGI) Melonjak 45,1% di 2025, Siapkan Ekspansi Bisnis AI

Laba Bersih Arkadia Digital Media (DIGI) Melonjak 45,1% di 2025, Siapkan Ekspansi Bisnis AI

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 19:05 WIB

RI Siapkan Indonesia Center New York, Bidik Investasi dan Ekspansi Bisnis ke AS

RI Siapkan Indonesia Center New York, Bidik Investasi dan Ekspansi Bisnis ke AS

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:59 WIB

Domestik Lesu, SIG Mau Kirim 1 Juta Ton Semen ke Pasar AS Lewat Dermaga Baru

Domestik Lesu, SIG Mau Kirim 1 Juta Ton Semen ke Pasar AS Lewat Dermaga Baru

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:54 WIB

Industri Manufaktur Didesak Beralih ke Energi Hijau, Jangan Tunggu Sampai Kalah Saing

Industri Manufaktur Didesak Beralih ke Energi Hijau, Jangan Tunggu Sampai Kalah Saing

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:50 WIB

Selisih Harga Makin Lebar, Migrasi Pertamax ke Pertalite Berpotensi Jadi Risiko Besar bagi APBN

Selisih Harga Makin Lebar, Migrasi Pertamax ke Pertalite Berpotensi Jadi Risiko Besar bagi APBN

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:40 WIB

Sekarang UMKM Bisa Ekspor ke Eropa Setelah IEU-CEPA Disepakati

Sekarang UMKM Bisa Ekspor ke Eropa Setelah IEU-CEPA Disepakati

Bisnis | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:39 WIB