Permintaan Emas Batangan di Indonesia Melonjak 47%, Warga Ogah Lirik Saham?

Mohammad Fadil Djailani

Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:16 WIB
Permintaan Emas Batangan di Indonesia Melonjak 47%, Warga Ogah Lirik Saham?
Laporan terbaru Gold Demand Trends Q1 2026 yang dirilis oleh World Gold Council (WGC) menyingkap fenomena menarik di pasar komoditas global. Meskipun volume permintaan emas dunia "hanya" tumbuh moderat sebesar 2% secara tahunan (y/y) menjadi 1.231 ton, nilai permintaannya justru meroket tajam sebesar 74% ke angka rekor fantastis yakni US$193 miliar pada kuartal pertama tahun ini. Foto Pegaidaian.
baca 10 detik
  • Nilai Rekor US$193 Miliar: Nilai permintaan emas global melonjak 74% dipicu rekor harga tinggi.
  • Emas RI Naik 14%: Di tengah koreksi pasar saham, permintaan emas investasi di Indonesia melesat 47%.
  • Ekosistem ETF Syariah: OJK siapkan regulasi ETF emas fisik, bidik potensi besar pasar Syariah.

Suara.com - Laporan terbaru Gold Demand Trends Q1 2026 yang dirilis oleh World Gold Council (WGC) menyingkap fenomena menarik di pasar komoditas global. Meskipun volume permintaan emas dunia "hanya" tumbuh moderat sebesar 2% secara tahunan (y/y) menjadi 1.231 ton, nilai permintaannya justru meroket tajam sebesar 74% ke angka rekor fantastis yakni US$193 miliar pada kuartal pertama tahun ini.

Lonjakan nilai ini dipicu oleh reli harga emas yang sempat menyentuh di atas US$5.400 per troy ons pada Januari lalu.

Ketidakpastian geopolitik dan bayang-bayang inflasi global sukses memikat investor ritel untuk memborong emas sebagai aset aman (safe-haven). Permintaan emas batangan dan koin global melesat 42% menjadi 474 ton, dipimpin oleh Tiongkok yang mencetak rekor sejarah dengan pembelian 207 ton (naik 67%).

Tren global ini terduplikasi kuat di Indonesia. Permintaan emas batangan dan koin di tanah air tumbuh pesat 47% (y/y). Ketika pasar saham domestik terkoreksi hingga 13% pada Q1 2026, harga emas dalam denominasi Rupiah justru tumbuh perkasa 14%.

Secara historis, emas terbukti menjadi juru selamat daya beli masyarakat Indonesia saat krisis, seperti yang terjadi pada tahun 1997-1998. WGC bahkan menyimpulkan bahwa dengan menyisihkan 2,5% saja alokasi emas dalam portofolio, investor Indonesia dapat menekan risiko konsentrasi secara signifikan.

"Situasi geopolitik global terus mendorong investor menjadikan emas sebagai safe-haven. Di Indonesia, kepercayaan ini tidak hanya tercermin pada permintaan fisik, tetapi juga pada evolusi pasarnya," ujar Shaokai Fan, Head of Asia-Pacific (ex-China) and Global Head of Central Banks WGC, dalam media briefing pekan ini.

Tingginya harga emas membawa pergeseran perilaku konsumen. Volume permintaan perhiasan secara global merosot 23% (Indonesia turun 20%), karena konsumen beralih ke emas batangan dan koin yang murni berfungsi sebagai instrumen investasi.

Di sisi lain, Indonesia tengah bersiap menyambut era baru ETF (Exchange-Traded Fund) Emas Fisik dan bullion banking. Melalui peluncuran Bullion Ecosystem Development Roadmap 2026–2031 dan regulasi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), akses investasi emas akan semakin terbuka lebar. Produk ETF emas fisik ini dinilai sangat potensial bagi pasar Indonesia karena sifatnya yang berwujud (tangible) dan bebas bunga, sangat selaras dengan prinsip keuangan Syariah.

Sektor publik juga tidak mau kalah. Bank sentral dunia menambah 244 ton emas ke cadangan global mereka pada Q1 2026, di mana Bank Indonesia turut berkontribusi menambah 2 ton emas ke dalam cadangan devisanya.

baca juga

Dari sisi pasokan, total produksi tambang dunia mencetak rekor baru untuk kuartal pertama. Menariknya, Indonesia menjadi salah satu motor penggerak utama dengan lonjakan produksi tambang sebesar 19%, didorong oleh pulihnya kapasitas operasional di tambang Batu Hijau pasca ekspansi fasilitas pengolahan (mill expansion).

Melihat volatilitas yang ada, Louise Street, Senior Markets Analyst WGC, memproyeksikan ketidakpastian geopolitik akan tetap menjadi bahan bakar utama yang menjaga tren bullish permintaan emas ke depan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Emas Hari Ini di Pegadaian Turun, Antam, UBS, dan Galeri24 Kompak Melemah

Harga Emas Hari Ini di Pegadaian Turun, Antam, UBS, dan Galeri24 Kompak Melemah

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 08:36 WIB

RI - Belarus Sepakati Roadmap Ekonomi 2026-2030, Airlangga Bidik Lonjakan Perdagangan dan Investasi

RI - Belarus Sepakati Roadmap Ekonomi 2026-2030, Airlangga Bidik Lonjakan Perdagangan dan Investasi

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:22 WIB

India Akhirnya Naikkan Harga BBM Setelah 4 Tahun Bertahan

India Akhirnya Naikkan Harga BBM Setelah 4 Tahun Bertahan

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:32 WIB

Terkini

Prabowo Pimpin Upacara di Lubang Buaya, Puan Bacakan Ikrar Hari Kesaktian Pancasila

Prabowo Pimpin Upacara di Lubang Buaya, Puan Bacakan Ikrar Hari Kesaktian Pancasila

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 08:43 WIB

Berikut Cara Mengelola Payroll Perusahaan agar Lebih Efisien

Berikut Cara Mengelola Payroll Perusahaan agar Lebih Efisien

Sumsel | Kamis, 01 Oktober 2026 | 08:43 WIB

5 Zodiak Paling Rentan Kena Manipulasi saat Pacaran dengan Cancer, Hati-hati!

5 Zodiak Paling Rentan Kena Manipulasi saat Pacaran dengan Cancer, Hati-hati!

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 08:42 WIB

Gudang Jabodetabek Nyaris Penuh, JIEP Genjot Ekspansi di Pulogadung

Gudang Jabodetabek Nyaris Penuh, JIEP Genjot Ekspansi di Pulogadung

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 08:39 WIB

Pelaku Ditangkap, Ini Kronologi Penusukan Viral di Warung Bakso Dumai

Pelaku Ditangkap, Ini Kronologi Penusukan Viral di Warung Bakso Dumai

Riau | Kamis, 01 Oktober 2026 | 08:37 WIB

Sinopsis Live Long and Prosper, Dracin Fantasi yang Dibintangi Dylan Wang

Sinopsis Live Long and Prosper, Dracin Fantasi yang Dibintangi Dylan Wang

Your Say | Kamis, 01 Oktober 2026 | 08:35 WIB

Sirkuit Mijen Jadi Tantangan Berat, Drift King of Mijen Diperebutkan Akhir Pekan Ini

Sirkuit Mijen Jadi Tantangan Berat, Drift King of Mijen Diperebutkan Akhir Pekan Ini

Jawa Tengah | Kamis, 01 Oktober 2026 | 08:31 WIB

Pemerintah Mau Salurkan BSU Rp300.000, Anggaran Rp12 Triliun Sudah Disiapkan

Pemerintah Mau Salurkan BSU Rp300.000, Anggaran Rp12 Triliun Sudah Disiapkan

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 08:19 WIB

Demi Selamatkan Kambing Kesayangan, Kakek 80 Tahun di Jombang Pulang Tinggal Nama

Demi Selamatkan Kambing Kesayangan, Kakek 80 Tahun di Jombang Pulang Tinggal Nama

Jatim | Kamis, 01 Oktober 2026 | 08:16 WIB

Weton Lakuning Setan Apa Maknanya? Kenali Watak dan Deretan Weton yang Dinaungi

Weton Lakuning Setan Apa Maknanya? Kenali Watak dan Deretan Weton yang Dinaungi

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 08:13 WIB

×